Tampilkan postingan dengan label seorang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seorang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Februari 2013

Dicari, Suami-Istri Berani Mati ke Planet Mars


9E 06 AYU ZIHAN NABILLAH


VIVAnews - Sebuah organisasi nirlaba membuka rekrutmen seorang pria dan wanita, kemungkinan menikah, untuk jadi relawan terbang ke planet Mars dan kembali lagi. Waktu perjalanan pergi dan pulang diperkirakan 501 hari.

Misi yang diperkirakan berbiaya sampai US$1 miliar ini akan dibiayai donasi dan sponsor. Inisiator proyek ini, multijutawan Dennis Tito, akan membiayai US$20 juta untuk membiayai dana pengembangan sistem penunjang kehidupan dan beberapa teknologi kritis lainnya.  Saat ini, tak ada pesawat berawak manusia yang sedang beroperasi, namun ada beberapa yang sedang dikembangkan dan terbang pada 2017.

Perjalanan ini memasuki perjalanan keliling Planet Mars 241 kilometer di atas permukaan planet sebelum kembali ke Bumi. Peluncuran diperkirakan pada 5 Januari 2018.

"Jika kita tidak melakukan pada 2018, kita akan memiliki kompetisi yang sama pada tahun 2031," kata Tito kepada Reuters, Rabu 27 Januari 2013.

Perjalanan ini benar-benar uji nyali karena dua orang berani mati itu akan hidup di dalam ruangan berukuran 17 meter kubik. Sepasang orang yang diharapkan suami-istri itu harus siap hidup terisolasi selama nyaris dua tahun.

Kapsul ini akan ditunjang sistem penunjang kehidupan yang sama dengan yang digunakan NASA, seperti sistem daur-ulang udara, air, urine dan buangan tubuh lainnya.

Jika perjalanan diluncurkan pada 5 Januari 2018, kapsul diperkirakan mencapai Mars 228 hari kemudian, lalu kapsul akan mengeliling Mars dan kembali ke Bumi. Perjalanan pulang diperkirakan 273 hari dengan kecepatan 51.119 kilometer per jam saat memasuki atmosfir Bumi. Jika ada yang salah, mereka tak akan kembali selamat. (umi)

Sumber:http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/393963-dicari--suami-istri-berani-mati-ke-planet-mars


Selasa, 26 Februari 2013

Usai Racuni Anak, Ibu Gantung Diri






9F28 ROSIDAH B
Seorang perempuan warga Kelurahan Losari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, membunuh anak kandungnya dengan cara meminumkan obat serangga, kemudian bunuh diri dengan cara gantung diri, Selasa (26/2/2013).

Korban gantung diri Murtiningsih (40) dan anaknya, Awang (4), ditemukan tewas di ruangan Lembaga Pendidikan R Langga di Jalan Soponyono no 30.

Peristiwa yang menggemparkan warga kampung ini diketahui pukul 07.00 WIB. Lilik, tetangga korban menuturkan, suami korban, Jumali, adalah orang yang pertama mengetahui korban tewas bunuh diri.

"Suaminya itu satpam dan pagi hari pulang langsung ke R Langga karena Ibu Murtiningsih dan anaknya itu memang sehari-hari tinggal dan menjaga bimbel R Langga itu," ucap Lilik.

Ketika masuk ke ruangan itulah, Jumali menemukan istrinya sudah tergantung diri di bawah AC.

Belum diketahui pasti penyebab peristiwa ini. Petugas kepolisian dari Polsek Singosari masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi menyita alat bukti selendang yang digunakan Murtiningsih gantung diri dan botol kecil obat serangga.

Saat ini, jenazah Murtiningsih dan anaknya dibawa ke kamar jenazah Rumas Sakit Saiful Anwar Malang


SUMBER : kompas.com

Sabtu, 09 Februari 2013

KECELAKAAN di Tegal Gubug

9A30 SAHNAZ TIARA HANNUM
beberapa waktu lalu terjadi kecelakaan di Tegal Gubug,kejadian tersebut berlangsung sangat cepat. saat seorang anak punk ingin menyebrang jalan dengan teman-temannya akan tetapi ia tidak menengok keadaan di sekelilingnya tiba-tiba ada sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi, akhirnya si anak punk tersebut tertabrak, beruntung polisi segera datang dan seorang anak punk tersebut tidak mengalami luka yang serius dan langsung membawa korban ke puskesmas terdekat, dan mobil tersebut langsung di amankan oleh polisi.