Tampilkan postingan dengan label Real madrid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Real madrid. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Maret 2013

MADRID INGINKAN FINAL DI NOU CAMP


9C24 MUHAMMAD RIFQI RIZQULLAH 

MADRID INGINKAN FINAL DI NOU CAMP





musim lalu,ketika barcelona menembus final copa del rey dan bersua atletic bilbao meraka sempat meminta final dilaksanakan di santiago bernabeu.alasanya kapasitas stadionnya paling sesuai untuk final meski akhirnya beralih ke vicente calderon.
saat itu,real mati-matian menantang gagasan tersebut karna tak ingin barcelona berpesta di bernabeu kini real punya kesempatan untuk membalas barca.merka mengusulkan final copa del rey musim ini digelar di nou camp.
kebtulan real akan bertemu dengan rival sekotanya atletico madrid.otomatis dua venue tradisional pelaksanaan copa del rey terhapus,yakni bernabeu dan calderon.stadion netral dianggap menjadi opsi yang lebih menguntungkan kedua pihak.
usulan real,nou camp dianggap sebagai lokasi yang paling pas.stadion yang meru pakan kandang barca itu memiliki kapasitas 99.786 penonton.kali terkhir nou camp jadi venua final copa del rey pada 2013lalu antara sevilla vs atletico madrid.
sekarang venue final masih dipertimbangkan .rencananya final dilaksanakan pada 18 mei nanti "kami menginginkan  tempat netral" dekat dan dan selalu memperlakukan kami dengn baik.tetapi nou camp juga punya kans bagus.
lagi pula,.bintang real cristiano ronaldo juga punya catatan bagus saat bermain di nou camp .ronaldo selalu mencetak gol di stadion kebanggaan catalan itu.


Kamis, 28 Februari 2013

"Pancaran Cahaya Kebencian Ronaldo-Messi"

9D28 RUKHANIAH ZEN
LIVERPOOL – Babak kedua semifinal Copa del Rey antara Barcelona kontra Real Madrid bukan hanya menyajikan aroma persaingan atau pertaruhan gengsi antara dua raksasa La Liga saja, melainkan juga soal materi pemain kedua tim.
Pertandingan yang dimenangkan oleh El Real dengan skor akhir 3-1 itu juga turut menyoroti dua pemain terbaik dunia saat ini, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Menariknya, wakil kapten Liverpool, Jamie Carragher menilai terdapat “kebencian” di antara Ronaldo dan Messi.

“Mereka berdua (Ronaldo dan Messi) lebih memancarkan cahaya kebencian daripada rasa saling hormat,” kata Carragher, seperti dilansir Sports Mole, Rabu (26/2/2013).

“Mereka merupakan pemain terbaik dunia, tapi mereka takkan pernah menjadi teman baik. Anda tidak perlu menjadi ahli bahasa tubuh untuk menilai bahwa tidak ada cinta di antara dua pemain itu,” sambung Carragher.

Entah sejak kapan “psychological war” kedua pemain bermula, atau mungkin semua terjadi karena bentukkan media. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa segala persaingan selalu soal Ronaldo dan Messi, seperti saat soal Ballon d’Or beberapa waktu lalu.

“Wajah Ronaldo seperti tersambar petir saat Messi dianugerahi Ballon d’Or (Januari lalu). Di sisi lain, Messi sama sekali tak pernah mengatakan seberapa hebat Ronaldo di depan umum,” tandas pria asal Inggris itu.

                                                                                                OKEZONE.COM

Selasa, 05 Februari 2013

Granada vs Real madrid 1-0: Cristiano Ronaldo Cetak Gol Bunuh Diri

  


9A20 MOHAMMAD REZA HARTIANSYAH

Cristiano Ronaldo memang mencetak gol, tapi Real Madrid kalah. Karena, gol yang dicetaknya bukan gol biasa, melainkan gol bunuh diri. Melawat ke Los Carmenes pada Minggu, 3 Februari 2013, pasukan Jose Mourinho yang kehilangan kreativitas harus menerima hasil pertandingan Granada vs Real Madrid skor 1-0. Meskipun Jose Mourinho melakukan tiga pergantian pemain untuk menghidupkan lini serang Los Blancos, skor Real Madrid vs Granada tidak berubah. Kelelahan setelah bertempur mati-matian di El Clasico menjadi salah satu pencipta nasib buruk Real Madrid. Hasil Liga Spanyol ini membuat langkah Los Blancos memperkecil jarak dengan Barca semakin sulit. Ini adalah kemenangan pertama Granada atas Los Blancos dalam empat dekade.

Real Madrid hadir ke Los Carmenes tanpa seorang Mesut Ozil. Maka, diletakkanlah Luka Modric untuk bertrio dengan Angel Di Maria dan Cristiano Ronaldo. Sementara itu pelatih baru Granada, Luis Alcaraz mengandalkan formasi serupa The Special One, 4-2-3-1 dengan mengandalkan kecepatan Nolito dan Gabriel Torje.

Jika pada El Clasico kita melihat Real Madrid yang mampu menekan kemana pun para pemain Barcelona bergerak, kali ini kita menyaksikan kebiasaan mereka melawan tim lemah: terlambat panas dan lini tengah kehilangan konsep. Hasilnya, ancaman terhadap Tono, kiper Granada juga minimal.

Kontras dengan yang ditampilkan Granada. Dengan standard mereka, pasukan Los Carmenes tak ciut nyalinya menghadapi lawan, yang musim lalu juga nyaris diimbangi di stadion yang sama. Hasilnya, adalah sebuah tendangan penjuru bagi tuan rumah di menit 22.

Pada menit tersebut, Cristiano Ronaldo memang mencetak gol. Tapi ia tak merayakannya; demikian pula dengan rekan satu tim. Bukan karena CR7 tengah bersedih, tapi karena ini adalah gol bunuh diri.

SUMBER:sidomi