Tampilkan postingan dengan label tawuran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tawuran. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Februari 2013

Penyalahgunaan Tugas Sebagai Pelajar




9B34 Siti Maesaroh

Saat ini banyak yang menyalahgunakan tugas mereka sebagai pelajar. Mengapa penyalahgunaan ini terjadi..? mungkin karena faktor lingkungan, faktor pergaulan, atau yang lainnya. Sebenarnya tugas seorang pelajar yang baik itu untuk belajar dan mencari ilmu yang berguna. Para Orang Tua pun menginginkan anak-anaknya supaya mencari ilmu yang baik dan berguna bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

Namun sayangnya, masih banyak pelajar-pelajar yang tidak menggunakan tugasnya dengan baik, masih banyak yang menyelewengkan kewajiban mereka sebagai pelajar. Padahal yang mereka perbuat itu tidak ada gunanya sama sekali, tetapi akan menyuramkan masa depan mereka sendiri. Lalu apa bentuk pembelaan negara bagi mereka dan partisipasi apa yang mereka lakukan dalam pembelaan Negaranya sendiri? jika tugasnya sendiri masih sering disalahgunakan. Seperti : mengikuti Tawuran antar pelajar, Penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas dan lain sebagainya. Lalu apa yang mereka dapatkan dari mengikuti Tawuran, Menyalahgunakan Narkoba, serta pergaulan bebas? Menurut saya hal tersebut tidak ada gunanya sama sekali. Malah akan berakibat pada diri kita sendiri. Jadi, mulai sekarang yang telah menyalahgunakan tugasnya sebagai pelajar berhentilah! karena saya, mereka, dan kalian adalah para penerus generasi bangsa Indonesia. Jika kalian masih seperti ini, maka mau jadi apa bangsa kita? Pastinya kita tidak akan mau kan jika bangsa kita menjadi hancur hanya karena penyalahgunaan tugas kita sebagai pelajar. Tunjukkan kepada negara kita bahwa kita pasti bisa membawa nama baik negara kita kedepannya!

Rabu, 23 Januari 2013

Tawuran antar pelajar

9I32 SYARIFUDIN
Tawuran Antar Pelajar di Indonesia Bukti Sekolah Tidak Tegas

Artikel tawuran pelajar, kasus tawuran antar pelajar yang sedang ramai saat ini mengharuskan sekolah yang dinilai mempunyai otoritas untuk menangani penyebab tawuran pelajar. Yunita (19), kakak kandung Alawy Yusianto Putra, korban tewas dalam tawuran antar pelajar SMAN 70 dan SMAN 6 Jakarta Selatan pekan lalu, menilai, sekolah bisa mencegah pelajar tawuran melalui ketegasan dalam penegakan aturan.

"Sekolah saya dulu jarang banget ada masalah tawuran. Guru-gurunya semuanya keras. Yang tawuran langsung dikeluarkan," kata alumni SMA Negeri 47 Tanah Kusir, Jakarta Selatan itu saat ditemui Kompas.com di Markas Polres Metro Jakarta Selatan.



dampak tawuran pelajar

Menurut Yunita, tawuran pelajar sma ataupun juga tawuran pelajar stm yang kerap terjadi antara SMAN 6 dan SMAN 70 menjadi bukti lemahnyanya sanksi yang diterapkan sekolah kepada para pelajar yang terlibat. Para pelajar kedua sekolah di kawasan Kebayoran Baru itu, lanjutnya, akhirnya tak pernah jera terlibat dalam pertikaian terbuka.

"Akhirnya sudah jadi kebiasaan dan lebih sulit untuk ditangani," sambung mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia itu.

Hal senada juga disampaikan oleh kuasa hukum keluarga Alawy, Ramdhan Alamsyah. Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab dalam menangani kasus tawuran, khususnya dalam pemberian sanksi yang tegas terhadap pelajar yang terlibat. Bila sekolah tidak bersikap tegas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Dinas Pendidikan perlu menjatuhkan sanksi terhadap sekolah yang lari dari tanggung jawab itu.

"Kami ingin penyelesaian yang menyeluruh. Kementerian atau dinas seharusnya bisa memberi sanksi, misalnya dengan menurunkan status akreditasi sekolah," kata Ramdhan.

Ramdhan menilai, sekolah bisa dicap tidak tegas selama melakukan pembiaran tanpa memberikan teguran keras. Sayangnya, lanjut Ramdhan, sekolah-sekolah tersebut tetap menyandang status sekolah bergengsi.

"Lucu tetapi ironis, sekolah seperti SMA 6 dan SMA 70 punya embel-embel internasional tetapi nyatanya hanya jadi biang tawuran," tuturnya.

Kasus tawuran pelajar bogor,tawuran pelajar sukabumi seharusnya semakin membuat kita menyadari dan memberi pengertian tawuran pelajar yang sesungguhnya tidak memberi manfaat sama sekali. justru hanya mencoreng muka pendidikan di negara kita.
Sumber:beritaduo


Selasa, 22 Januari 2013

Ratusan Pelajar Bajak 3 Metromini


 9B24 MOHAMMAD NURUDIN


JAKARTA - Pihak kepolisian berhasilkan menggagalkan aksi tawuran pelajar. Sebelum melakukan aksi tawuran para pelajar ini melakukan pembajakan terhadap tiga Metromini s.69 jurusan Ciledug-Blok M.

"Pada hari senin tanggal 21 Januari 2013 jam 19.30 WIB di Ulujami telah terjadi pembajakan tiga Metromini 69 (Blok M-Ciledug) oleh ratusan pelajar STM Dayak yang akan melakukan tawuran," kata Kasatlantas Polres Jaksel Kompol Hindarsono, dalam pesan singkatnya kepada Okezone, Selasa (22/1/2013).

Polisi berhasil  menggagalkan serta menangkap tujuh pelajar berikut 21 senjata tajam. " Ada 14 besi lancip, sebuah besi berbentuk gergaji, satu sangkur,  sebuah gir, dua stik golf dan dua buah bendera bertuliskan STM DAYAK anak pelajar tersebut berhasil diamankan di Jalan Ciledug Raya oleh unit tindak Lantas Polres Jaksel," terangnya.

Saat ini kasus ini ditangani oleh Polres Jakarta Selatan. "Selanjutnya pelajar diserahkan ke Mapolsek Pesanggrahan dan dilimpahkan ke Polres Jaksel," ucapnya.(ydh)

SUMBER: OKEZONE