Tampilkan postingan dengan label sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekolah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Maret 2013

Belajar di sekolah dengan Otak kanan

9H18 IQBAL MOHAMMAD ABDUL GHONI

Belajar di sekolah dengan Otak Kanan


Banyak orang yang mengatakan bahwa Metode pembelajaran yang diberikan di sekolah terlalu mengedepankan Otak kiri. Siapa yang tahu? Banyak Guru-guru dewasa ini yang menerapkan cara belajar santai. Mereka mungkin tahu bahwasannya murid tidak bisa menguasai seluruh mata pelajaran yang diberikan.

Lalu apa hubungannya dengan judul postingan ini? Tidak penting, nanti juga tahu... Terus baca! ^_^

Tahukah anda bahwa otak kiri lah yang memberikan kemampuan analisis dan logika (IQ) luar bisa? dan tahukah anda bahwa Otak kanan yang memberikan kita daya ingat dan intuisi luar biasa? Itu adalah sedikit dari yang bisa di cari di internet. Yang lainnya lagi bahwa Otak kita bisa menyimpan hingga 70 triliun giga? (70TMb).

Cobalah bayangkan bila kedua nya bersatu. Pasti akan jadi kekuatan yang hebat! Tapi hanya sekitar 14% orang (kalo tidak salah) di dunia yang bisa menyeimbangkan Otak kiri dan Kanan!

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah otak kanan kita sudah baik atau belum? Banyak yang melakukan tes dengan kebiasaan tubuh (biasanya untuk mengecek dominan kiri atau kanan). seperti menyilangkan tangan, lalu dilihat lengan mana yang berada di depan dan telapak tangannya masuk ke dalam. Jika tangan dan lengan kiri berarti Dominan Kanan atau sebaliknya.

Tapi itu adalah cara untuk mengetes dominan kiri atau kanan. Sedangkan untuk mengecek sudah baik atau belum, kita bisa mengetahuinya dari apa yang sehari-hari kita lakukan.

Sekarang kita lihat perbedaan antara Otak kanan dan otak kiri dalam mengingat. sehingga kita tahu kenapa Otak kanan lebih baik di sini.

Sebagai contoh dalam bahasa inggris.

Orang yang menggunakan otak kanan akan seperti baru lahir ketika belajar bahasa inggris. Saat kita mengingat sebuah kata seperti "Mobil"(Car), maka kita akan membayangkan BENDAnya! Bukan tulisannya! Ini akan berpengaruh pada Pemakanaan sehingga tidak bingung saat terjadi perubahan Arti pada kalimat yang berbeda.

Sementara otak kiri akan mengingat "Mobil" sebagai "Car" bukan sebagai Mobil.

Saat kita mencoba mengingat menggunakan otak kanan, kita akan mengingatnya seperti sebuah cerita, jalan atau pun peta.

Baik buruknya otak kanan kita bisa dilihat dari cara memaknai Al-Qur'an. Karena 2 per 3 bagian dari Al-Qur'an ditulis dengan banyak Perumpamaan. Untuk orang yang dominan kiri akan melihat tafsiran untuk mendapatkan maknanya. Tapi untuk yang dominan kiri tidak akan langsung tahu maknanya. Ini membuat orang otak kanan tidak terpaku pada tafsiran dan menjadikan ayat Al-Qur'an sebagai Acuan utama.

Itu adalah sistem didalam otak, belum ditambah kemampuan lain seperti "Visualisasi". Otak kanan seperti punya perekam di dalamnya. ia bisa mengingatnya terus bahkan tidak bisa dilupakan. Ini sangat membantu dalam mengingat Rumus. Kita hanya perlu paham dasarnya lalu mengingat beberapa Rumus, sisanya biarkan otak kiri bekerja dengan logika.

Selesai melihat kemampuan mengingat Otak kanan? tapi bukan hanya itu saja kemampuan Otak kanan! Kita akan lihat yang lainnya yang berguna di sekolah.

