Tampilkan postingan dengan label protein. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label protein. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2013

Rahasia Tubuh Tumbuh




9F15 INDAH ENRIANI WULANSARI

Pernah enggak, sih, kamu heran, kita yang sebesar dan setinggi ini, dulu keciiiiil sekali sampai bisa masuk perut Mama, lo. Apa, sih, rahasia kita tambah besar?
Rahasia tubuh tumbuh...

Rahasia Otot dan Tulang

Pertumbuhan kita amat tergantung pada pertumbuhan otot dan tulang kita. Nah, ini, nih, dua hal penting yang bikin otot dan tulang kita tambah besar. Protein dan kalsium

Protein bertugas membangun, menjaga, dan menggantikan jaringan yang rusak. Otot-otot, organ, dan sistem pertahanan tubuh kita nyaris semuanya terdiri dari protein.

Termasuk otot-otot jantung kita. Wuah bayangkan kalau enggak ada protein. Jantung kita tidak bisa tambah besar dan kuat, dong! Kalau jantung kita kecil, pastilah pompaannya tidak kuat, dan darah yang mengalir dalam tubuh kita juga terbatas. Huiii… bisa dibayangkan, pertumbuhan kita bakal terhambat!

Selain otot yang tambah kuat, tulang-tulang kita juga tambah kuat dan panjang. Waktu kita lahir, tulang-tulang kita masih lunak dan lentur. Namanya tulang rawan.

Nah, selama kita bertambah besar, kalsium bekerja keras menumbuhkan tulang rawan dan pelan-pelan mengubahnya menjadi tulang yang kuat. Selama itu pulalah, tubuh kita bertambah tinggi.

Eh, ingat lo, saat kita berumur 25 tahun, proses itu berakhir. Kita tidak bertambah tinggi lagi. Jadi, sementara bisa tambah tinggi, jangan sampai kita kekurangan kalsium!

Rahasia Makanan Bergizi
Makan sehat buat tubuh..
Kita mendapat protein dan kalsium dari makanan yang kita makan. Namun, bukan berarti untuk tumbuh kita cuma perlu protein dan kalsium, lo. Kita tetap butuh karbohidrat, vitamin, dan mineral untuk menguatkan tubuh. Semua itu juga kita dapatkan dari makanan bergizi.

Rahasia Olahraga dan Istirahat
Ssstt… Kalau mau cepet tambah tinggi, rajinlah melompat! Yap, karena saat kita melompat, otot dan tulang kita terlatih dan menjadi kuat.

Latihan senam juga bagus buat kita. Soalnya senam membuat kita banyak merenggangkan tubuh. Itu akan membantu otot dan tulang kita bertambah lentur dan kuat.

Kita juga perlu tidur yang banyak dan nyenyak setiap hari. Ada hasil penelitian yang bilang 90 persen pertumbuhan tulang terjadi pada malam hari. Hormon pertumbuhan badan juga dibuat dan bekerja saat kita tidur.

Rahasia Papa Mama

Ukuran tubuh kita juga tergantung pada Papa Mama kita. Kalau Papa Mama kita tinggi, kitanya biasanya tinggi. Tetapi kalau Papa Mama kita tidak tinggi, besar kemungkinan kita juga tidak akan terlalu tinggi.

Pokoknya yang jelas, kita semua punya pola pertumbuhan yang berbeda-beda.Jadi, jangan keburu minder kalau kamu merasa enggak besar-besar. 

Yang penting, kita perlu makan empat sehat lima sempurna, rajin olahraga, dan tidur yang nyenyak, supaya sehat dan cerdas!

Sumber : Kidnesia.com

Ini Alasan Mengapa Wanita Lebih Banyak Bicara Daripada Pria


9D21 MELY SEKARWATI


Bukan rahasia umum lagi jika wanita memang banyak bicara. Nyatanya sebuah studi mengungkap bahwa wanita sanggup menelurkan 20.000 kata setiap harinya, padahal pria hanya mampu berbicara sebanyak 7.000 kata. Apalagi sejak kecil, wanita telah dianugrahi kemampuan untuk belajar bicara dan membaca lebih cepat daripada pria. Mengapa bisa demikian?

Baru-baru ini sebuah studi yang dipublikasikan dalam The Journal of Neuroscience mengklaim telah menemukan jawabannya setelah mengamati otak lima anak laki-laki dan lima anak perempuan berusia 4-5 tahun.

Dari situ diketahui bahwa otak anak perempuan mengandung protein bernama FOXP2 dengan kadar 30 persen lebih banyak daripada yang dimiliki otak anak laki-laki. Yang mengejutkan ternyata protein FOXP2 ini dihasilkan oleh sebuah gen yang bertanggung jawab terhadap kemampuan seseorang untuk melakukan vokalisasi maupun berbicara.

"Temuan terpenting yang kami peroleh adalah protein FOXP2 ini berperan penting dalam vokalisasi," tandas ketua tim peneliti Mike Bowers dari University of Maryland School of Medicine seperti dilansir dari nydailynews, Sabtu (23/2/2013).

