Tampilkan postingan dengan label air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label air. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Maret 2013

Air Hujan Terbuang Percuma

9B32 RIFIE RAENALDY

KUPANG, KOMPAS.com - Musim hujan tidak lama lagi berakhir. Namun air hujan sama sekali tidak termanfaatkan secara efektif dan efisien di NTT, karena terbuang ke laut.
Musim hujan hanya berlangsung empat bulan (Desember-Maret). Delapan bulan musim kemarau. Kekeringan sangat mengganggu kondisi ketahanan hidup masyarakat seperti gagal panen, diare, sanitasi buruk, ancaman kelaparan, dan lainnya.
Wakil Ketua DPRD NTT, Kasintus Ebu Tho, di Kupang, Minggu (3/3/2013), mengatakan, semestinya pemerintah bisa memanfaatkan potensi air hujan yang ada, berupa membangun embung di daerah daerah dengan kondisi kekeringat terburuk. Masyarakat setempat diberi kepercayaan untuk merawat embung itu, sehingga bertahan sampai musim hujan berikut.
Jika setiap musim hujan, embung mampu menampung 2 juta - 5 juta meter kubik air saja, sudah cukup membantu warga di sekitar embung memasuki musim kemarau. Air menjadi problem sangat memprihatinkan masyarakat.

Sumber: KOMPAS.COM

Kamis, 28 Februari 2013

Hati-hati! Kurang Minum Air Bisa Picu Sakit Jantung

9D07 DINI LISDAYANTI

Dehidrasi biasanya disebabkan karena seseorang kurang minum air. Gejala paling khas ditandai dengan rasa haus dan tubuh yang lemas. Tak hanya sebatas itu, lebih parah tubuh yang kekurangan cairan juga bisa memicu timbulnya gangguan jantung.

"Dehidrasi bisa memicu gangguan jantung. Jadi kelebihan air bisa menyebabkan gangguan jantung, kekurangan juga bisa memicu gangguan jantung," jelas Dr. dr. Luciana B Sutanto, MS, SpGK, dokter spesialis gizi klinik dari RSCM, dalam acara Seminar Media 'Air Bisa Cegah Dehidrasi (ABCD) harus dimulai dari bangku sekolah' di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (28/2/2013).

Dr Luci menjelaskan, ketika tubuh kekurangan cairan, darah akan menjadi lebih kental. Padahal, darah harus dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh. Nah, bila cairan di darah tidak cukup akibatnya jantung akan bekerja ekstra, yang artinya membebani kerja jantung.

Kondisi ini akan menjadi lebih parah pada orang-orang yang jantungnya sudah mengalami banyak sumbatan atau pada orang lanjut usia yang fungsi jantungnya sudah mulai menurun.

Selain harus bekerja memompa darah, lanjut Dr Luci, si jantung juga butuh bekerja untuk dirinya sendiri. Kalau organ ini bekerja terlampau kuat, akhirnya akan lelah dan pembuluh darah menyempit.

"Jantungnya jadi ngambek. Kalau orang sudah punya sakit jantung akan jadi lebih parah," imbuh wanita kelahiran Yogyakarta, 6 November 1965 ini.

Tak hanya karena kurang minum air, pada orang-orang tertentu kebanyakan minum air juga dapat mengganggu kerja jantung, terutama pada orang dengan penyakit ginjal dan jantung

"Kelebihan air bahaya untuk orang dengan penyakit ginjal dan jantung. Kalau ginjalnya sudah tidak berfungsi dengan baik, urine yang keluar menjadi lebih sedikit. Kalau dia minum banyak air, akibatnya air akan menumpuk di dalam tubuh dan bisa membebani kerja jantung," tutur Dr Luci.
sumber: detik

Jumat, 15 Februari 2013

Alkohol Sebabkan 1 dari 30 Kematian Kanker


ADE AAN ANIYATI 9C 01

Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol terkait dengan setiap 1 dari 30 kematian akibat kanker di Amerika Serikat. Kaitan tersebut tampak nyata pada kasus kanker payudara.

Sekitar 15 persen kematian akibat kanker payudara diketahui terkait dengan konsumsi alkohol.

"Alkohol sebenarnya merupakan agen penyebab kanker tetapi tidak begitu kentara karena orang tak menyadarinya," kata Dr.David Nelson, direktur Cancer Prevention Fellowship Program.