Sudah banyak yang tahu bahwa otak kanan adalah letaknya kreatifitas, imajinasi dan fantasi. Tapi apakah itu berguna di sekolah? Kalo benar-benar semangat sekolah apapun yang positif akan dimanfaatkan.

Ini adalah kemampuan otak kanan lainnya. Jika otak kiri membawa kemampuan dari luar ke dalam, otak kanan justru membawa kemampuan dari dalam ke luar!

Satu lagi akan kujelaskan bagaimana otak kanan, ini sangat penting menurut ku dalam sekolah terutama so'al suasana kelas. Bercanda adalah sebagian sifat otak kanan. Tapi lain ceritanya bila mengejek lalu tertawa. Orang otak kanan tertawa untuk menghibur dan untuk mewujudkan Empati. Tapi Mengejek adalah kebalikannya, dan otak kanan tidak menyukainya.

Di dalam Otak kanan terdapat "God spot" (titik tuhan). Otak kanan akan berbeda saat menjalankan kewajiban-kewajiban seperti Sholat. Orang Otak kanan Sholat bukan karena suatu rutinitas atau kebiasaan. Tapi karena kesadaran dan rasa hormat terhadap tuhan. Bahkan dalam hati seperti mengobrol dengan tuhan sampai bercanda bahkan curhat. Mungkin inilah yang dimaksud "hanya kepada engkau(Allah) kami mengadu" heheheeee......

Masih banyak kemampuan otak kanan lainnya! Tapi kalian harus tahu bahwa otak kanan bukanlah pelengkap otak kiri. Justru banyak yang meneliti sebenarnya otak kiri adalah pelengkap otak kanan. Tapi menurut ku bagian kiri ataupun kanan harus bisa saling melengkapi.

Wah isi postingan ini kemana-mana yah? Hahahaaaa.....

Bagiku judul hanyalah penarik perhatian di awal.

“Apa yang terlihat bukanlah yang penting tapi yang penting adalah apa yang ada di dalamnya”

Salam dari
Penulis: Iqbal Mohammad Abdul Ghoni
Twitter: @Arsfiqball

Hooaaahhhhmmzzzz.....
Wah udah pagi, sayang tadi malam Arsenal kalah huffftttfftt.....!!!!
Kurang tidur tapi di sekolah nanti Upacara,

X_X ^_^

Jumat, 01 Maret 2013

Wc Baru Sekolah ku Menjadi Alat Komunikasi

 9E23 NIA DUNIATY

Saya bersekolah di SMPN 1 GEGESIK sekolah yang sudah berstandar nasional. akan tetapi peraturan-peraturannya masih banyak yang di langgar para siswa. seperti wc yang seharusnya dijaga dan digunakan dengan baik akan tetapi malah digunakan sebagai media komunikasi antar siswa dengan bahasa yang kasar. sekolah perlu bertindak tegas dengan siswa yang sudah kelewatan melanggar aturan di sekolah.

SUMBER;KARYA SENDIRI

Kamis, 28 Februari 2013

kebersihan dilingkungan sekolah

ZAKIAH RIZKI PUTRI 9C 40
lingkungan sekolah merupakan tempay para siswa belajar dan bermain. lingkungan sekolah mempengaruhi kegiatan belajar siswa. lingkungan sekolah harus selalu terlihat bersih agar siswanya bisa belarjar dan bermain dengan nyaman disekolah tersebut.oleh karena itu para siswa harus dan wajib untuk menjaga kebersihan sekolahnya sendiri dengan cara membuang sampah pada tempatnya dan melaksanakan piket dengan baik.
sumber artikel: zakiah rizki putri tanggal 1 maret 2013