"Kami tak mengatakan ini adalah jawaban dari semua pertanyaan kita selama ini tapi bisa jadi temuan ini adalah perjalanan awal dimana kita dapat mulai alasan mengapa wanita cenderung lebih verbal ketimbang pria," tambahnya.

Kendati begitu peneliti mengakui jika mereka masih jauh dari pemahaman tentang bagaimana gen tersebut dapat mempengaruhi kemampuan berbicara manusia, termasuk kaitannya dengan fungsi otak yang lain. Bahkan bisa jadi penemuan protein FOXP2 ini dapat menuntun para pakar untuk mengungkap adanya perbedaan antara pria dan wanita yang jauh lebih besar dari yang pernah ada.



sumber: detik

Kamis, 21 Februari 2013

Ilmuwan Bisa Baca "Pikiran" Tikus

 9E30 SITI NURHARISA



CALIFORNIA - Ilmuwan asal Standford, Amerika Serikat menemukan cara untuk mengamati aktivitas otak tikus hidup secara real-time. Dengan demikian, ilmuwan dapat membaca "pikiran" tikus tersebut melalui aktivitas neurons atau syaraf.

Dilansir Tgdaily, Rabu (20/2/2013), temuan peneliti ini bisa digunakan untuk membantu mengembangkan terapi baru untuk penyakit neurodegenerative seperti Alzheimer. Peneliti menggunakan terapi genetik untuk membuat syaraf tikus mengekspresikan protein fluorescent hijau yang direkayasa untuk menjadi sensitif terhadap ion kalsium.

Ketika neuron berproses, sel alami akan mendapatkan ion kalsium, merangsang protein dan menyebabkan sel keseluruhan berpendar hijau terang. Sebuah mikroskop kecil ditanamkan tepat di atas tikus hippocampus.

Ini dilakukan untuk mengetahui memori spasial dan episodik serta menangkap cahaya sekira 700 neuron. Mikroskop terhubung ke chip kamera, yang mengirimkan versi digital dari gambar ke layar komputer.

Komputer lalu menampilkan video real-time dari aktivitas otak tikus. "Kami bisa mencari tahu di mana tikus berada dalam arena melalui melihat cahaya tersebut," tutur peneliti Mark Schnitzer.

Ketika tikus menggaruk dinding di daerah tertentu dari sebuah arena, maka neuron tertentu akan menunjukkan tanda menyalakan lampu hijau. Sedangkan, bila tikus bergerak ke daerah yang berbeda, cahaya dari neuron pertama akan memudar dan sel baru akan muncul.

"Hippocampus ini sangat sensitif terhadap lingkungannya. Sel berbeda merespon bagian berbeda pula dari sebuah arena," terangnya.

Lebih lanjut peneliti menjelaskan, perumpamaan penelitian ini mirip ketika seseorang berjalan kekantor"Beberapa neuron di hippocampus Anda menyala ketika Anda dekat dengan meja Anda dan lainnya 'terbakar' ketika Anda dekat dengan kursi Anda," jelasnya.

SUMBER:OKEZONE.COM

Jumat, 08 Februari 2013

Kiat Aman Turun Berat Badan Anak Kegemukan

RUKHANIA ZEN 9D 28
Kegemukan pada anak balita jangan diabaikan karena akan memicu risiko penyakit jantung, diabetes, hingga kelainan otot. Meningkatkan aktivitas fisik dan membatasi asupan kalori bisa membantu anak mencapai berat badan idealnya.

Meski begitu anak tidak disarankan untuk melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badan karena ia masih membutuhkan gizi dari beragam makanan untuk tumbuh kembangnya. Yang terpenting adalah membatasi asupan kalori, lemak, dan gula.

Untuk mengurangi asupan lemak, selain memberikan daging tanpa lemak Anda bisa mengganti susu yang dikonsumsi anak dengan susu rendah lemak. Menurut Astri Kurniati, Manager Nutrition and Health Science Departement Nutrifood Research Centre, susu rendah lemak sebaiknya hanya diberikan untuk anak usia dua tahun ke atas.

Astri menjelaskan, pada dasarnya susu rendah lemak atau susu tanpa lemak memiliki kandungan nutrisi yang sama dengan susu biasa (whole milk). "Yang berbeda hanya kandungan kalori dan lemaknya," katanya dalam acara bertajuk Healthy Habits Since Young di Jakarta, Kamis (7/2/13).

Menurut penelitian terhadap anak di Jakarta diketahui konsumsi lemak anak balit di Jakarta melebihi yang dianjurkan. Idealnya, konsumsi makanan mengandung 50 persen karbohidrat, 20 persen protein, dan 30 persen lemak.

"Pada orang dewasa saja asupan lemak yang dianjurkan tidak lebih dari 55 gram perhari. Untuk anak seharusnya lebih sedikit dari itu. Sementara kandungan lemak dalam satu gelas susu full cream mencapai 8 gram. Kalau sehari ia minum 4 gelas susu berarti sudah 32 gram. Belum lagi dari makanan lain," paparnya.

Untuk mengatasi kegemukan pada balita, orangtua disarankan rutin memantau berat badan anak. Aktivitas fisik anak juga perlu ditambah, selain mengontrol dan menjaga keseimbangan makanan anak.
sumber: kompas