Orang yang sering mengonsumsi alkohol beresiko tinggi terkena kanker. Meski begitu tidak ada batasan aman untuk menggunakan alkohol, termasuk orang yang minum dalam jumlah sedang yang selama ini dinilai bermanfaat untuk jantung.

"Sebaiknya orang yang memahami mereka beresiko kanker mulai mengurangi konsumsi alkoholnya. Makin sedikit, makin rendah risikonya," kata Nelson.

Untuk mengetahui kaitan antara minum alkohol dan kanker, Nelson dan timnya mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk survei nasional penggunaan alkohol.

Selain kanker payudara pada wanita, kanker mulut, tenggorokan dan esofagus adalah jenis kanker yang dikaitkan dengan konsumsi alkohol pada pria. Tiap tahunnya tercatat 6000 kematian akibat kanker tersebut.

Studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa hobi menenggak alkohol adalah faktor risiko kanker mulut, tenggorokan, esofagus, liver, kolon, rektum, dan kanker payudara pada wanita.

Menurut para ahli dari the American Cancer Society, belum jelas sepenuhnya bagaimana alkohol meningkatkan risiko kanker.

Alkohol diyakini bertindak seperti zat kimia yang iritan pada sel sensitif dan memicu kerusakan DNA. Selain itu alkohol juga bertindak seperti pelarut untuk karsinogen lain, misalnya yang ditemukan dalam rokok, sehingga zat karsinogen itu bisa masuk sel lebih mudah.

Alkohol juga diduga memengaruhi hormon-hormon penting, seperti estrogen sehingga meningkatkan risiko kanker payudara.

"Jika Anda bukan peminum alkohol, jangan memulainya. Namun jika Anda adalah peminum, mulailah membatasi," katanya.

Meski alkohol terbukti terkait dengan kanker, namun tembakau masih menjadi faktor kuat dalam kematian kanker. Setiap tahunnya 100.000 kematian karena kanker dipicu oleh kebiasaan merokok.

Sumber: kompas

Jumat, 08 Februari 2013

Kapal Pengangkut Puluhan Ton BBM Meledak di Perairan Buton


ADE AAN ANIYATI 9C 01

BUTON - Kapal pengangkut milik Agen Penyalur Minyak Subsidi (APMS) meledak di perairan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), usai melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM).Tiga orang luka dan satu orang tewas di lokasi kejadian akibat luka bakar.

Berdasarkan keterangan, ledakan terjadi tak lama setelah kapal berlabel KM Satro Jaya berangkat dari Pelabuhan Banabungi menuju Wakatobi, pada Jumat petang. Kapal tersebut memuat 10 ton solar dan 15 ton premium.

Diduga, ledakan dipicu penguapan yang terjadi pada premium. “Mungkin terjadi penguapan pada premium,” kata Andi Zainal, seorang awak kapal yang berhasil selamat.

Dia melanjutkan, karena terbuat dari kayu, badan kapal langsung berserakan begitu terjadi ledakan. Drum dan jeriken berisi bahan bakar bersubsidi juga terapung-apung di laut sekitar tempat kejadian.

Ledakan itupun mengundang perhatian warga karena suaranya terdengar hingga radius empat kilometer. Dalam waktu singkat, lokasi kejadian sudah ramai.

Sebagian warga membantu evakuasi tiga korban luka, sementara satu awak kapal tewas langsung dibawa ke RSUD Buton. Mereka juga menyelamatkan sisa bbm yang terapung di luat.

SUMBER: okezonenews

Kamis, 31 Januari 2013

Si Hijau Yang Banyak Manfaat

9G06 ARIYANTI



Si hijau yang di maksud adalah cincau. Si hijau ini sering kita temukan di pedagang kaki lima, sebagai salah satu komponen utama seperti dalam es campur, es cendol, es teler, dan sebagainya.Ternyata cincau ini banyak manfaat bagi kesehatan di antaranya: sebagai penurun panas dalam, sakit perut, gangguan pencernaan, anti kanker, dan masih banyak lagi.