KEBERSIHAN SEKOLAH

MERISAH 9F 20
mungkin sekarang-sekarang ini kita banyak menemukan sekolah yang kebersihannya kurang maksiamal dan masih dibilang kotor. itu semua disebabkan karena siswa-siswinya kurang sadar akan kebersiahan. oleh karna itu sekolah perlu untuk memberi pengarahan kepada siswa-siswinya agar sadar akan kebersiahan sebagian dari iman . dengan kebersihan sekolah akan bisa terlihat lebih indah dan nyaman untuk siswa-siswinya. 
sumber artikel: merisah tanggal 1 maret 2013

menyelamatkan lingkungan hidup dengan pengelolah sampah


                                                                  9B14 Intan Sukmawati                              
lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang tidak memengaruhi perkembangan kehidupan manusia ,baik lansungmaupun tidak langsung dan lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan  abiotik,lingkungan biotik adalah berupa teman2sekolah, lingkungan abiotik berupa udara,hujan,dll.










Kebersihan lingkungan sekolah

9D28 RUKHANIAH ZEN
GEGESIK,Kebersihan di sekolah masih kurang di perhatikan masih banyak yang membuang sampah sembarangan ,perlu di tingkatkan kesadaran yang tinggi .
dan perlu adanya pengawasan dari OSIS , meskipun sudah di sediakan tempat sampah di berbagai tempat sekeliling sekolahan .Sebenarnya dengan jika kita tidak memperhatikan lingkungan sekolah belajar kitapun jadi tidak nyaman .
meskinya murid yang membuang sampah sembarangan di hukum untuk membersihkan WC.Dengan ini WC pun jadi bersih dan tidak ada lagi murid yang buang sampah sembarangan .

Sekolah Berperan Besar Cegah Anak Merokok

9I22 NURKHOLIFAH


JAKARTA, KOMPAS.com - Tingginya angka perokok pada usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sudah bukan barang baru lagi. Kebiasaan merokok ini sebenarnya ditularkan dari lingkungan anak selama ini berinteraksi baik dari rumah hingga sekolah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa pendidikan dan lingkungan sekolah memiliki peran yang sangat besar dalam menyebarkan pengetahuan bahwa merokok tersebut tidak baik dan merusak kesehatan. Untuk itu, sekolah harus bisa menumbuhkan kesadaran tersebut.

"Kalau di sekolah anak-anak memang jarang merokok bahkan tidak ada. Tapi di luar sekolah, itu pasti terjadi. Jadi jangan lelah untuk mengingatkan bahaya merokok ini," kata Nuh di Jakarta, Kamis (28/2/2013).

Ia menyadari bahwa merokok tersebut menjadi suatu kebiasaan lantaran zat adiktif yang terkandung di dalamnya. Namun saat masih muda, anak-anak ini akan mencoba mengerti apa yang akan dialaminya beberapa tahun mendatang jika tidak mau menghentikan kebiasaanya merokok tersebut.

"Ada yang bilang kalau tidak merokok tidak bisa mikir. Saya tidak merokok masih bisa mikir kok. Ini kan faktor kebiasaan saja. Kalau anak-anak diedukasi dengan baik maka angka ini bisa ditekan," ujar Nuh.

Berdasarakan survei yang dilakukan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti, angka perokok usia anak SMP dan SMA telah mencapai 31,3 persen dari keseluruhan. Sementara untuk wilayah Jakarta saja, jumlah anak perokok aktif mencapai 20,6 persen dari angka keseluruhan di wilayah ibu kota.

Sumber: KOMPAS.COM

Jumat, 22 Februari 2013

Tas Pintar Untuk Sekolah


 9F15 INDAH ENRIANI WULANSARI

Sepintas, tas ini seperti tas ransel biasa. Beratnya sekitar 1,5 kilogram. Di dalamnya terdapat komputer tablet. Namun, kalau dibongkar lebih rinci, tas ini jauh lebih pintar daripada penampilannya!

Smart Bag atau Tas Pintar berisi program pendidikan yang menghubungkan murid yang memilikinya dengan murid lain, guru, orang tua, dan administrator jaringan. Di rumah pun, murid bisa tetap berdiskusi dengan gurunya. Kalau ada tanya-jawab, murid lain bisa ikut membaca isinya.

