Tampilkan postingan dengan label Iklim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iklim. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Februari 2013

CAR FREE DAY

9F15 INDAH ENRIANI WULANSARI

Car Free Day (CFD) berarti hari bebas mobil. Yaps! benar sekali. Car Free Day adalah salah satu usaha yang bisa mengubah gaya hidup untuk bumi, mengapa tidak? Karena Car Free Day sangat berperan penting dalam mengatur keasrian lingkungan agar oksigen terus mencukupi untuk proses oksidasi manusia. Awal mula diadakannya Car Free Day itu di Negara Perancis, tepat di Kota Paris. Di Perancis memang selalu mengutamakan hari bebas polusi. Selain di Negara Perancis, Car Free Day juga sudah sangat menjamur di berbagai negara.

Di Indonesia, Car Free Day pernah dilakukan di Jakarta, yang pernah saya ketahui, Car Free Day itu diadakan di sekitar bundaran HI pada hari Sabtu-Minggu. Bukan hanya di Jakarta, tetapi di daerah lain di Indonesia pun sering mengadakan Car Free Day, contohnya saja Kota Bandung, yang waktu pelaksanaannya sama. Hari Sabtu-Minggu adalah hari yang tepat untuk menikmati Car Free Day bersama keluarga. Ternyata, Car Free Day tidak hanya bisa dinikmati oleh manusia, tetapi hewan peliharaan pun bisa diajak Car Free Day lho...Contohnya saja Kucing. Walaupun hewan juga ikut serta, tetapi itu tidak akan menghambat Car Free Day.

Saat Car Free Day, orang-orang selalu diharuskan menggunakan kendaraan tanpa asap, seperti sepeda atau kendaraan lainnya yang tidak mengeluarkan asap polusi/bermesin. Orang yang senang dengan aktivitas seperti ini, biasanya selalu ikut serta didalamnya, karena Car free Day bermanfaat bagi kebugaran tubuh, bisa menghirup udara segar tanpa polusi, dan tidak satu kali pun bisa mendengar kebisingan jeritan klakson mobil/kendaraan lainnya. Jangan lupa! ketika sedang Car Free Day, kita harus tetap menjaga keseimbangan tubuh yaitu dengan membawa air minum sebagai pengganti ion tubuh yang hilang.

Car Free Day, ubah gaya hidup untuk bumi. Dengan beralih ke gaya hidup rendah emisi, kita telah turut serta dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim. Lakukan sekarang! Demi masa depan cerah tanpa adanya perubahan iklim yang signifikan. Car Free Day, tanpa polusi, untuk masa depan bumi yang lebih baik.

Senin, 25 Februari 2013

Perubahan Iklim


9D03 Anwar Ibrahim

Perubahan Iklim
Dulu, iklim dibumi silih berganti antara penghangat dan pendingin. Namun, sejak terjadinya revolusi industri di Inggris abad ke-18, perubahan iklim cenderung terus menghangat atau yang lebih dikenal sebagai pemanasan global (Green House Effect). Selain dapat menaikan permukaan air laut, pemanasan global juga dapat menyebabkan perubahan pola iklim dibumi. Perubahan pola iklim akan berakibat rusaknya habitatsetempat dan dapat mengganggu kehidupan makhluk hidup.
Pada tahun 1970-an, para peneliti menemukan adanya gejala penipisan lapisan ozon (O3). Kamu sudah mengetahui ozon merupakan lapisan pelindung dari ultra violet sinar matahari. Sinar ultra violet yang terlalu banyak dapat menyebabkan kanker kulit, penurunan system kekebalan tubuh, bahkan dapat mengubah struktur genetika makhluk hidup.
Kemajuan teknologi dan industry ternyata juga membawa dampak negative bagi kehidupan manusia. Hasil pembakaran bahan bakar fosil keperluan industry menghasilkan karbon monoksida, karbon dioksida (CO2), nitrogen oksida, debu, jelaga. Semua itu mengganggu kehidupan manusia. Selain itu gas buangan kendaraan bermotor atau mobil bercampur dengan gas buangan industry atau rumah tangga membentuk asap kabut (Asbut). Asbut dapat menyebabkan iritasi mata dan gangguan pernapasan.
Pembakaran bahan bakar fosil juga dapat menyebabkan terjadinya hujan asam. Mengapa demikian? Awan pembawa hujan bersifat asam. Sementara itu, pembakaran bahan bakar menaikkan kejenuhan asam. Dengan demikian diawan itu terbentuk asam kuat. Jika akhirnya awan itu menghasilkan hujan, terjadilah hujan asam yang dapat membunuh tumbuh-tumbuhan, membuat air tawar menjadi terasa asam, merusak dinding tembok.
Oleh karena itu mari kita lestarikan Bumi kita agar tidak hancur yang disebabkan oleh kelemahan manusia dengan cara :
1.      Membuang sampah pada tempatnya
2.      Membedakan sampah organic dengan sampah anorganik
3.      Jangan terlalu banyak menggunakan kendaran pribadi, lebih baik menggunakan angkutan umum supaya dapat mengurangi pencemaran udara
4.      Lebih baik menggunakan sepeda bila jarak yang ditempuhnya deket, naik motornya jika jauh saja


SSumber : Anwar Ibrahim