Tampilkan postingan dengan label pelajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pelajar. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Februari 2013

Pelajar Yang baik Berguna Bagi Bangsa dan Negara

9B21MARYATI
mandiri

Negara kita ini sangat luas,begitu juga daerah Kabupaten Langkat yang terdiri dari 23 kecamatan,mulai kecamatan Kutam Baru daerah Langkat Hulu hingga kecamatan Pematang Jaya perbatasan langsung dengan daerah Nangrho Aceh Darussalam (NAD).Melihat luas daerah Bumi Langkat berseri ini,untuk menjaga stabilitasnya masyarakat harus berperan aktif menjaga keamanan di daerah masing masing,kata Kepala Kepolisian Resor Langkat,Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP),Erik Bhismo,dalam arahannya sebagai inpektur upacara di SMAN I Kec Wampu Senin(19/11),dihadiri camat Persadanta Sembiring,Kapolsek Stabat AKP Zulkarnaen,Kepsek Drs Sutryo.

            Tugas kepolisian ini sangat mulia,jadi para pelajar tidakperlu takut kepada polisi,jadikan kami ini sebagai sahabat,supaya komunikasi dapat terjalin dengan baik,diantara kita begitu juga dengan masyarakat.

            Kepada pelajar yang merupakan generasi muda,jadikalah kalian pelajar yang berbudi serta berakhlak,karena apabila kalian sudah terpengaruh yang dapat merusak sendi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara,kepada siapa bangsa ini di titipkan.

            Harus ingat kata Bung Karno, saya butuh dengan sepuluh pemuda yang tangguh,dengan sepuluh pemuda dunia ini akan saya guncangkan,ini artinya bahwa harapan Bung Karno kepada pemuda sangat besar,dan lahirnya NKRI berkat dukungan dari pemuda.

            Didalam menghadapi situasi kondisi sekarang inidi masyarakat,para pelajarjangan terjebak kepada perbuatan yang melawan hokum Negara dan hokum agama,misalnya melakukan minuman keras,ganja,narkoba,inimerupakan perbuatanmelawan hokum dan agama,harus dijahui.

            Begitu juga dengan permainan situs forno dan Fis Book,ini sangat bahaya,kalau kalian salah dalam melangkah,kalian akan terjerumus kelembah kehinaan,pupuslah sudah harapan kalian begitu juga orang tua.

            Pada umumnya korban para pelajar yang meruapakan generasi muda harapan bangsa dan Negara,kalau mau selamat baik didunia ini maupun di akhirat kelak tolong perbutan tersebut dihindari,jika memakai kenderaan patuhi rambu rambu lalulintas dan gunakan sabuk pengaman untuk menghindari kecelakaan di jalan umum.

            Dalam menuntut ilmu jangan ada istilah capek atau jenuh,tuntulah ilmu itu tanamkan cita citamu,setinggi bintang dilangit,dengan ilmu dapat diraih hari esokyang lebih baik,serta martabatmu mulia di masyarakat,jadilah pelajar berguna bagi orang tua dan bangsa,(eri)
Rubrik: 

Sabtu, 02 Februari 2013

Angin Puting Beliung Landa Tapanuli Utara, 2 Orang Terluka


LIA AWALIYAH 9C20

Medan, - Bencana angin puting beliung melanda Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (29/1/2013) sore. Dua anak terluka dalam kejadian ini, selain itu sejumlah rumah, mobil, dan pos polisi mengalami kerusakan.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, angin kencang yang disertai hujan itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Ada tiga desa yang terkena terkena dampak bencana tersebut. Di Desa Pohan Tonga terdapat empat rumah yang rusak, di Desa Lobu Siregar II terdapat satu rumah yang rusak, dan di Desa Siborong-Borong II juga satu rumah yang rusak. Kerusakan terutama di bagian atap.

Angin kencang itu juga menumbangkan baliho Axis yang ada di Jl. Sisingamangaraja, Siborong-borong. Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Utara, Aipda W. Baringbing menyatakan, baliho itu menimpa pos polisi lalu lintas yang ada di bawahnya dan merusak dua mobil, yakni satu mobil sedan milik pribadi dan satu lagi angkutan kota (angkot).

“Ada dua pelajar SMP yang terluka dalam kejadian ini, karena saat itu sedang berdiri menunggu angkot. Korban Jupri mengalami luka di bagian tangan, sedangkan Benni terluka di kepala bagian belakang. Tidak ada korban jiwa,” kata Baringbing kepada wartawan, Selasa malam.

Terkait kejadian ini, kata Baringbing, polisi di lokasi segera melakukan penanganan. Terutama mengatur lalu-lintas yang sempat terganggu karena angin kencang ini.

Angin kencang juga dilaporkan melanda Kabanjahe, Kabupaten Karo. Kuatnya angin menyebabkan sebatang pohon tumbang dan menimpa mobil di Jl. Pala Bangun. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

SUMBER : detikNews

Rabu, 23 Januari 2013

Tawuran antar pelajar

9I32 SYARIFUDIN
Tawuran Antar Pelajar di Indonesia Bukti Sekolah Tidak Tegas

Artikel tawuran pelajar, kasus tawuran antar pelajar yang sedang ramai saat ini mengharuskan sekolah yang dinilai mempunyai otoritas untuk menangani penyebab tawuran pelajar. Yunita (19), kakak kandung Alawy Yusianto Putra, korban tewas dalam tawuran antar pelajar SMAN 70 dan SMAN 6 Jakarta Selatan pekan lalu, menilai, sekolah bisa mencegah pelajar tawuran melalui ketegasan dalam penegakan aturan.

"Sekolah saya dulu jarang banget ada masalah tawuran. Guru-gurunya semuanya keras. Yang tawuran langsung dikeluarkan," kata alumni SMA Negeri 47 Tanah Kusir, Jakarta Selatan itu saat ditemui Kompas.com di Markas Polres Metro Jakarta Selatan.



dampak tawuran pelajar

Menurut Yunita, tawuran pelajar sma ataupun juga tawuran pelajar stm yang kerap terjadi antara SMAN 6 dan SMAN 70 menjadi bukti lemahnyanya sanksi yang diterapkan sekolah kepada para pelajar yang terlibat. Para pelajar kedua sekolah di kawasan Kebayoran Baru itu, lanjutnya, akhirnya tak pernah jera terlibat dalam pertikaian terbuka.

"Akhirnya sudah jadi kebiasaan dan lebih sulit untuk ditangani," sambung mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia itu.

Hal senada juga disampaikan oleh kuasa hukum keluarga Alawy, Ramdhan Alamsyah. Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab dalam menangani kasus tawuran, khususnya dalam pemberian sanksi yang tegas terhadap pelajar yang terlibat. Bila sekolah tidak bersikap tegas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Dinas Pendidikan perlu menjatuhkan sanksi terhadap sekolah yang lari dari tanggung jawab itu.

"Kami ingin penyelesaian yang menyeluruh. Kementerian atau dinas seharusnya bisa memberi sanksi, misalnya dengan menurunkan status akreditasi sekolah," kata Ramdhan.

Ramdhan menilai, sekolah bisa dicap tidak tegas selama melakukan pembiaran tanpa memberikan teguran keras. Sayangnya, lanjut Ramdhan, sekolah-sekolah tersebut tetap menyandang status sekolah bergengsi.

"Lucu tetapi ironis, sekolah seperti SMA 6 dan SMA 70 punya embel-embel internasional tetapi nyatanya hanya jadi biang tawuran," tuturnya.

Kasus tawuran pelajar bogor,tawuran pelajar sukabumi seharusnya semakin membuat kita menyadari dan memberi pengertian tawuran pelajar yang sesungguhnya tidak memberi manfaat sama sekali. justru hanya mencoreng muka pendidikan di negara kita.
Sumber:beritaduo


Selasa, 22 Januari 2013

Ratusan Pelajar Bajak 3 Metromini


 9B24 MOHAMMAD NURUDIN


JAKARTA - Pihak kepolisian berhasilkan menggagalkan aksi tawuran pelajar. Sebelum melakukan aksi tawuran para pelajar ini melakukan pembajakan terhadap tiga Metromini s.69 jurusan Ciledug-Blok M.

"Pada hari senin tanggal 21 Januari 2013 jam 19.30 WIB di Ulujami telah terjadi pembajakan tiga Metromini 69 (Blok M-Ciledug) oleh ratusan pelajar STM Dayak yang akan melakukan tawuran," kata Kasatlantas Polres Jaksel Kompol Hindarsono, dalam pesan singkatnya kepada Okezone, Selasa (22/1/2013).

Polisi berhasil  menggagalkan serta menangkap tujuh pelajar berikut 21 senjata tajam. " Ada 14 besi lancip, sebuah besi berbentuk gergaji, satu sangkur,  sebuah gir, dua stik golf dan dua buah bendera bertuliskan STM DAYAK anak pelajar tersebut berhasil diamankan di Jalan Ciledug Raya oleh unit tindak Lantas Polres Jaksel," terangnya.

Saat ini kasus ini ditangani oleh Polres Jakarta Selatan. "Selanjutnya pelajar diserahkan ke Mapolsek Pesanggrahan dan dilimpahkan ke Polres Jaksel," ucapnya.(ydh)

SUMBER: OKEZONE