Kalau ada murid yang sering membolos, wah, orang tua bisa tahu, lo! Di sekolah akan dipasang gerbang elektronik. Begitu Tas Pintar melewatinya, sebuah pesan akan dikirim kepada orang tua, sehingga mereka tahu bahwa anaknya sudah tiba di sekolah. Waktu kedatangan dan kepulangan anak pun akan tercatat.

Tas Pintar juga akan memonitor perkembangan akademis dan perilaku anak selama di sekolah. Hmm, kalau nakal di sekolah, pasti ketahuan, deh!

Tas ini juga dilengkapi dengan tombol darurat. Dalam situasi yang membahayakan, tinggal tekan tombol ini, maka akan terkirim tanda bahaya kepada orang tua dan guru.

Tas Pintar memang dirancang untuk memudahkan siswa, guru, maupun orang tua dalam dunia pendidikan. Yang jelas, Tas Pintar akan menghemat banyak tenaga untuk membawanya. Murid tidak perlu membawa banyak buku ke sekolah, cukup menggendong Tas Pintar.

Sepertinya, tas ini benar-benar pintar, ya! Lalu, siapakah penemunya? Dia adalah Khalid al Jabal , seorang pria asal Arab Saudi. Kira-kira, Tas Pintar akan sampai ke Indonesia enggak, ya?

Sumber : Kidnesia.com

Rabu, 20 Februari 2013

Kendaraan Sekolah Sangat susah


9D03 Anwar Ibrahim
Kendaraan Sekolah Sangat susah
Pada saat Try Out ke-2 dilaksanakan pada tanggal 18 – 21 Februari 2013 siswa yang rumahnya jauh termasuk desa Ujung Semi, Wargabinangun, Guwa Kidul, Guwa Lor, pada saat Try Out ke-2 sangat susah cari mobilnya dikarenakan terlalu sore pulang Try Outnya. Sehingga banya siswa yang pulang ke rumahnya pakai angkutan umum jurusan Guwa sangat lama nungguin mobilnya karena mobil Guwa batasnya sampai jam 4 dan mobi Guwa sedikit sehingga lama. Kalau tidak ada siswa yang rumahya jauh biasanya dijemput, bawa motor sendiri.
Semua siswa yang rumahnya jauh juga banyak yang bawa Handphone karena kalau pulang tidak ada mobil tinggal di SMS/Telfon orang tuanya atau saudara. Handphone itu biasanya dititipkan di Rumah temanya yang rumahnya deket. Kalau tidak bawa Handphone pasti pulangnya sore karena belum dikasih tahu orang tuanya bahwa tidak ada mobil, biasanya juga kalau tidak ada mobil pas ada hari-hari berikut : Pertama, Orang naik Haji biasanya pada minjem mobil angkutan umum sehingga banyak siswa yang terlantar, kedua, Muludan diGegesik biasanya tidak ada mobil yang lewat karena jalan dari jembatan Kiwerga ditutup dan juga biasanya juga macet, ketiga, ada orang yang kawi biasanya juga minjem angkutan umum apalagi kalau keluarganya banyak pasti siswa SMP Negeri 1 Gegesik nungguinya lama.
Itu kendala siswa-siswi SMP Negeri 1 Gegesik yang rumahnya jauh. Dan sebaiknya sih SMP Negeri 1 Gegesik bekerja sama dengan angkutan umum biar siswa-siswanya tidak terlantar Cuma gara-gara angkutan umum ( Cuma untuk yang rumahnya jauh yaitu : Guwa, Slendra, Bundel ). Itu sebaiknya yang dilakukan Sekolah SMP Negeri 1 Gegesik. Bekeja sama dengan angkuan umum Guwa, Jagapura, ELP untuk ke Bayalangu dan ke arah panunggul. Itu saran kami sebagai siswa yang rumahnya jauh dari sekolah kami yaitu SMP Negeri 1 Gegesik.