Cincau ini hampir mirip dengan agar-agar. Cara membuat cincau sangat mudah dan bisa di lakukan oleh semua orang. Caramembuatnya adalah:
  1. Petik daun cincau secukupnya.
  2. Cuci dau cincau dengan air bersih.
  3. Lalu daun cincau yang sudah di cuci tadi di masukan ke dalam wadah/mangkuk besar berisi air secukupnya.
  4. Kemudian remas-remas daun cincau tadi sampai airnya berwarna hijua pekat.
  5. Apabila airnya hijau pekat kemudian di saring ke dalam wadah yang lain.
  6. Setelah itu tunggu sampai cincau menjadi agar-agar.
  7. Terakhir sajika pada wadah dengan santan, gula merah dan di beri sedikit es, atau bisa jaga disajikan sesuai selera.

Sabtu, 26 Januari 2013

AIR

 AIR

 
9E27 RIYANDI
Air adalah senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di Bumi, tetapi tidak di planet lain. Air menutupi hampir 71% permukaan Bumi. Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil³) tersedia di Bumi, Air sebagian besar terdapat di laut (air asin) dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan puncak-puncak gunung), akan tetapi juga dapat hadir sebagai awan, hujan, sungai, muka air tawar, danau, uap air, dan lautan es. Air dalam obyek-obyek tersebut bergerak mengikuti suatu siklus air, yaitu: melalui penguapan, hujan, dan aliran air di atas permukaan tanah (runoff, meliputi mata air, sungai, muara) menuju laut. Air bersih penting bagi kehidupan manusia.
Di banyak tempat di dunia terjadi kekurangan persediaan air. Selain di Bumi, sejumlah besar air juga diperkirakan terdapat pada kutub utara dan selatan planet Mars, serta pada bulan-bulan Europa dan Enceladus. Air dapat berwujud padatan (es), cairan (air) dan gas (uap air). Air merupakan satu-satunya zat yang secara alami terdapat di permukaan Bumi dalam ketiga wujudnya tersebut. Pengelolaan sumber daya air yang kurang baik dapat menyebakan kekurangan air, monopolisasi serta privatisasi dan bahkan menyulut konflik. Indonesia telah memiliki undang-undang yang mengatur sumber daya air sejak tahun 2004, yakni Undang Undang nomor 7 tahun 2004 tentang Sumber Daya Air

sumber: Wikipedia bahasa Indonesia

Senin, 21 Januari 2013

BANJIR SAMPAH DI OTISTA



9C28 ELISAH SAJAH

JAKARTA, KOMPAS.com — Banjir hampir satu pekan yang melanda Jakarta menyisakan sampah-sampah yang menggunung di Jalan Oto Iskandar Dinata (Otista), Kampung Melayu, Jakarta Timur. Sampah yang terdiri dari kayu, plastik, gabus, kursi, sofa, kasur, sampai lemari pun tertumpuk di pinggir jalan.

Menurut Kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Jatinegara Niman Kaning, sampah-sampah yang terdapat di Jalan Otista ini sejak Minggu (20/1) sore memang dikumpulkan di pinggir jalan untuk mempermudah pengangkutan.

"Dikumpulkan di sini supaya mudah diangkut. Dari kemarin sore pas banjir mulai surut warga gotong royong membersihkan rumah-rumah mereka kemudian mengumpulkannya di sini. Sampah-sampah ini, kan, bukan cuma dari warga, melainkan juga yang hanyut dari misalkan Depok atau Bogor," kata Niman, Senin (21/1/2013) di lokasi.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Timur Apul Silalahi mengatakan, sejak Minggu pihaknya sudah mulai mengangkut sampah yang terbawa genangan air saat banjir melanda Jakarta hampir satu pekan.

"Kemarin sore kami angkat 40 kubik sampah yang bertumpuk di depan Jalan Otista, sedangkan hari ini kami sudah angkut 160 kubik sampah dengan menggunakan 4 truk Sudin Kebersihan, 2 truk tronton, dan 5 pikap kebersihan," ujar Apul.

Dia memaparkan, terkait pengangkutan sampah di kawasan tersebut, pihaknya saat ini menurunkan sekitar 100 pekerja untuk mengangkat sampah. Pembersihan ini rencananya akan dilakukan sampai tuntas dan untuk mempercepat prosesnya akan digunakan alat berat.

"Kemungkinan pengangkutan sampah di Jalan Otista ini bisa mencapai satu minggu sebab sampah yang berada di jalan tersebut belum seluruhnya menumpuk, bisa saja terjadi sampah tambahan karena sebagian tenda darurat bagi pengungsi masih ada, dan juga sampah dari rumah warga," kata Apul.

Editor :Aloysius Gonsaga Angi Ebo

Sumber: KOMPAS