Tampilkan postingan dengan label ledakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ledakan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Februari 2013

26 Orang Luka Bakar Akibat Ledakan 250 Balon Dirawat di UGD RS

9d27 RIZQI AMALIYAH

Jakarta - Para korban ledakan 250 balon pesta dalam acara penataan PKL di Indosiar dilarikan ke RS Royal Taruma di Jalan Daan Mogot, Grogol, Jakarta Barat. Ruangan gawat darurat rumah sakit ini pun dipenuhi 26 korban yang semuanya terkena luka bakar ringan hingga 40 persen.

"Korban ada 26 orang, sedang penanganan di UGD," kata petugas sekuriti rumah sakit tersebut, Kamis (28/2/2013). Wartawan tidak diperkenankan masuk ke UGD.

Mereka yang terluka mengalami luka bakar di rambut, wajah, tangan, dan punggung. Belum ada keterangan resmi dari Indosiar dan pihak rumah sakit untuk menjelaskan kandungan gas di dalam 250 balon tersebut. Namun ada yang menyebut isinya adalah helium.

Sementara itu, mereka yang masih ditangani di rumah sakit adalah Sudaryanto, Lina, Suranto, Kuswantoro, Bambang Arto, Dedi Supriadi, Made, Vannesa, Sutarjo, Sunarto, Verro, Regina, Bagus, Heidi, Ardi, Jodi, Onno, Martin, Ketut, Yusuf, Erwin, Rahmat, Sherly, Yusa, dan Titi.

250 Balon itu meledak saat hendak dilepas usai acara penataan PKL yang dihadiri oleh Mendagri Gamawan Fauzi, Menkes Nafsiah Mboi, dan Menkop/UKM Syarief Hasan dan Gubernur Joko Widodo. Ledakan ini menyebabkan kepanikan. Api menjulur ke sebuah tenda. Sebelum meledak, balon diikat di tempat yang tidak teduh.
sumber:detik

Jumat, 15 Februari 2013

Ledakan Meteor Cederai Ribuan Penduduk Rusia

Meteor di langit Rusia (Foto: Abcnews.go)

9F32 SRI ANI




MOSKWA - Kabar terkini mengungkap ledakan meteor yang terjadi di langit wilayah Chelyabinsk, Rusia telah mengakibatkan ribuan penduduk setempat mengalami cedera atau luka-luka. Akibat gelombang kejut yang dihasilkan ledakan tersebut, tercatat lebih dari 1.000 orang mengalami luka-luka.

Dilansir Sfgate, Sabtu (16/2/2013), melesatnya meteor di langit Rusia ini memunculkan cahaya bola api dengan kecepatan hipersonik sekira 33.000 mph. Kabarnya, untuk mencegah dampak terburuk dari hantaman meteor, pasukan militer Rusia menggunakan rudal untuk menghancurkan benda luar angkasa tersebut.

Belum diketahui apakah terdapat korban jiwa akibat dampak dari ledakan asteroid tersebut. Hanya saja, ribuan orang mengalami luka-luka akibat pecahan kaca dari jendela serta menimbulkan kepanikan 1 juta penduduk kota.

NASA mengestimasi meteor ini berukuran sebesar satu mobil bus dan memiliki berat 7 ribu ton. Fenomena terjangan meteor ini bersamaan dengan informasi mengenai asteroid 2012 DA14 yang berada dalam posisi terdekatnya di Bumi pada 15 Februari 2013.

European Space Agency (ESA) mengatakan bahwa tidak ada hubungan antara asteroid selebar 150 kaki yang melintasi pada jarak 28 ribu kilometer dengan meteor yang meluncur di langit Rusia. ESA mengungkapkan bahwa ini hanya fenomena kosmik yang secara kebetulan terjadi.

Meteor yang melesat di langit Siberia bagian barat ini memasuki atmosfer Bumi pada pukul 09:20 a.m waktu setempat (10:20 p.m EST Kamis). Ledakan asteroid menghasilkan kekuatan setara 20 bom atom dan terpecah menjadi puing-puing di ketinggian 30-50 kilometer.

Badan antariksa NASA mengestimasi kecepatan meteor ini 40.000 mph dan meledak di ketinggian 12-15 mil. Ledakan meteor ini mengeluarkan energi sebesar 300-500 kilotons serta meninggalkan jejak gumpalan asap tebal sepanjang 300 mil. (fmh)   


SUMBER : okezone.com

Jumat, 08 Februari 2013

Kapal Pengangkut Puluhan Ton BBM Meledak di Perairan Buton


ADE AAN ANIYATI 9C 01

BUTON - Kapal pengangkut milik Agen Penyalur Minyak Subsidi (APMS) meledak di perairan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), usai melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM).Tiga orang luka dan satu orang tewas di lokasi kejadian akibat luka bakar.

Berdasarkan keterangan, ledakan terjadi tak lama setelah kapal berlabel KM Satro Jaya berangkat dari Pelabuhan Banabungi menuju Wakatobi, pada Jumat petang. Kapal tersebut memuat 10 ton solar dan 15 ton premium.

Diduga, ledakan dipicu penguapan yang terjadi pada premium. “Mungkin terjadi penguapan pada premium,” kata Andi Zainal, seorang awak kapal yang berhasil selamat.

Dia melanjutkan, karena terbuat dari kayu, badan kapal langsung berserakan begitu terjadi ledakan. Drum dan jeriken berisi bahan bakar bersubsidi juga terapung-apung di laut sekitar tempat kejadian.

Ledakan itupun mengundang perhatian warga karena suaranya terdengar hingga radius empat kilometer. Dalam waktu singkat, lokasi kejadian sudah ramai.

Sebagian warga membantu evakuasi tiga korban luka, sementara satu awak kapal tewas langsung dibawa ke RSUD Buton. Mereka juga menyelamatkan sisa bbm yang terapung di luat.

SUMBER: okezonenews