Tampilkan postingan dengan label rusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rusia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Februari 2013

Warga Luka, Pendarahan Hingga Mata Rusak Akibat Ledakan Meteor di Rusia

 
    Moskow, Rusia, Beberapa hari yang lalu di Rusia terjadi ledakan meteor yang menyebabkan hampir 1.000 orang terluka. Para ahli mengungkapkan cedera ini mulai luka goresan, pendarahan di dalam dan luar tubuh hingga kerusakan mata.

Ledakan meteor yang terjadi di Pengunungan Ural, Rusia menghancurkan jendela yang tidak terhitung jumlahnya dan menimbulkan puing-puing. Diperkirakan sekitar 1.000 orang memerlukan bantuan medis.

Dr Doug Finefrock, wakil ketua dan Emergency Department & Trauma Services dari Hackensack University Medical Center di New Jersey mengungkapkan jenis cedera yang harus diperhatikan adalah trauma penetrasi dan trauma benda tumpul.

"Dalam trauma penetrasi bisa melibatkan cedera di mana saja di tubuh. Ini mirip dengan luka ledakan yang mana puing-puing menyebar dan masuk ke dalam tubuh di mana saja," ujar Dr Finefrock, seperti dikutip dari Foxnews, Sabtu (16/2/2013).

Dr Finefrock menuturkan hal yang paling penting dalam mengobati trauma penetrasi adalah mengidentifikasi sumber cedera, terkadang tidak selalu mudah. Biasanya pasien akan mengeluh sakit di lokasi cedera, dokter harus menentukan kedalaman cedera atau seberapa jauh puing masuk ke dalam tubuh.

Trauma penetrasi ini menembus kulit secara dangkal sehingga membuat luka atau lecet dan diobati dengan jahitan. Terkadang diperlukan operasi, tergantung dari kedalaman cedera.

Sedangkan trauma tumpul adalah cedera yang terjadi akibat terkena benda tumpul dan dapat mengenai bagian tubuh dari kepala sampai kaki. Misalnya kepala terkena bangunan runtuh dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan seperti pendarahan intracerebral.

"Trauma benda tumpul dapat menyebabkan serangkaian komplikasi, termasuk kerusakan paru-paru, pendarahan di dalam rongga perut, patah tulang dan kehilangan banyak darah, tergantung seberapa kuat pukulan. Trauma tumpul berpotensi memerlukan pembedahan," ungkapnya.

Sementara itu Dr Michael Ehrenhaus, direktur New York Cornea Consultants mengungkapkan cedera mata juga sangat mungkin terjadi pada ledakan seperti ini. Misalnya mata terkena pecahan kaca atau plastik yang terpental ke mata.

"Semakin dekat jaraknya bisa melukai mata. Sebagian besar cedera mata bisa diperbaiki, kadang-kadang bisa sembuh sendiri, beberapa mungkin perlu pembedahan dan yang lainnya mungkin harus kehilangan penglihatan. Tapi mata adalah salah satu bagian tubuh yang penyembuhannya cepat," ujar Dr Ehrenhaus.

Selain masalah fisik, gangguan psikologis juga pasti terjadi. Banyak orang yang akan mengalami gejala kecemasan, panik dan depresi sebagai akibat dari ledakan meteor ini.

Dalam kejadian ini ada orang yang berteriak dan mengatakan ini adalah kiamat atau akhir dari dunia, karena meteor jatuh dan menembus bumi. Mereka menjadi takut akan kematian, takut kehilangan orang yang dicintai serta takut bumi tersebut hancur.

"Orang-orang di Rusia harus diingatkan bahwa jika mereka merasa terguncang, maka tidak ada salahnya untuk melakukan konseling," ujar Dr keith Ablow, psikiater dan anggota dari Fox News Medical A Team.

Sumber : Detik Health

Jumat, 15 Februari 2013

Ledakan Meteor Cederai Ribuan Penduduk Rusia

Meteor di langit Rusia (Foto: Abcnews.go)

9F32 SRI ANI




MOSKWA - Kabar terkini mengungkap ledakan meteor yang terjadi di langit wilayah Chelyabinsk, Rusia telah mengakibatkan ribuan penduduk setempat mengalami cedera atau luka-luka. Akibat gelombang kejut yang dihasilkan ledakan tersebut, tercatat lebih dari 1.000 orang mengalami luka-luka.

Dilansir Sfgate, Sabtu (16/2/2013), melesatnya meteor di langit Rusia ini memunculkan cahaya bola api dengan kecepatan hipersonik sekira 33.000 mph. Kabarnya, untuk mencegah dampak terburuk dari hantaman meteor, pasukan militer Rusia menggunakan rudal untuk menghancurkan benda luar angkasa tersebut.