Sumber : Anwar Ibrahim

Menjaga Kebersihan Sekolah

9D03 Anwar Ibrahim


Menjaga Kebersihan Sekolah
Pada tanggal 16 Februari 2013 siswa-siswa SMP Negeri 1 Gegesik mengadakan  kebersihan sebelum pulang sekolah, itu dikarenakan pada hari senin akan diadakan TryOut ke-2.
Sampah dihalamn sekolah masih kotor dikarenakan banyak siswa yang masih membuang sampah sembarangan, sehingga para OSIS pun menjaga gerbang sekolah agar tidak masuk ke Halaman Bebas Plastik. Tempat sampahnya juga banak yang rusak dikarenakan banyak siswa pada jahil ada yang dilempar, ditendang dan lain sebagainya berikut cara kita supaya lingkungan tidak kotor :
1. Menjaga kebersihan sekolah dimulai dari diri kita sendiri dengan selalu membuang sampah pada tempatnya.
Jika melihat sampah yang berserakan misalnya kertas, tisu, plastik bekas makanan dan lain sebagainya tidak ada salahnya kita memungut sampah tersebut dan membuangnya ketempat sampah
2. Memaksimalkan fasilitas kebersihan saat ini sudah banyak tempat – tempat sampah yang dibedakan tempat pembuanganya berdasarkan jenis sampah. Ada sampah Organik ( Sampah kering ) dan sampah Anorganik ( Sampah basah.
3. Naik sepeda ke sekolah supaya polusi semakin sedikit dan mengurangi Efek Rumah Kaca ( Green House Effect ). Baik rumahnya jauh atau pun deket.
4. Kita tidak boleh menginjak halaman sekolah apalagi ada tanamanya supaya tidak merusak taman sekolah.
5. Tidak merusak fasilitas sekolah dan menjaganya supaya tidak rusak karena sekolah merupakan sarana yang kita gunakan dalam proses belajar mengajar.
6. Olah sampah jadi barang bermanfaat. Dengan mendaur ulang sampah, sampah yang tadinya menjijikan menjadi barang yang berguna.
7. Mengikuti kerja bakti. Kerja bakti menjadikan lingkungan kita bersih dan hijau. tidak hanya itu, kerja bakti bisa menciptakan kerukunan antar warga.
8. Menanam dan merawat tanaman. manfaatkan tanah yang kosong untuk menanam tanaman. bisa bunga atau yang lainnya.
9. Membersihkan saluran air. Saluran air yang tersumbat bisa menimbulkan banjir. maka saluran air yang tersumbat sebaiknya dibersihkan.
10. yang harus kita lakukan agar sekolah kita terlihat rapih, bersih , serta terawat yaitu merasa memiliki terlebih dahulu sekolah tersebut, bisa kita bayangkan bila kita tidak mencintai sekolah kita. sekolah akan terbengkalai.
 11. menjaga sikap , maksud disini yaitu kita harus selalu memperhatikan sikap kita selama disekolah dengan cara tidak membuang sampah bukan pada tempatnya. karena bisa mengakibatkan kesalahan yang bahaya akibat dari sampah tersebut. selain itu bila di sekolah kita terasa kurang nyaman dan terasa kotor. alangkah baiknya bila kita melakukan aktifitas kita bagaimana caranya sekolah itu bisa bersh kembali, yaitu dengan cara membersihkannya , seperti menyapu semua halaman sekolah tersebut, intinya membersihkan semua yang ada disekolah tersebut.


Sumber : Anwar Ibrahim

Kamis, 07 Februari 2013

Sekolah untuk jalan tol, siswa belajar di balai desa

9A24 RANDI RAHARJA


SEMARANG, KOMPAS.com - Siswa SD Negeri Klepu 1, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, harus diungsikan dari gedung sekolah mereka. Sebagian siswa harus belajar di balai desa, dan madrasah, karena sekolah akan segera dibongkar untuk pembangunan jalan tol Ungaran-Bawen.

