Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Februari 2013

Perampok mobil barang diringkus di Belawan

9F02 ACEP AFANDI


Polres Pelabuhan Belawan menangkap Junaidi alias Jun (27). Pemuda ini ditangkap setelah dua bulan masuk daftar buronan karena menjadi anggota komplotan perampok kendaraan pengangkut barang.

"Tersangka kita ringkus di kediamannya, Jalan Taman Makam Pahlawan Lorong Melati, Belawan, Medan, Selasa (27/2) malam," kata Kasat Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan AKP Yudi Frianto, Rabu (27/2).

Dari tangan Junaidi, polisi mengamankan barang bukti berupa uang Rp 800 ribu yang diduga merupakan hasil kejahatan.

Junaidi dibekuk setelah sempat 2 bulan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Dia dan rekan-rekannya disangka terlibat pencurian dengan kekerasan. Mereka merupakan anggota komplotan perampok yang sering beraksi di Kampung Salam, Belawan.

Junaidi bersama 2 rekannya diketahui terakhir kali melakukan aksinya pada akhir Desember 2012. Ketika itu, truk yang dikendarai Rianto Dolok Saribu dihentikan Jun bersama dua rekannya. Setelah berhenti, mereka naik ke atas kendaraan itu dan menikam paha dan punggung korban.

Pelaku kemudian mengambil uang Rp 12 juta yang dibawa korban. "Tersangka berkasi setelah memantau calon korbannya. Dua rekannya masih kita buru," ucap Yudi.

Dari pemeriksaan sementara, Junaidi sedikitnya sudah 3 kali melakukan aksi perampokan. "Komplotannya sering beraksi di Kampung Salam dan sering beroperasi malam hingga dini hari. Mereka disangka melanggar Pasal 365 KUHP," katanya.

Menurut pengakuan Junaidi alias Jun, dia sudah sering melakukan pemerasan dan membawa barang korbannya dan meninggalkan korban begitu saja di tepi jalan. "Kami sering melakukan aksi di sekitar Kampung Salam menuju Pelabuhan Belawan. Kami juga menusuk korban kalau melawan," tandasnya.

Sumber: merdeka.com

Selasa, 12 Februari 2013

Polisi Tangkap 20 Tersangka Judi Dadu di Karo Sumut


9I22 NURKHOLIFAH


Medan - - Sebanyak 20 pelaku perjudian diamankan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) di Kabupaten Karo. Berhasil diamankan barang bukti berupa alat judi samkwan (dadu) dan sejumlah uang tunai.

Hingga Selasa (12/2/2013) para tersangka masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumut, Jl. Medan-Tanjung Morawa, Medan. Polisi masih mendalami penyelidikan untuk mengetahui bandar besar yang mengelola bisnis haram tersebut.

Kepala Unit Judi Susila, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kompol Saptono menyatakan, penangkapan itu berlangsung pada Senin (11/2/2013) sekitar pukul 21.30 WIB. Bermula dari laporan masyarakat tentang adanya aktivitas judi di Vila Bukit Indah, Blok I-3, Kecamatan Berastagi, Karo.

"Kita lakukan penggerebekan dan ternyata memang ada. Seterusnya tersangka dan barang bukti kita amankan ke Mapolda," ujar Saptono di Mapolda Sumut, Selasa sore.

Dari 20 tersangka, empat di antaranya berjenis kelamin perempuan. Sebanyak 18 orang merupakan pemain, sementara dua lainnya petugas pembagi kartu atau pengutip uang. Barang bukti yang diamankan berupa 25 mata dadu, 2 lapak dadu, 1 mangkuk, 2 set kartu joker, 15 lembar kartu domino dan uang tunai Rp 3.023.000.

Polisi tidak berhasil menangkap seorang pria yang diduga menjadi bandar dalam kasus ini, karena melarikan diri. Bandar yang diketahui identitasnya dengan inisial KY ini dinyatakan buron.

"Yang diburu ini merupakan bandar. Dia yang menyewa vila untuk tempat bermain judi. Kita belum dapat memastikan siapa pemilik vila. Tapi kegiatan judi ini baru dua hari, belum lama," kata Saptono.

Sumber: DETIK.COM

Sabtu, 02 Februari 2013

Angin Puting Beliung Landa Tapanuli Utara, 2 Orang Terluka


LIA AWALIYAH 9C20

Medan, - Bencana angin puting beliung melanda Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (29/1/2013) sore. Dua anak terluka dalam kejadian ini, selain itu sejumlah rumah, mobil, dan pos polisi mengalami kerusakan.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, angin kencang yang disertai hujan itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Ada tiga desa yang terkena terkena dampak bencana tersebut. Di Desa Pohan Tonga terdapat empat rumah yang rusak, di Desa Lobu Siregar II terdapat satu rumah yang rusak, dan di Desa Siborong-Borong II juga satu rumah yang rusak. Kerusakan terutama di bagian atap.

Angin kencang itu juga menumbangkan baliho Axis yang ada di Jl. Sisingamangaraja, Siborong-borong. Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Utara, Aipda W. Baringbing menyatakan, baliho itu menimpa pos polisi lalu lintas yang ada di bawahnya dan merusak dua mobil, yakni satu mobil sedan milik pribadi dan satu lagi angkutan kota (angkot).

“Ada dua pelajar SMP yang terluka dalam kejadian ini, karena saat itu sedang berdiri menunggu angkot. Korban Jupri mengalami luka di bagian tangan, sedangkan Benni terluka di kepala bagian belakang. Tidak ada korban jiwa,” kata Baringbing kepada wartawan, Selasa malam.

Terkait kejadian ini, kata Baringbing, polisi di lokasi segera melakukan penanganan. Terutama mengatur lalu-lintas yang sempat terganggu karena angin kencang ini.

Angin kencang juga dilaporkan melanda Kabanjahe, Kabupaten Karo. Kuatnya angin menyebabkan sebatang pohon tumbang dan menimpa mobil di Jl. Pala Bangun. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

SUMBER : detikNews