Tampilkan postingan dengan label macet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label macet. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Februari 2013

Kemacetan di Pasar Tanjung Sari



9F15 INDAH ENRIANI WULANSARI

Mungkin sudah tidak asing lagi jika kita mendengar tentang Pasar Tanjung Sari, Sumedang,Jawa Barat. Pasar Tanjung Sari masih termasuk Wilayah Sumedang tepatnya di Kecamatan Tanjung Sari, sebenarnya pasar ini tidak terlalu ramai seperti biasanya, tetapi jika para pengendara sepeda motor, mobil, ataupun kendaraan lainnya yang melewati pasar ini, sudah terbayangkan pada mereka yang sedang berkendara, jalanan benar-benar dipenuhi oleh deretan mobil, baik dari arah  Bandung atau daerah lainnya, tetapi yang sering terjadi kemacetan biasanya dari arah Bandung ke Sumedang. Jika di lihat di pinggir-pinggir jalannya, pedagang yang mangkal di situ cukup sedikit, tetapi entah mengapa sering terjadi kemacetan sampai Paseh. Saya harap jalanan di Pasar Tanjung Sari tidak macet lagi, untuk mengantisipasinya, para pedagang harus  menertibkan dagangannya demi kepentingan umum juga.

Senin, 04 Februari 2013

Layanan MTR di Hong Kong, Layak Dicontoh

9B33 SAPRUDININGRAT MANGKUREDJO 


MTR (Mass Transit Railway) adalah salah satu alat transportasi di Hong Kong yang menggunakan jalur bawah tanah. Berbeda dengan KCR (Kowloon-Canton Railway) yang menggunakan jalur biasa seperti kereta pada umumnya dan KCR ini hampir mirip dengan MRT di Singapura. Namun demikian, MTR dan KCR memang sangat berbeda dengan kereta yang ada di Indonesia. Untuk yang pernah menginjakan kaki di negeri beton ini, mungkin pernah juga menikmati jasa transportasi MTR, tetapi untuk yang belum, saya akan mencoba sedikit memberi gambaran tentang MTR.

Hong Kong MTR memulai layanan publiknya sejak tahun 1979, tercatat sekitar 2,3 juta penumpang setiap hari (HK Populasi: 6,8 juta, menurut data dari goverment of HK). MTR adalah transportasi umum yang paling populer dan disukai masyarakat di Hong Kong. Termasuk saya sendiri yang suka mabuk kendaraan, alternatif paling aman agar tidak mabuk adalah dengan naik MTR ketika bepergian.


tempat (mesin) memasukan tiket atau men-tap-kan octopus card (dok. pribadi)

Sebelum kita dapat menggunakan jasa MTR, yang pertama harus kita lakukan adalah menuju MTR station (stasiun MTR) yang telah menyebar hampir diberbagai wilayah di Hong Kong. Setelah memasuki stasiun MTR, kita wajib melintasi pintu masuk yang biasanya dibatasi oleh touch octopus card (mesin pembaca) yaitu mesin untuk meng-tap-kan octopus atau dapat juga dengan memasukan tiket. Tiket dapat dibeli di lokasi dengan menggunakan mesin otomatis. Tapi, saya lebih suka menggunakan octopus, lebih praktis dan lebih murah.

Setelah berhasil masuk, kita harus turun melalui eskalator, tangga atau lift yang telah tersedia. Biasanya lift dikhususkan untuk orang-orang tua, orang difabel atau orang yang lebih membutuhkan. Kalau saya lebih suka menggunakan eskalator atau tangga biasa. Ketika menggunakan eskalator, pasti akan terdengar suara dari microphone “please hold the hand rail”, peringatan agar kita tetap berpegangan demi keselamatan dan mencegah dari hal-hal yang tidak diinginkan ketika berada di eskalator.


eskalator menuju ruang bawah tanah (dok. pribadi)
Setelah sampai dibawah, kita dapat melihat jurusan MTR mana yang akan kita pilih. Biasanya ada dua platform MTR yang berlawanan arah. Untuk memastikan tidak salah naik MTR, kita dapat melihat pada papan penunjuk yang ada didekat MTR. Jadi, tak perlu takut akan tersesat karena segala petunjuk telah ada. Namun, jika tetap bingung, kita dapat bertanya pada calon penumpang lain atau pada petugas yang berjaga.


terpampang jalur yang dilalui MTR (dok. pribadi)
Jika MTR telah datang, jangan keburu masuk dulu, beri kesempatan pada para penumpang untuk turun terlebih dahulu dan barulah kita masuk. Namun, kalau telah terdengar peringatan,”Door are closing” usahakan jangan masuk, takut terjepit dipintu MTR. Kita dapat menunggu MTR berikutnya, jangan khawatir akan menunggu lama, biasanya tak lebih dari 5 menit, MTR pasti telah datang lagi. Jadi, tak usah terburu-buru lari ketika memasuki MTR, demi keamanan diri sendiri.


para penumpang memasuki MTR (dok. pribadi)
Ketika memasuki MTR, ada hal yang tidak boleh kita lakukan. Di dalam MTR tidak diperbolehkan merokok, kalau melanggar akan terkena denda HK$5.000. Selain itu, kita juga tidak boleh makan ataupun minum di dalam MTR, bagi yang melanggar akan dikenai denda HK$ 1.500 seperti halnya denda membuang sampah. Biasanya penumpang MTR penuh dan tidak kebagian tempat duduk yang membuat banyak penumpang lain yang berdiri.

