Tampilkan postingan dengan label partai politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label partai politik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2013

Suami Olla Ramlan Jadi Caleg Hanura


9D31 SITI NURBAITILLAH


Jakarta - Partai politik berlomba menggaet kalangan artis untuk masuk dan menjadi calon anggota legislatif (caleg). Artis Olla Ramlan dan suaminya Aufar memutuskan untuk masuk Partai Hanura. Aufar sudah resmi menjadi caleg Hanura.

"Suaminya Olla, Aufar sudah daftar caleg dari (dapil) Jakarta Selatan dan sudah masuk sebagai pengurus DKI menjadi salah satu wakil ketua, tinggal menunggu SK DPP," kata Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta Ongen Sangaji, kepada detikcom, Jumat (22/2/2013).

Sementara sang istri, Olla Ramlan, menurut Ongen juga sudah masuk Hanura dan menjadi pengurus di DPP bidang perempuan. Soal kesediaan untuk menjadi caleg, menurutnya Olla masih berpikir-pikir.

"Olla sementara masih berpikir (untuk menjadi caleg), tapi sudah bersedia di Hanura (bidang) perempuan," jelas Ongen.

Ia menuturkan, alasan Olla Ramlan dan suaminya masuk Hanura karena Hanura dinilai sebagai partai yang bersih, terutama bersih dari masalah korupsi.

"Saya tanya mareka, karena beberapa partai memang sudah menawarkan, dan Aufar sempat jadi calon bupati. Alasan ke Hanura karena sampai saat ini Hanura partai yang bersih dari korupsi," tegas Ongen.

sumber : detikNews

Minggu, 10 Februari 2013

Prahara Demokrat Jadi Bukti Menteri Lebih Fokus Urusi Parpol





9F28ROSIDAH B

Jakarta - - Masalah yang terjadi di Partai Demokrat belakangan ini turut menyita perhatian dari kader partai yang duduk di kursi kabinet. Publik justru malah melihat menteri-menteri dari Demokrat ternyata lebih fokus mengurusi partai dibanding menggenjot kinerja kementerian.

"Memang sangat disayangkan (menteri yang sibuk urusi parpol), presiden juga memberikan contoh yang tidak baik dan beliau tidak konsisten. Ucapannya bahwa kabinetnya harus fokus pada tugas masing-masing tidak terlaksana, seharusnya dicontohin presiden," ujar peneliti senior pada Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI, Syamsuddin Haris saat dihubungi detikcom, Jumat (8/2/2013) malam.

SBY sendiri sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat juga sempat menjelaskan persoalan partainya kepada media justru saat ia tengah melaksanakan tugas kenegaraan di luar negeri sebagai seorang presiden.

"Demokrat kan internal ya, dan semestinya presiden menegur anggota kabinet yang tidak fokus," tambah Syamsuddin.

Seperti diketahui sebelumnya, 5 menteri sempat mengutarakan kekhawatiran terhadap partai Demokrat karena rendahnya elektabilitas. Beberapa di antaranya bahkan berbicara di kantor kementerian.

"Patut disayangkan, mestinya di kantornya tugas pokoknya sebagai menteri. Kalau mau ngomong internal seharusnya di rumah saja," kritik Syamsuddin

SUMBER: detikcom