Tampilkan postingan dengan label di. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label di. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Maret 2013

sepeda motor andalan indonesia tidak laku di luar negri


 9F14 IKA SANTI

Industri rakitan sepeda motor dalam negri sulit menambah volume pengiriman kebeberapa negara .  ketua asosiasi industri sepeda motor indonesia (AISI) menyatakan jumlah motor yang diekspor mencapai   1,4 % dari totl produksi sepweda motor khas produksi indonesia seperti bebek dan skutik rupanya tidak diminati di negara maju .
pada penjualan total mencapai 8,01 juta unit

sumber : karya sendiri

Jumat, 01 Maret 2013

tempat parkir di sekolah saya belum terlalu memadai kondisinya yang sangat tidak teratur. membuat tidak nyaman untuk dipandang. alangkah baiknya jika sekolah segera memberi fasilitas tempat parkir yang lebih memadai supaya lebih teratur. dan anak-anak lebih nyaman untuk memarkirkan sepedanya.

 9E23 NIA DUNIATY

tempat parkir di sekolah saya belum terlalu memadai kondisinya yang sangat tidak teratur. membuat tidak nyaman untuk dipandang. alangkah baiknya jika sekolah segera memberi fasilitas tempat parkir yang lebih memadai supaya lebih teratur. dan anak-anak lebih nyaman untuk memarkirkan sepedanya.

SUMBER;KARYA SENDIRI

Kamis, 28 Februari 2013

Bambang Soesatyo Cs Diperiksa KPK 8 Jam Terkait Anggaran Simulator SIM

 9F13 HARTONO

Jakarta - Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo, Aziz Syamsuddin, dan Herman Hery menjalani pemeriksaan terkait kasus simulator SIM di KPK. Mereka ditanya penyidik soal proses persetujuan anggaran simulator.

"Tadi kita juga jelaskan mekanisme anggaran yang dilakukan di Komisi III," kata Bambang Soesatyo mewakil rekan-rekannya di KPK, Kamis (28/2/2013).

Ketiganya diperiksa mulai pukul 10.00 WIB, dan baru keluar sekitar pukul 18.00 WIB. Bambang menjelaskan, KPK juga mengklarifikasi pernyataan Nazaruddin yang menyebutkan mereka ikut terlibat dalam proses anggaran.

"Jadi hari ini kami berikan klarifiksi pernyataan Nazaruddin bahwa ada anggota Komisi III yang diduga terlibat Korlantas," jelasnya.

Bambang melanjutkan, mereka bertiga menjelaskan secara runtut kepada penyidik mulai dari A sampai Z soal bagaimana anggaran disetujui.

"PNBP disetujui yang terpenting adalah korlantas ini nggak gunakan data APBN, tapi gunakan dana PNBP yang tidak dibahas di DPR," terang politisi Golkar ini.

Jadi pemeriksaan, terkait persetujuan anggaran Korlantas. "Itu kan menggunakan data PNBP dan sesuai ketentuan mekanisme itu melalui persetujuan Menkeu tanpa persetujuan DPR," imbuhnya.

Bambang menepis kalau pernah bertemu Djoko secara pribadi. Tapi, kalau pertemuan di DPR, dia mengakui memang ada. "Saya juga sudah sampaikan tidak ada pertemuan-pertemuan selain yang ada di DPR," imbuhnya.


SUMBER;detikNews

Selasa, 26 Februari 2013

Benua yang hilang ada di Samudera Hindia?



 9f18 lucky fazriyani
 
Sebuah negara kecil bernama Mauritius ternyata tidak hanya menyimpan keeksotikan pantai dan pegunungannya saja. Ternyata, negara pulau ini juga diindikasikan menyimpan bukti-bukti tentang sebuah benua yang hilang.

Seperti yang dilansir oleh NBC News (26/2), pantai yang mengelilingi Mauritius diduga menjadi saksi bisu tentang keberadaan sebuah benua yang pernah ada. Hal ini terlihat dari adanya sebuah garis tipis berwarna putih dan tersebar mengelilingi seluruh pantai di sana.

Setelah diteliti, ternyata partikel putih tersebut berumur jauh lebih tua dari umur pulaunya sendiri. para peneliti memperkirakan bahwa pulau Mauritius sendiri masih berusia sekitar 8,9 juta tahun, sedangkan partikel putih ini sudah berusia minimal 660 juta tahun.

Para peneliti yang menemukan fakta ini menduga bahwa dulu pernah ada sebuah daratan sebesar benua yang dinamakan Mautitia. Bahkan, saking besarnya, diperkirakan ukuran benua ini sebesar Samudera Hindia yang memisahkan India dan Afrika.

