9D28 RUKHANIA ZEN
JAKARTA - Harga sapi usai Tahun Baru Ilmek 2564 di sejumlah titik pengecer di daerah Jakarta Utara masih bertahan di harga Rp90 ribu sampai Rp95 ribu per kilogram (kg).
Hal ini dikatakan Hamedi (53), salah seorang pedagang daging sapi saat ditemui wartawan di kios miliknya di Pasar Sindang, Jakarta Utara.
"Bertahan sudah lama sejak Lebaran, Idul Fitri lalu," kata Hamedi, di kios miliknya di Pasar Sindang, Koja, Jakarta Utara, Senin (11/2/2013).
Dia menuturkan, meroketnya harga jual daging sapi disebabkan karena minimnya pasokan daging dari rumah potong hewan (RPH) ke pasar yang akan berdampak pada naiknya harga beli pembelian pedagang.
"Kondisi ini cukup memperihatinkan, sebab setiap kenaikan pembelian, berpengaruh terhadap harga jual bagi konsumen. Mana ada warga yang mau beli daging dengan harga tinggi seperti ini," pungkasnya. (ade)
OKEZONE.COM
SMP Negeri 1 Gegesik, merupakan sekolah lanjutan tingkat pertama yang berada di pelosok negeri ini, namun tak membuat kami menjadi terbelakang, kami mampu memberikan yang terbaik, walau hanya minoritas...
Tampilkan postingan dengan label senin (11/2/2013). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label senin (11/2/2013). Tampilkan semua postingan
Minggu, 10 Februari 2013
Semakin Eksis, Laba PT Sarinah Tembus 23 Miliar
9E17 MAR'ATUS SHOLIKHAH
Jakarta - PT Sarinah (Persero) terus memperkuat portofolio perusahaan dengan mengembangkan bisnis ritelnya. Laba perseroan di 2012 tembus Rp 23 miliar.
Jakarta - PT Sarinah (Persero) terus memperkuat portofolio perusahaan dengan mengembangkan bisnis ritelnya. Laba perseroan di 2012 tembus Rp 23 miliar.
Direktur Utama Sarinah Mira Amahorseya mengatakan, perseroan telah membukukan laba sebesar Rp 23 miliar di tahun 2012 dengan target kenaikan laba di tahun ini sebesar 14-19%. Sementara itu, pencapaian omset perusahaan sekitar Rp 500 miliar di tahun 2012.
Dia mengatakan, perolehan laba tersebut dikontribusi dari bisnis ritel yang mencapai 50%, sementara sisanya dari bisnis trading, distribusi, dan properti.
"Kita terus memperkuat portofolio bisnis dari ritel, trading, distribusi, dan properti dengan menyiapkan capex Rp 74 miliar, capex dari internal semuanya," kata Mira usai acara IndiPreneur Fest 2013, di Gedung Sarinah, Jakarta, Senin (11/2/2013).
Saat ini, dia menyebutkan, pihaknya sudah memiliki 5 gerai di beberapa wilayah seperti Thamrin, Pejaten, Jogjakarta, Malang, dan Bali.
"Di Sarinah sini (Thamrin) kontribusinya 90 persen. Tahun ini target ritel naik 16,8 persen. Okupansi Sarinah Thamrin sudah sampai 97 persen dari lantai 1-5," kata dia.
Mira sebelumnya mengungkapkan siap mengubah konsep plaza Sarinah di Jalan MH Thamrin Jakarta. Nantinya plaza Sarinah akan dirombak menjadi sebuah pusat premium untuk perbelanjaan dan bisnis yang menjadi ikon baru kota Jakarta.
Ia menambahkan untuk pengembangan plaza Sarinah menjadi sebuah kawasan premium, pihaknya berencana menggandeng Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi.
"Kerjasama menggandeng Gubernur tentunya karena itukan adanya di Jakarta, Pak Jokowi bersama saya nantinya menjadikan kawasan itu menjadi kawasan premium," kata Mira.
Mira mengaku, saat ini phaknya sudah berencana untuk mengembangkan kawasan premium di jantung kota Jakarta tersebut. Sarinah sedang melakukan pematangan studi.
detik.com
Langganan:
Postingan (Atom)