Tampilkan postingan dengan label AS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Februari 2013

Pria New York Mutilasi Ibunya Sendiri


NEW YORK, KOMPAS.com  Seorang pria New York, AS, dituduh menikam lalu melakukan mutilasi terhadap ibunya, seperti dikatakan para jaksa.

Bashid McLean (23 tahun), nama pria itu, didakwa telah membunuh dan berusaha menutupi kejahatannya dengan menyembunyikan potongan-potongan mayat ibunya itu.

Potongan mayat perempuan itu, Tanya Byrd, ditemukan di dekat Stadion Yankee di Bronx, Selasa (26/2), ketika terendus oleh seekor anjing yang sedang dibawa untuk berjalan-jalan.

Polisi mengatakan, ada "beberapa bagian tubuh seperti torso, kepala, kaki, dan tangan".

Jaksa juga mendakwa seorang pria lain yang membantu McLean untuk menyembunyikan potongan-potongan tubuh itu setelah pembunuhan dilakukan. Polisi mengatakan, kejahatan tersebut terjadi antara hari Minggu dan Senin lalu.

Para petugas belum secara terbuka menyatakan dugaan motif pembunuhan itu. Namun, sejumlah harian di New York yang mengutip sejumlah sumber melaporkan McLean tampaknya punya masalah mental. Pria itu agresif dan sebelumnya sudah punya persoalan dengan hukum.

Harian Daily News yang mengutip adik Byrd mengatakan, McLean menyimpan dendam karena dimasukkan ke dalam pengasuhan anak, sementara ibunya berjuang dengan masalah narkoba.

Harian New York Post melaporkan bahwa McLean punya foto saat ia berpose dengan kepala ibunya yang terputus.

Sumber:  KOMPAS

Sabtu, 16 Februari 2013

AS Peringatkan Korut Jangan Bertindak Provokatif






 LIA AWALIYAH 9C 20

Washington, - - Pemerintah Amerika Serikat mengingatkan Korea Utara (Korut) untuk tidak mengambil langkah-langkah provokatif lainnya. Hal ini disampaikan di tengah kabar bahwa Pyongyang tengah menyiapkan tempat peluncuran yang bisa digunakan untuk uji coba rudal jarak jauh.

Bahkan Korut diberitakan telah menyampaikan kepada China bahwa pihaknya tengah menyiapkan uji coba nuklir berikutnya. Atas hal ini, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Victoria Nuland, mengatakan bahwa langkah tersebut hanya akan membuat Korut kian terisolasi.

"AS meminta DPRK (nama resmi Korut) untuk menahan diri dari aksi-aksi provokatif lainnya yang akan melanggar kewajiban internasionalnya dan bertolak belakang dengan komitmen-komitmennya," kata Nuland kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (16/2/2013).

Resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB menyebutkan bahwa Korut tidak boleh melakukan uji coba nuklir kembali atau akan menghadapi sanksi-sanksi global yang lebih berat.

"DPRK tak akan mencapai apapun dalam hal kesehatan, kemakmuran, keselamatan ataupun masa depan rakyatnya dengan aksi-aksi provokatif yang terus berlanjut seperti ini," tegas Nuland.

Juru bicara Gedung Putih Josh Earnest menyampaikan pernyataan senada. Ditegaskannya, Pyongyang harus mematuhi semua resolusi Dewan Keamanan PBB.

"Kami mendorong Korut untuk memenuhi kewajiban internasional mereka, menghentikan program nuklir mereka dan bekerja sama dengan seluruh komunitas internasional untuk menjadi anggota komunitas internasional yang bertanggung jawab," tandas Earnest.

sumber : detikNews

Kamis, 07 Februari 2013

Masyarakat AS Mengenal Indonesia Lewat Kuliner

9I22 NURKHOLIFAH


DENPASAR, Masyarakat Amerika Serikat mengenali sejumlah obyek wisata di Indonesia, khususnya Bali melalui sajian kuliner yang disiarkan sejumlah stasiun televisi di negeri itu. "Ada banyak stasiun televisi di AS yang menyiarkan kuliner Indonesia. Melalui siaran itu, orang AS makin banyak yang tahu tentang Indonesia, khususnya Bali dan Yogyakarta," kata Kepala Humas Konsulat Jenderal AS di Surabaya, Andrew Veveiros, di Denpasar, Kamis (7/2/2013).

Andrew mengemukakan bahwa setelah mengetahui sajian kuliner, mereka kemudian mengembangkan minatnya mengunjungi sejumlah obyek wisata. "Mereka yang berkunjung ke Indonesia itu rata-rata dari kelas ekonomi menengah ke atas," kata Andrew yang baru enam bulan bertugas di Surabaya.

Wisatawan AS paling gemar wisata menyelam. Di Bali ada banyak tempat wisata minat khusus, seperti perairan di sekitar Pulau Menjangan (Kabupaten Buleleng), Tulamben (Kabupaten Karangasem), Nusa Lembongan (Kabupaten Klungkung), dan Pulau Serangan (Kota Denpasar).

Terumbu karang sekitar perairan Pulau Menjangan yang masuk wilayah Taman Nasional Bali Barat (TNBB) misalnya hingga kini kondisinya masih tetap lestari, sekaligus tempat habitat berkembangbiak sekitar 135 jenis ikan hias.

Terumbu karang yang lestari dengan ratusan jenis ikan hias itulah salah satu di antara banyak obyek wisata yang disenangi wisatawan mancanegara dalam menikmati liburan di Pulau Dewata, terutama pelancong dari AS.

Andrew mengakui bahwa Bali lebih dikenal oleh masyarakat AS daripada Indonesia. "Indonesia itu sangat misterius bagi orang awam di sana karena kondisi geografisnya. Apalagi tidak ada penerbangan langsung dari sana ke Indonesia," katanya.

Untuk menuju Indonesia, wisatawan AS harus melalui Singapura, Korea Selatan, Taiwan, atau Hongkong. "Meskipun demikian, tingkat kunjungan wisata masyarakat AS ke Indonesia terus menunjukkan peningkatan," katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat kunjungan wisatawan asal AS ke Bali selama tahun 2012 sebanyak 94.893 orang, meningkat 5,94 persen dibanding tahun sbelumnya yang hanya 89.573 orang.

Meskipun menunjukkan adanya peningkatan, namun AS menempati posisi terakhir dari sepuluh negara terbanyak memasok turis ke Pulau Dewata. Kesepuluh negara itu adalah Australia, China, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Singapura, Inggris, Prancis, Taiwan dan AS. Amerika hanya memberikan andil 3,22 persen dari total wisman ke Bali sebanyak 2,94 juta orang.

Sumber:KOMPAS