Hilangnya benua ini sendiri diduga karena adanya kolom magma yang mengisi kerak bumi. Hal ini menyebabkan Mauritius menyembul ke atas permukaan dan menenggelamkan Mauritia yang mulai tertutup oleh air.

Hasil penelitian ini sendiri sudah ditulis dalam sebuah jurnal berjudul Nature Geoscience. Kabarnya, para peneliti yang digawangi oleh Björn Jamtveit dari the University of Oslo akan mencoba mengetahui apakah benar-benar ada bekas daratan di bawah Samudera Hindia.

sumber: merdeka.com

Terdakwa teroris divonis lebih ringan dari tuntutan jaksa




 
 9f18 kucky fazriyani

Pengadilan Negeri Jakarta Barat memvonis terdakwa kasus terorisme Enjang Soemantri dengan hukuman 4 tahun penjara. Dalam persidangan yang dipimpin hakim ketua Ketua Majelis Hakim Oloan Haranja, terdakwa terbukti melakukan teror.

"Terdakwa dikenakan hukuman 4 tahun penjara dikurangi masa hukuman selama persidangan," kata Ketua Majelis Hakim Oloan Haranja di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (26/2).

Oloan menjelaskan, Enjang telah terbukti membantu mengepak 12 dus peluru yang akan dikirim ke Aceh. Nantinya peluru tersebut akan digunakan untuk melakukan pelatihan militer di gunung Jalin Jantho, Aceh.

Selain mengepak 12 dus peluru, terdakwa juga terbukti menghantarkan peluru tersebut dengan menggunakan bus dari Cikampek menuju Aceh. Enjang ditangkap polisi pada 21 April 2012.

Ditemui seusai persidangan, kuasa hukum terdakwa, Nelli Kurniasih Widyowati mengaku menerima putusan yang dijatuhkan hakim ketua. Sebelumnya, oleh Jaksa Penuntut Umum, Enjang dituntut 6 tahun penjara.

Oleh JPU, terdakwa dituntut dengan lima pasal berlapis. Kelima pasal itu terdiri dari Pasal 15 jo 7 tentang terorisme, Pasal 13 c, UU darurat tentang senjata api pasal 1, pasal 365 ayat 2 KUHP, dan pasal Pasal 15 jo 9 mengenai terorisme.
Dari lima pasal yang dijerat kepada terdakwa, Enjang terbukti melakukan tindak pidana pasal 15 jo 9 Undang-Undang terorisme.

sumber: merdeka.com

Balon udara jatuh tewaskan 19 pelancong di Mesir


 

 9f18 lucky fazriyani

Polisi Mesir tidak disebutkan namanya hari ini menyatakan 19 pelancong tewas setelah balon udara yang mereka tumpangi jatuh di Kota Luxor, 510 kilometer sebelah selatan Ibu Kota Kairo, Mesir. Dia mengatakan para korban berasal dari Prancis, Inggris, dan beberapa negara lainnya.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Selasa (26/2), dia juga menjelaskan sebelum kecelakaan itu terjadi balon udara sempat mengalami percikan api dan ledakan. Hal ini membuat balon udara itu jatuh dan menghantam perkebunan tebu di sebelah barat Luxor.

Dia mengatakan dirinya tidak bisa mengungkap identitasnya lantaran dia tidak berwenang untuk mengungkapkan hal ini ke media.

Juru bicara perusahaan yang mengoperasikan balon udara itu, Ahmed Aboud, mengatakan satu orang pelancong dan pilot balon udara itu selamat dari kecelakaan. Dia menyebut insiden ini terjadi setelah gas untuk menaikkan balon itu meledak di atas ketinggian 300 meter dari permukaan tanah.
Aboud menambahkan para turis itu berasal dari beberapa negara. Namun, dia tidak mempunyai informasi detail dari negara mana saja para pelancong itu.


sumber: merdeka.com

Anas Bakal Bongkar Kebusukan Demokrat, Tapi...






















9F28 ROSIDAH B
Mantan ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek olahraga Hambalang. Anas menyebut, penetapannya sebagai tersangka adalah buah dari tekanan politik. Dia menyebutnya sebagai rekayasa.

“Ini bukan tutup buku. Ini pembukaan buku halaman pertama. Saya yakin halaman-halaman berikutnya akan makin bermakna bagi kepentingan kita bersama,” kata Anas kepada wartawan saat mengundurkan diri.