Ada juga peraturan agar memberikan tempat duduk pada orang yang lebih membutuhkan, seperti pada orang tua, orang berkebutuhan khusus, wanita hamil dan anak kecil. Tapi hal ini memang masih belum ada peraturan hukumnya, jadi kadang masih ada yang tidak menghiraukan. Namun, setahu saya para penumpang sangat baik dan biasanya mempersilahkan tempat duduknya pada orang yang lebih memerlukan.


suasana di dalam MTR (dok pribadi)
Walaupun kadang sampai berdesakan, tetapi tetap nyaman ketika menaiki MTR. Setiap hari pengguna MTR selalu banyak, tak heran kalau MTR disebut sebagai transportasi paling populer di Hong Kong.

Saya hanya bisa berharap suatu saat nanti di Indonesia juga akan ada layanan transportasi seperti ini. Aman dan nyaman dengan segala fasilitas untuk penumpangnya. Kenyamanan ketika menggunakan jasa transportasi umum merupakan kepuasan para penumpang, jadi semoga pemerintah Indonesia juga dapat lebih memperhatikan tentang segala alat transportasi umum.


suasana di dalam MTR (dok. pribadi)
Apakah Indonesia yang kaya dengan segala kekayaan alamnya mampu mempunyai alat transportasi seperti MTR ini? Hong Kong saja mampu bangkit dari keterpurukan setelah kasus korupsi dan mafia yang menimpa pada tahun 1950-an sampai 1960-an. Bayangkan, kisah korupsi dan mafia di Hong Kong saat itu mirip seperti perang antar mafia pada film-film Hong Kong, tetapi kini mampu bangkit menjadi negara bersih dari korupsi dan termasuk negeri yang makmur. Semoga Indonesia bisa mencontoh Hong Kong, paling tidak dalam pelayanan jasa transportasi umum yang aman dan nyaman untuk warganya.

Sumber: KOMPASIANA

Sabtu, 02 Februari 2013

Kemacetan Di Rel Pintu Kereta Api

Kemacetan Di Rel Pintu Kereta Api 

9D27 Rizqi Amalia
Jumat (01/02/13) pukul 15.30 terjadi sebuah kemacetan lalu lintas yang cukup panjang di pintu perlintasan kereta api Arjawinangun. Kemacetan tersebut berlangsung sekitar 30 menit.Kemacetan ini disebabkan karena terdapat sebuah kereta barang yang melintas di rel tersebut. Bukan hanya melintas, tetapi kereta tersebut juga berhenti di stasiun Arjawinangun, setelah selesai kereta tersebut berjalan maju dan mundur. Tidak hanya sekali, tetapi berkali-kali hal ini menyebabkan para pengemudi kesal karena kemacetan di perlintasan kereta api ini.

Rizqi Amalia

Kamis, 31 Januari 2013

Pesta Arak-arakan di Gegesik

9C14 GHINA ATHIYAH







   Gegesik, 29 Januari 2013. Adalah puncak kemeriahan yang digelar di Gegesik. Arak-arakan pun digelar pada siang hari. pada hari itu bertepatan dengan Try Out tingkat SMP hari ke-2. Jadwal TO yang biasa dilaksanakan siang hari kini dimajukan pada pukul 10.00 WIB. Untuk wilayah Gegesik & Kaliwedi. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan dan supaya konsentrasi siswa-siswi tetap terjaga. 
       Arak-arakan dimulai setelah sholat dzuhur dilaksanakan. Warga dari luar Gegesik pun banyak yang datang ke Gegesik untuk melihat arak-arakan. Arak-arakan diikuti oleh anak-anak yang mengikuti sunatan masal, para kaum pemuda yang membuat berbagai kreasi & para warga yang berminat.
       Tak lupa , pada tiap tahun muludan juga biasanya diiringi grup marching band , kali ini perwakilan MB yang mengiring muludan MB Gema suara tendean yaitu MB dari SMP 1 Gegesik. Biasanya MB ada di barisan paling depan. setelah MB barisan selanjutnya adalah Gruda yaitu sebuah karya para tetuah Gegesik, dan sebagian orang masih mempercayai Gruda sebagai pembawa berkah. Setelah Gruda barisan selanjutnya adalah perwakilan masing-masing desa Gegesik(Panunggul, Gegesik Wetan, Gegesik Kidul, Gegesik Kulon, Gegesik Lor).
     Sebelum memulai arak-arakan para peserta arak-arakan berkumpul terlebih dahulu di alun-alun Gegesik. Para penonton penuh sesak memeadati jalan-jalan yang akan dilewati arak-arakan. Acara muludan ini begitu meriah ditambah dengan hasil-hasil karya anak-anak Gegesik yang cukup bagus.
     Hanya saja dibeberapa tempat terjadi kericuhan. Disalah satu tempat terjadi perkelahian antara orang-orang yang sedang ikut berjoged di arak-arakan. Tidak diketahui pasti penyebabnya, diduga karena salah satu pihak tidak sengaja mengenai tubuh seseorang dari kubu lainnya mereka terpancing emosinya . Banyak yang menduga, banyak sekali orang pada saat itu mabok(dalam pengaruh alkohol)
   Miris rasanya melihat para penerus bangsa yang sekarang. kita berharap semoga muludan selanjutnya bisa lebih baik & bernilai positif. Pada malam hari setelah arak-arakan diadakan pula pesta kembang api oleh wakil bupati Cirebon bapak Ason Sukasa yang berasal dari Gegesik.