Tampilkan postingan dengan label Luxor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Luxor. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Februari 2013

19 Wisatawan Tewas



9B24 MOHAMMAD NURUDIN

Mesir - (Rabu, 27.02.2013) Sebuah balon udara meledak dan menewaskan 19 wisatawan di Mesir. Sebuah balon udara berpenumpang 21 orang meledak dan jatuh diatas ladang tebu di kota tua Luxor, Mesir. Kantor berita Reuters melaporkan, 19 penumpang yang mayoritas wisatawan asing asal Inggris dan Jepang tewas, sedangkan 2 penumpang lainnya selamat.

Balon naas itu sedang mengintari kota Kurna di Luxor diatas ketinggian 1000 kaki dan tiba-tiba saja meledak dan terbakar. Sebuah video amatir meledaknya balon udara berpenumpag 21 orang itu sempat direkam oleh salah satu penumpang dari balon udara yang lain. Meledaknya balon udara kali ini merupakan peristiwa terparah setelah tahun 2009 lalu, 16 wisatawan terluka setelah balon mengalami gangguan transmisi karena penggunaan telepon seluler. (Tim Liputan/Sup)

SUMBER: INDOSIAR

Selasa, 26 Februari 2013

Balon Udara Meledak di Atas Ladang Tebu Mesir, 19 Turis Tewas

9F02 ACEP AFANDI


Liputan6.com, Luxor : Ada 19 turis, di antaranya warga negara Inggris dan Prancis, dilaporkan tewas dalam kecelakaan balon udara di Kota Luxor, Mesir.

Balon yang mengangkut 21 orang itu tiba-tiba terbakar. Suara ledakannya yang menggelegar terdengar dari kejauhan. Balon yang rusak parah itu lantas jatuh di ladang tebu di barat Luxor.

Seperti dilaporkan BBC, Selasa (26/2/2013), 8 jenazah ditemukan di ladang tersebut. Jasad-jasad itu dimasukkan ke kantung jenazah dan dievakuasi.

Luxor, yang terletak di tepi Sungai Nil, adalah tempat sejumlah reruntuhan era Firaun Mesir. Menjadi destinasi wisata populer yang mahsyur ke seantero dunia.

Perwakilan 8 perusahaan yang mengoperasikan balon udara itu mengatakan, ledakan gas terjadi saat balon berada di ketinggian 300 meter.

"Ada 21 penumpang di atasnya. Ledakan terjadi dan 19 penumpang tewas. Seorang pilot dan satu penumpang selamat," kata Ahmed Aboud.

Sejauh ini belum diketahui nama dan indentitas korban kecelakaan. Selain WN Inggris dan Prancis, sejumlah turis dilaporkan berasal dari sejumlah negara. (Ein)