Menurut pengamat politik AS Hikam, pernyataan Anas tersebut merupakan upaya untuk menggiring opini publik. “Anas tentu akan mengelaborasi semuanya, bisa saja dia akan membongkar hal-hal yang lain, seperti membuka kasus Hambalang,  politik pembusukan,” kata Hikam saat berbincang dengan okezone, Minggu ( 24/2/2013).

Kendati demikian, kata Hikam, Anas saat ini tentunya masih berpikir untuk membongkar semua kebusukan Demokrat. “Anas saat ini hanya mengandalkan opini publik, kekuatan media, dan jejaring dia di HMI. Tentu semuanya tergantung semua itu. Bila Anas menguasai itu, maka dia baru akan membuka semuanya,” kata mantan Menristek itu.

Hikam mengatakan, usai turun dari jabatan Ketua umum, Anas kehilangan kekuatannya, mulai dari DPC-DPC maupun loyalis-loyalisnya. “Bahkan, seorang Gede Pasek saja yang merupakan loyalis Anas, kemarin ngomongnya hanya simple. Anas praktis, hanya mengandalkan kekuatan opini publik, dan jejaring di HMI, serta kekuatan media, kalau dia berhasil mendapatkan kekuatan itu, maka dia akan melawan,” katanya.


SUMBER : okezone.com

Senin, 25 Februari 2013

Sandi Korupsi Makin Tersembunyi





9F28 ROSIDAH B

. Semakin canggih dan tersembunyinya penggunaan bahasa dan simbol-simbol agama dalam komunikasi untuk praktik korupsi menunjukkan semakin kronisnya korupsi dalam kehidupan sosial sehari-hari. Perlu gerakan kolektif untuk menghentikan regenerasi komunikasi korupsi.

Sosiolog Universitas Gadjah Mada, Arie Sudjito, dan pengamat psikologi politik Universitas Indonesia, Hamdi Muluk, di Jakarta, Senin (25/2/2013), sependapat, penggunaan sandi korupsi merupakan bukti para koruptor sadar korupsi seperti rutinitas harian. Sandi itu antara lain ”apel Malang” dan ”apel Washington” dalam perkara korupsi penggiringan anggaran yang melibatkan politisi Partai Demokrat, Angelina Sondakh. Sandi gagal dibuktikan di persidangan karena alat bukti minim.

”Ini tantangan penegak hukum agar memutakhirkan tren percakapan politik saat ini yang sudah dikemas rapi untuk melancarkan korupsi,” ujar Hamdi.

Dalam sidang perkara korupsi pengadaan laboratorium komputer dan penggandaan Al Quran yang dibiayai Kementerian Agama dengan terdakwa politisi Partai Golkar, Zulkarnaen Djabar dan Dendy Putra, kata-kata sandi yang digunakan antara lain ”santri” yang merujuk pada orang suruhan Zulkarnaen, yaitu Fahd el Fouz; ”pengajian” yang merujuk kegiatan proyek yang akan dimenangi; dan ”pesantren” yang merujuk pada Kemenag.

Hamdi menambahkan, dalam dugaan korupsi yang melibatkan mantan petinggi partai, juga beredar penggunaan sandi untuk menyamarkan korupsi.

Saling mengerti

Arie memaparkan, politisi saling mengerti setiap sandi yang digunakan. Bahkan, mereka juga dengan mudah mengerti sandi yang tak biasa digunakan. Mereka sama-sama tahu ketika di depan publik harus bicara soal hal-hal baik seperti moralitas. Sandi bahkan diturunkan di lingkungan partai.

Menurut Arie, harus ada gerakan kolektif untuk menolak sistem buruk yang saat ini berjalan. ”Banyak koruptor yang dikejar dan ditangkap, tapi hanya giliran terus, ada regenerasi,” ujarnya.

Kini, korupsi menjadi bahaya karena dianggap biasa, dan dimaklumi karena dilakukan banyak pihak. ”Lebih bahaya lagi jika publik terus-menerus dikondisikan untuk menerima praktik ini sebagai hal biasa,” kata Arie.