Sekolah itu terkena proyek pembangunan tol Ungaran-Bawen, namun belum juga direlokasi karena bangunan sekolah yang baru belum juga selesai dibangun. Akibatnya selama lebih dari setahun, siswa dan guru bertahan di tengah gangguan debu dan kebisingan.

Jumat (8/2/2013), para siswa kelas III dan IV SD Klepu 01 menempati ruangan PKK dan ruangan bekas SLB di kompleks kantor pemerintahan Desa Klepu. Sedangkan siswa kelas I dan II menempati dua ruangan di Madrasah Diniyah yang berjarak sekitar 500 meter dari SD Klepu 1.

Guru kelas II, Riyanto, mengungkapkan, anak-anak kelas III dan IV mulai dipindah hari ini. Sedangkan anak-anak kelas I dan II sudah pindah sejak Kamis (7/2/2013).

Bagian barat sekolah, yang meliputi perpustakaan, ruang guru dan ruang kepala sekolah, kata Riyanto, akan segera dibongkar. Sementara, bangunan sekolah baru masih belum selesai dibangun. Karena itu, sebagian siswa harus diungsikan.

"Walaupun disini tidak begitu berdebu, ruangannya lebih sempit, sehingga agak sulit untuk keliling kelas," katanya.

Sumber:KOMPAS

Kamis, 31 Januari 2013

PEMBUBARAN RSBI

9C15 IIN INDAH KOMALASARI







JAKARTA, KOMPAS.com - Penyelenggaraan sekolah berstatus rintisan bertaraf internasional (RSBI/SBI), secara konsep bertentangan dengan falsafah pendidikan nasional. Karena itu RSBI harus dibubarkan, agar kekeliruan pendidikan tidak bertambah parah.
Saya menuntut pemerintah secepatnya membubarkan RSBI/SBI di Bumi Indonesia yang merdeka dan berdaulat. - Daoed Joesoef

    Hal ini dikatakan dua saksi ahli pemohon mantan menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Daoed Joesoef, serta ahli filsafat dan manajemen pendidikan, HAR Tilaar, dalam sidang uji materi UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional yang mengatur RSBI/SBI, di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Selasa (15/5/2012).
   Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dan ahli dari pemohon dan pemerintah, dipimpin Ketua MK Mahfud MD.

     Daoed mengatakan, dia sangat menentang pengembangan sekolah RSBI/SBI. "Saya menuntut pemerintah secepatnya membubarkan RSBI/SBI di Bumi Indonesia yang merdeka dan berdaulat," kata Daoed.

    Menurut Daoed, dia menentang cara dan standar yang dipilih pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan sistem RSBI/SBI, yang menciptakan pengkastaan dan melegalkan pemakaian bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam pendidikan.
"Saya bukan menolak peningkatan mutu pendidikan ke internasional atau pembelajaran bahasa asing. Tetapi jika yang dilaksanakan dengan RSBI/SBI, pemerintah terlalu simplistis," kata Daoed.

     Dalam pandangannya, Daoed menentang keras sikap pemerintah yang sengaja menciptakan kekastaan dalam masyarakat. Pemerintah mengembangkan kelompok anak yang ceradas sedemikian rupa, namun ada juga kelompok anak yang nantinya bakal sekadar jadi "penonton" dalam pembangunan.

     Sementara HAR Tilaar mengatakan, pendidikan RSBI/SBI Indonesia yang mengacu pada negara-negara industri maju yang tergabung dalam OECD, menunjukkan Indonesia tidak memiliki kemerdekaan budaya.
"Indonesia justru harus bisa menemukan kekuatan sendiri, dengan berlandaskan pada kebudayaannya, termasuk dalam pelaksanaan pendidikan," kata Tilaar.

   Menurut Tilaar, pendidikan RSBi/SBI hanya menghasilkan manusia yang pintar secara intelektual, bukan manusia yang berkarakter dan berbudaya.