Tampilkan postingan dengan label penyebab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyebab. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Februari 2013

Ini Penyebab Orang Gampang Tertipu






9F28 ROSIDAH B
Warga Jakarta masih saja ada yang menjadi korban penipuan. Psikolog Dadang Hawari mengatakan bahwa maraknya kasus penipuan tersebut disebabkan sifat konsumtif masyarakat yang tinggi namun tidak diimbangi dengan kecerdasan berpikir.

"Konsumtif mudah dirangsang sehingga yang tidak perlu dibeli," ujar Danang saat dihubungi Selasa (26/2/2013).

Selama kurun waktu Januari hingga Februari 2013, kepolisian mencatat telah terjadi 10 kasus penipuan yang terjadi di Jakarta Selatan. Bentuk penipuan sendiri bervariatif, mulai dari penipuan melalui SMS, jual-beli online, maupun melalui tatap muka langsung.

Berdasarkan data kepolisian, jumlah kerugian materi akibat kerugian mencapai Rp 160.700.000. Untuk penipuan dengan jumlah terendah berjumlah Rp 1.250.000 dan paling tinggi mencapai Rp 50.000.000.

"Ini baru yang kita rekap, untuk yang belum melapor tentu lebih banyak lagi," kata Kasubag Humas Polrestro Jakarta Selatan Kompol Aswin, Selasa (26/2/2013) di Mapolrestro Jakarta Selatan.

Dari 10 kasus penipuan tersebut, 2 kasus terakhir dilaporkan pada hari yang sama, yaitu Kamis (14/2/2013). Pertama, Nurul Pudjiastuti, seorang dokter gigi, tertipu Rp 3 juta karena tergiur kucing yang dijual di salah satu situs jual beli online ternama.

Sementara yang kedua dialami Arbani Musa (56), warga Grogol Utara, Kebayoran Lama, yang menjadi korban penipuan pembelian tiket pesawat terbang harga murah melalui penawaran SMS yang mengatasnamakan PT Asia Travel. Dia mengalami kerugian sebesar Rp 50 Juta.

SUMBER : kompas.com

Kamis, 07 Februari 2013

Angka Kematian Wabah Influenza Meningkat di Amerika

9E 06 AYU ZIHAN NABILLAH

CUACA yang buruk mengakibatkan mewabahnya penyakit influenza di seluruh belahan dunia. Pasalnya, angka kematian akibat wabah influenza di Amerika meningkat. Mengapa demikian?

Wabah influenza sudah menjadi perhatian setiap negara. Beberapa negara telah mengharuskan warganya untuk vaksinasi agar wabah influenza tidak merebak. Saat ini penderita influenza di dunia mengalami kenaikan yang signifikan. Menurut data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), angka kematian akibat wabah influenza meningkat di Amerika Serikat. Pasalnya, 7,3% warga meninggal akibat flu. Persentase ini dianggap sudah berada di atas ambang kewajaran, sebagaimana dilansir EmaxHealth, Sabtu (12/1/2013).

Menurut beberapa penelitian, wabah influenza yang menyerang semua dunia ini merupakan virus tipe A H3N2. Untuk menghindari virus tersebut, vaksinasi influenza sangat cocok. CDC berharap, vaksinasi influenza harus segera digencarkan di seluruh negara demi mengurangi angka kematian. Vaksinasi influenza terbukti 67% efektif mencegah virus A H3N2.

Selain menggunakan suntik vaksin, CDC mengantisipasi masyarakat agar menghindari kontak langsung dengan orang yang menderita penyakit flu. Anda juga harus membatasi diri dengan orang sekitar jika Anda terkena influenza. Hal ini dinilai dapat membantu mengurangi pencegahan penyebaran influenza.

CDC juga menambahkan, penggunaan masker dan mencuci tangan harus selalu dilakukan oleh semua orang demi terhindar dari bahaya virus influenza yang sudah menjadi perhatian dunia ini.
(tty)