SUMBER : kompas.com

Sabtu, 16 Februari 2013

Tak Mungkin Menolak Pasien RSUD Waled Masih Rawat Beberapa Pasien Di Lorong IGD




9F22 NOORHAYATI
WALED- Karena terbatasnya ruangan, beberapa pasien masih dirawat di lorong IGD RSUD Waled. Hal ini diakui Direktur RSUD Waled, dr J Suwanta Sinarya MKes, kemarin. Suwanta menegaskan, pihaknya tak mungkin menolak pasien yang datang berobat (rawat inap). Meski di lorong, tak lazim seperti di ruangan pada umumnya, tapi Suwanta menjamin pelayanan perawatan tetap diberikan secara maksimal.
Suwanta mengatakan, pihaknya akan memindahkan pasien yang ada di lorong ke ruangan kalau pasien yang ada di ruang perawatan sudah pulang. “Yang pasti bahwa pelayanan medis tetap tidak dibedakan, semuanya akan mendapatkan perawatan medis. Kami tidak boleh melarang pasien yang akan berobat. Jadi hari ini (kemarin, red) masih penuh,” ujar Suwanta.
Berdasarkan pantauan Radar, Kamis (3/1), masih terdapat beberapa pasien yang menghuni lorong ruangan IGD RSUD Waled. Bahkan ada salah satu pasien yang sudah tiga hari menghuni lorong itu. Tapi kondisi demikian tak lantas membuat keluarga pasien kecewa. Mereka menyadari kondisi pasien sudah membeludak, sehingga harus menghuni lorong IGD.
Salah satu keluarga pasien, Dedeh, merasa tidak keberatan. “Ya dari kemarin orang tua masih dirawat di lorong. Ya nggak apa-apa ruangankan penuh, terus mau kemana lagi. Kalau Saya mah yang penting pelayanan ke orang tua Saya”, ujar Dedeh.
Sebelumnya, salah satu keluarga pasien yang tidak tertampung pada ruangan perawatan, Haidar mengatakan, dirinya menunggu orang tuanya yang sedang menjalani perawatan. Sejak datang pada Selasa malam (1/1), orang tuanya sudah tidak mendapatkan ruang perawatan. Meski tetap mendapat pelayanan, dia mengakui suasananya agak berbeda dibandingkan dengan pasein yang mendapatkan ruang perawatan. (den)

Senin, 11 Februari 2013

Pertunjukan Barongsai Di Grage



 
 



  Kemarin, 10 Februari 2013, Dalam rangka memperingati imlek, di Grage diadakan pertunjukan Barongsai, tempat pertunjukannya yaitu diparkiran sebelah barat Grage Mall, dan disitu terdapat panggung dan juga tempat atraksi.
  Pertunjukan dimulai jam 02.00 pm WIB, pertunjukan tersebut sangat ramai, sebelum pertunjukan dimulai orang-orang sudah berdatangan dan memadati area sekitar tempat pertunjukan.
   Setelah pertunjukan Barongsai itu, langsung pergi meninggalkan area sekitar tempat pertunjukan, orang-orang tidak pulang, melainkan masuk ke Grage karena Barongsai akan keliling didalam Grage dan mengambil ampau yang ada di kios-kios.
  Pada waktu orang-orang masuk Grage, eskalator dimatikan, padahal sebelumnya tidak dimatikan, mungkin penyebab eskalotor dimatikan adalah karena terlalu banyak pengunjung.
  Setelah pertunjukan itu selesai, panggung tempat pertunjukan dan tempat atraksi Barongsai yang ada di parkiran pun langsung di bongkar dan di bereskan.


  Sumber : Bikin Sendiri.

Minggu, 10 Februari 2013

Terjadi kecelakaan di Palimanan

9A 38 WINARTI


Terjadi kecelakaan di Lung Benda, Palimanan pada hari Jumat 08 Februari 2013. Pada saat itu sebuah bus Padi Jaya jurusan Cirebon-Jakarta sedang melaju dengan kecepatan yang lumayan tinggi.

Sekitar pukul 03.00 pagi supir bus sedang mengantuk sehingga mengakibatkan mengganggu konsentrasi pada saat mengemudi.Tiba-tiba dari arah belakang sebelah kanan ada kendaraan bermotor dengan melaju dengan kecepatan tinggi dengan bermaksud untuk mendahului bus tersebut.

Setelah berads di depan, kendaraan bermotor melaju dengan kecepatan rata-rata perjamnya. Sehingga membuat bus itu seolah-olah mau menabrak motor itu. Tanpa di sengaja ada salah satu penumpang yang mengetahuinya penumpang itupun dengan paniknya berteriak sehingga membuat supir itu kanget dan berusaha untuk menghindari kendaraan bermotor yang tadi.

Setelah berusaha untuk menghindariya bus itupun malah menabrak tiang listrik dan setengah dari badan bus itu masuk ke dalam persawahan yang ada di pinggir jalan. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Jumat, 01 Februari 2013

KPK Tangkap Presiden PKS

9E05 ATIKA FAUZIAH