Tampilkan postingan dengan label jakarta utara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jakarta utara. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Februari 2013

Jalan Layang Mahal, Pemprov DKI Pilih Lebarkan Jalan Muara Baru

 9B12 GIAN RAJU HIDAYATULLAH


Liputan6.com, Jakarta : Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melaksanakan proyek pelebaran jalan di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara. Pelebaran jalan dimaksudkan untuk mempermudah akses jalan bagi nelayan ke Pelabuhan.

Pemerintah pusat pada prinsipnya menginginkan agar di kawasan Pelabuhan Samudra terdapat 300 hektare kawasan pengolahan ikan. Pemerintah pusat berencana membuat jalan layang.

Namun hal itu dibatalkan. Sebab menurut Ahok pembangunan jalan layang membutuhkan biaya sangat besar. Sehingga Pemrov DKI ingin mencoba cara lain, yaitu dengan pelebaran jalan.

"Dan pemerintah akan membangun jalan layang. Tapi jalan layang lebih bahaya lagi biayanya kan," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok usai pertemuan dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Manggas Rudy Siahaan di Balaikota, Jakarta, Selasa (26/2/2013).

Sayangnya pada 26 meter ROW/DMJ di Muara Baru, malah digunakan warga dengan membuat bangunan-bangunan. Dampak bangunan-bangunan itu sekarang malah menimbulkan kemacetan.

"Itu yang membuat hampir 1 jam lebih untuk perjalanan 2 kilometer lebih. Itu kan merugikan pengusaha. Makanya kita lihat siapa yang buat, siapa yang sewa, apa bisa ganti rugi atau ganti untung," kata Ahok.

Untuk dana proyek pelebaran jalan, jelas Ahok, tergantung dari pemerintah pusat. Begitu pula dengan waktu pelaksanaannya karena masih dalam proses pendataan.(Ais)

Jumat, 01 Februari 2013

Kebakaran Terjadi Lagi di Jakarta Utara



TASRIFA 9C 34
JAKARTA -- Kebakaran kembali terjadi di Jakarta Utara. Kali ini, jago merah membakar dua rumah berlantai tiga dan dua di RT 17/13, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Kebakaran ini terjadi di rumah warga bernama Nurlela dan Kokom.

Disinyalir, peristiwa kebakaran ini diakibatkan oleh hubungan arus pendek di rumah Nurlela. Si jago merah mulai terlihat menjilat rumah warga pukul 09.30 WIB dan dapat dipadamkan oleh warga setempat pada 10.00 WIB.

Sementara itu, menurut keterangan salah seorang warga, Naman (22 tahun) mengatakan dua mobil pemadam kebakaran yang datang pukul 10.30 WIB terlambat datang. Mobil pemadam kebakaran tersebut tiba di lokasi setelah api dipadamkan oleh warga.

Sampai berita diturunkan, belum dilaporkan adanya korban jiwa akibat kebakaran ini. Namun, Syamsul, salah seorang warga yang membantu memadamkan api terluka di tangan.

Dari pantuan di lokasi, kebakaran ini terjadi di kawasan padat penduduk. Rumah-rumah terlihat berdiri berdempetan, sehingga api cepat menyambar tempat tinggal warga lainnya. Menurut pengakuan Nurlela, api mulai terlihat di lantai dua rumahnya. Saat itu ia dan ketiga anaknya sedang berada di lantai satu.

"Tiba-tiba ada api di lantai dua. Udah besar, saya enggak bisa padamin. Tidak ada barang yang sempat diselamatkan juga," ujarnya. Sementara itu, kerugian yang diderita belum dapat ditaksir.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID