Tampilkan postingan dengan label DKI Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DKI Jakarta. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2013

Mangkrak, Jokowi Pantau Proyek Waduk di Pondok Labu


9H16 IIN TARINI


JAKARTA - Waduk milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berada di RW 3, Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan, menjadi perhatian tersendiri bagi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Pasalnya, pembangunan waduk yang sudah dilakukan sejak 2011 lalu, hingga saat ini belum terlihat kemajuan yang signifikan. Waduk pun nampak seperti empang tempat pemancingan dengan banyaknya rumput liar yang tumbuh.

Atas dasar itu, mantan Wali Kota Solo ini berencana melanjutkan penyempurnaan waduk agar lebih memberikan manfaat bagi masyarakat. "Oleh karena itu, ketika pembangunan waduk ini diteruskan, saya sendiri yang akan memantaunya, sehingga benar-benar bermanfaat sebagai penghalau banjir," kata Jokowi disela-sela kunjungannya di waduk Kali Krukut, Jakarta Selatan, Kamis (21/2/2013).

Jokowi menjelaskan lahan yang disiapkan untuk waduk yakni seluas 9 ribu meter. "Lahannya sudah dibebaskan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak tahun lalu. Jadi, setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI 2013 cair, pembangunan waduk itu akan dilanjutkan," jelasnya.

Lebih lanjut Jokowi menyatakan, waduk tersebut akan diperlebar hingga seluas 20 ribu meter persegi, dari ukuran sebelumnya. Kelanjutan pengembangan waduk di Kali Krukut itu, menurut Jokowi akan dilakukan dengan segera.

"Tahun ini akan dikerjakan. Saya punya list satu-satu akan saya kerjakan. Saya cek dari list yang kita punyai. Sehingga manajemen kontroling dari atas ke bawah ada. Sehingga hasil kegiatan proyek, ada manfaatnya. Bukan hanya sekedar mroyek. Setelah APBD rampung langsung dikerjakan lagi," tandasnya.

Kamis, 21 Februari 2013

WOW !! Honor Basuki Capai Ratusan Juta

9C14 GHINA ATHIYAH

 

Wow! Honor Basuki Capai Ratusan Juta 
JAKARTA, KOMPAS.com - Gaji plus tunjangan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memang hanya Rp 6.914.100. Namun, insentif dan honornya bisa mencapai ratusan juta rupiah!

Basuki transparan mengumumkan pendapatannya di ahok.org. Dia mencantumkan tanda bukti berbagai honor, insentif dan gaji yang diterimanya.

Misalnya honornya sebagai Ketua Pelaksana Komisi Penanggulangan AIDS. Pada November 2012 dan Desember 2012 masing-masing Rp 5 juta. Setelah dipotong PPh 21 sebesar 5 persen, dia menerima Rp 4.816.000.

Ada lagi honorarium pembina Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Jakarta (LPMJ) yang dibayar per tiga bulan sekali. Pemberian honor ini sesuai dengan  Honorarium ini sesuai dengan Keputusan Gubernur No 1493 Tahun 2010.

Setiap bulannya, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI masing-masing mendapat Rp 1.000.000. Dipotong PPh 21 sebesar 15 persen, yang diterima masing-masing Rp 850.000.

Adalah honorarium Tunjangan Kegiatan Insentif Koordinasi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Insentif Koordinasi Pemungutan PBB periode bulan Oktober, November, Desember (Triwulan IV) Tahun 2012.

Tunjangan ini diberikan dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah dan atas dasar Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 81 Tahun 2009 dan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 86 Tahun 2009.

Jumlah yang diterima oleh Wakil Gubernur sebagai tunjangan kegiatan dan intensif koordinasi pemungutan PBB adalah sebagai berikut:

- Tunjangan Kegiatan Intensif Koordinasi PBB (Triwulan IV) Rp 180.000.000. Setelah dipotong pajak 15%, Basuki menerima Rp 153.000.000

- Insentif Koordinasi Pemungutan PBB (bulan Oktober dan November) Rp 35.000.000. Setelah dipotong pajak 5%, Basuki menerima Rp 29.750.000.

- Insentif Koordinasi Pemungutan PBB (Desember) Rp 17.150.000. Jumlah yang diterima setelah dipotong pajak Rp 14.577.500.