Tampilkan postingan dengan label AFP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AFP. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Februari 2013

Senator Australia ditahan di bandara malaysia

 







 TASRIFAH 9C 34


Kuala Lumpur, - - Otoritas Malaysia menahan seorang anggota parlemen Australia di bandara Kuala Lumpur. Senator Australia itu akan segera dideportasi.

Nick Xenophon, Senator independen itu ditahan di bandara internasional Kuala Lumpur setibanya dari Melbourne, Australia hari ini.

"Dia memberi tahu saya bahwa dia akan dideportasi," kata Ambiga Sreenevasan, seorang pengacara Malaysia dan wakil ketua kelompok reformasi pemilu Malaysia, Bersih, seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (16/2/2013).

Pemerintah Malaysia belum mengeluarkan pernyataan mengenai alasan penahanan politikus yang dikenal vokal tersebut. Namun menurut Ambiga, penahanan Xenophon tampaknya didasarkan pada "Undang-Undang Gangguan Keamanan".

"Otoritas mengatakan dia merupakan risiko keamanan," tutur Ambiga.

Dijelaskan Ambiga, Xenophon telah beberapa kali berkunjung ke Malaysia. Dia dijadwalkan bertemu para anggota Bersih dan tokoh-tokoh lainnya, termasuk pemimpin oposisi Anwar Ibrahim dan pejabat-pejabat Komisi Pemilihan Umum pada pekan depan.

Otoritas Malaysia telah mendeportasi sejumlah warga asing dalam beberapa tahun terakhir. Di antara mereka termasuk seorang pengacara Prancis, yang mewakili sebuah kelompok HAM dalam penyelidikan dugaan korupsi terkait Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.





sumber : detikNews

AS Peringatkan Korut Jangan Bertindak Provokatif






 LIA AWALIYAH 9C 20

Washington, - - Pemerintah Amerika Serikat mengingatkan Korea Utara (Korut) untuk tidak mengambil langkah-langkah provokatif lainnya. Hal ini disampaikan di tengah kabar bahwa Pyongyang tengah menyiapkan tempat peluncuran yang bisa digunakan untuk uji coba rudal jarak jauh.

Bahkan Korut diberitakan telah menyampaikan kepada China bahwa pihaknya tengah menyiapkan uji coba nuklir berikutnya. Atas hal ini, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Victoria Nuland, mengatakan bahwa langkah tersebut hanya akan membuat Korut kian terisolasi.

"AS meminta DPRK (nama resmi Korut) untuk menahan diri dari aksi-aksi provokatif lainnya yang akan melanggar kewajiban internasionalnya dan bertolak belakang dengan komitmen-komitmennya," kata Nuland kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (16/2/2013).

Resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB menyebutkan bahwa Korut tidak boleh melakukan uji coba nuklir kembali atau akan menghadapi sanksi-sanksi global yang lebih berat.

"DPRK tak akan mencapai apapun dalam hal kesehatan, kemakmuran, keselamatan ataupun masa depan rakyatnya dengan aksi-aksi provokatif yang terus berlanjut seperti ini," tegas Nuland.

Juru bicara Gedung Putih Josh Earnest menyampaikan pernyataan senada. Ditegaskannya, Pyongyang harus mematuhi semua resolusi Dewan Keamanan PBB.

"Kami mendorong Korut untuk memenuhi kewajiban internasional mereka, menghentikan program nuklir mereka dan bekerja sama dengan seluruh komunitas internasional untuk menjadi anggota komunitas internasional yang bertanggung jawab," tandas Earnest.

sumber : detikNews

Jumat, 15 Februari 2013

Gempa 6,2 SR Guncang Filipina, Warga Panik


 INNA FARHANIYAH 9C 17


Manama, - - Gempa bumi melanda wilayah Pulau Mindanao, Filipina selatan hari ini. Gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR) tersebut menimbulkan kepanikan warga.

Sejauh ini belum ada laporan mengenai korban maupun kerusakan akibat gempa. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (16/2/2013).

Menurut Institut Seismologi Pemerintah Filipina, gempa ini terjadi pada sekitar pukul 12.37 waktu setempat. Gempa terjadi di lepas pantai Mindanao, sekitar 30 kilometer sebelah timur laut kota Sarangani.

Saksi mata menuturkan, gempa ini sempat menimbulkan kepanikan warga. Mereka berlarian keluar dari gedung-gedung.

Institut Seismologi Pemerintah Filipina menyatakan, kemungkinan tak ada korban ataupun kerusakan akibat gempa ini. Gempa juga tidak menimbulkan ancaman tsunami.

Filipina terletak di di wilayah yang disebut "Cincin Api Pasifik", yakni daerah sekitar Lautan Pasifik yang dipenuhi oleh gunung-gunung berapi yang aktif dan lempeng tektonik.

Gempa berkekuatan 7,6 SR mengguncang pantai timur Filipina pada Agustus 2012 lalu. Gempa itu memicu peringatan tsunami yang memaksa ratusan ribu orang meninggalkan rumah-rumah mereka. Gempa juga menimbulkan tanah longsor yang menewaskan satu orang.

sumber:detikNews