Belum diketahui apakah terdapat korban jiwa akibat dampak dari ledakan asteroid tersebut. Hanya saja, ribuan orang mengalami luka-luka akibat pecahan kaca dari jendela serta menimbulkan kepanikan 1 juta penduduk kota.

NASA mengestimasi meteor ini berukuran sebesar satu mobil bus dan memiliki berat 7 ribu ton. Fenomena terjangan meteor ini bersamaan dengan informasi mengenai asteroid 2012 DA14 yang berada dalam posisi terdekatnya di Bumi pada 15 Februari 2013.

European Space Agency (ESA) mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara asteroid selebar 150 kaki yang melintasi pada jarak 28 ribu kilometer dengan meteor yang meluncur di langit Rusia. ESA mengungkapkan bahwa ini hanya fenomena kosmik yang secara kebetulan terjadi.

Meteor yang melesat di langit Siberia bagian barat ini memasuki atmosfer Bumi pada pukul 09:20 a.m waktu setempat (10:20 p.m EST Kamis). Ledakan asteroid menghasilkan kekuatan setara 20 bom atom dan terpecah menjadi puing-puing di ketinggian 30-50 kilometer.

Badan antariksa NASA mengestimasi kecepatan meteor ini 40.000 mph dan meledak di ketinggian 12-15 mil. Ledakan meteor ini mengeluarkan energi sebesar 300-500 kilotons serta meninggalkan jejak gumpalan asap tebal sepanjang 300 mil. (fmh)   


SUMBER : okezone.com

Meteor Terjang Bumi, 400 Orang Luka-Luka

9E30 SITI NURHARISA



 detail berita

MOSKWA - Meteor yang mendarat di Bumi pada Jumat, (15/2/2013) di wilayah Chelyabinsk Russia kabarnya mengakibatkan beberapa ledakan. Ledakan tersebut melukai sedikitnya 400 penduduk setempat.

Meskipun sebagian besar dari korban tidak mengalami cedera serius, tetapi mereka mendapatkan perawatan medis. Luka tersebut akibat pecahan kaca dan beberapa benturan yang kabarnya menyebabkan gegar otak.

Dilansir Softpedia, Jumat (15/2/2013), menurut kabar dari surat kabar setempat, sebelum meteorit tersebut berhasil mendarat dengan utuh, pasukan militer Russia telah menembakkan rudal. Hal ini dilakukan guna menghancurkan benda luar angkasa tersebut di langit pada ketinggian 20 kilometer.

Tindakan tersebut dilakukan untuk menghindari dampak bencana terburuk apabila meteor berhasil menubruk permukaan Bumi. Sekira 20 ribu penyelamat dikirim ke wilayah tersebut dan mengevakuasi para korban.

Pemerintah setempat, gubernur Chelyabinsk mengatakan agar masyarakat tetap tenang. "Jangan panik, ini adalah situasi yang kita dapat menangani dalam beberapa hari," tutur Chelyabinsk.

Meteorit ini jatuh sekitar 900 mil (1448,4 kilometer) di timur Moskwa. Benda luar angkasa ini tiba pada 9.20 a.m waktu setempat. Saksi mata melihat objek besar bercahaya melintasi langit.

sumber:okezone.com
9I05 ANGGITA NURAMALIA

Ada Hujan Meteor di Rusia, Warga Panik!


             Moskow - - Hujan meteor terpantau terjadi di wilayah pegunungan Urals, Rusia. Meteor yang masuk ke atmosfer bumi terbakar dan menimbulkan sejumlah ledakan di langit. Bahkan hingga menimbulkan kerusakan di daratan dan menyebabkan korban luka-luka di wilayah Rusia.

          "Sebuah meteorit meledak di atas wilayah Chelyabinsk (bagian dari Urals). Getarannya merusak jendela di sejumlah lokasi," terang juru bicara Kementerian Urusan Darurat Rusia, seperti dilansir AFP, Jumat (15/2/2013).

"Menurut informasi awal, sebanyak 4 orang luka-luka akibat terkena pecahan kaca," imbuhnya.

             Sejumlah saksi mata yang menyaksikan langsung hujan meteor ini mengaku, mendengar suara ledakan keras yang sempat membuat panik warga setempat, terutama di kawasan Urals.

            Sementara itu, kantor Kementerian Urusan Darurat Rusia memberikan keterangan lebih detail. Menurut mereka, hujan meteor ini terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Saat itu, banyak warga yang panik hingga menelepon layanan darurat. Bahkan ada yang melaporkan terputusnya aliran listrik di wilayah mereka.

               "Meterorit hancur di langit wilayah Urals, sebagian terbakar saat masuk ke atmosfer bumi. Sejumlah fragmen meteorit mampu mencapai bumi, kemudian jatuh secara acak di wilayah yang jarang penduduk di Chelyabinsk," jelas kantor kementerian tersebut.

 SUMBER: detikNews