Tampilkan postingan dengan label cianjur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cianjur. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Februari 2013

Karyawan Tewas Tertimpa Lembaran Kaca



9B24 MOHAMMAD NURUDIN

Cianjur - (Rabu, 27.02.2013) Seorang pegawai perusahaan perabotan rumah tangga di Cianjur, Jawa Barat tewas tertimpa puluhan lembaran kaca yang hendak diturunkan dari dalam mobil truk Selasa petang. Sementara korban lainnya terluka terkena pecahan kaca hingga mengalami luka berat. Kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Cianjur.

Kecelakaan kerja ini terjadi disebuah perusahaan pembuatan perabotan rumah tangga yang terbuat dari kaca yang terletak di Jalan Raya Bandung tepatnya di kampung Sahbandar, Desa Bojong Kecamatan Karang Tengah, Cianjur. Jasad korban bernama Ade Yahya yang tertimpa puluhan lembar kaca ini segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Cianjur.

Peristiwa terjadi saat korban berusaha menurunkan puluhan lembaran kaca yang baru datang dari dalam truk. Namun saat hendak diturunkan, tiba-tiba besi penyangga truk lepas hingga kaca menimpa korban dan seorang kernet truk bernama Asep yang ikut membantu menurunkan lembaran kaca. Korban luka yakni Asep masih mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Cianjur. Kernet truk ini mengalami luka dibagian tangan dan kaki terkena pecahan kaca. Kasus kecelakaan kerja ini sendiri kini ditangani Polsek Karang Tengah Cianjur. (Erin Darussalam/Sup)

Sumber: INDOSIAR

Bus Pariwisata Tabrak Tebing

9B24 MOHAMMAD NURUDIN


Cianjur - (27/02/2013) Kecelakaan bus Mustika Mega Utama ini terjadi di Jalan Raya Ciloto, Cianjur, Jawa Barat, tadi siang. Bus berpenumpang 24 santri ini melaju dari arah Bogor untuk berziarah, ke pesantren Gentul, Desa Jambu Dipa, Kecamatan Warung Kondang, Cianjur.

Bus melaju dalam kecepatan sedang. Sampai di jalanan menurun, dan berkelok, bus tiba tiba kehilangan kendali, dan langsung menabrak tebing di kiri jalan. Akibat kejadian ini, 15 orang tewas, 12 orang diantaranya tewas di lokasi kejadian, dan 3 lagi meninggal di rumah sakit.

Tercatat 9 penumpang lainnya menderita luka berat dan ringan. Sementara para korban luka mendapat perawatan medis di rungan gawat darurat Rumah sakit umum Cianjur. Dan hingga siang ini identitas 15 korban tewas belum bisa diidentifikasi.(Erwin Darussalam/Her)

sumber: INDOSIAR

DPR DATANGI DUA LOKASI KECELAKAAN MAUT DI CIANJUR

9B18 KHOERIYATUL AENI
DPR DATANGI DUA LOKASI KECELAKAAN MAUT DI CIANJUR

CIANJUR, KOMPAS.com — Komisi 5 DPR RI mendatangi dua lokasi kecelakaan yang menelan korban hingga puluhan orang di Cianjur, Jabar, Kamis (28/2/2013).    

Rombongan wakil rakyat tersebut mengaku ingin melihat dari dekat dua lokasi kecelakaan yang telah merenggut sedikitnya 33 korban jiwa dalam satu pekan terakhir.

Ketua Komisi V DPR-RI Laurent Bahang Dama mengatakan, pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap dua kecelakaan maut yang terjadi di wilayah Cianjur itu.

Namun, pihaknya meminta masyarakat untuk bijak dalam menyikapi penyebab kecelakaan tersebut tanpa harus menyalahkan pihak tertentu atau salah satu pihak.

"Semuanya harus disikapi secara utuh karena penyebab kecelakaan dilihat dari beberapa faktor, seperti alat, kondisi jalan, faktor manusia, atau kelayakan kendaraan," katanya.

Dia menuturkan, pihaknya akan memanggil Dirjen Perhubungan Darat dan Dirjen Bina Marga untuk dimintai klarifikasi atas kasus kecelakaan yang mengakibatkan puluhan jiwa melayang.   

Pihaknya, ungkap dia, akan mempertanyakan perihal kondisi jalan, termasuk rambu-rambu lalu lintas yang dinilai sangat minim di dua lokasi kecelakaan maut tersebut, termasuk minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di lokasi Ciloto maupun Gekbrong.

"Kami berharap ada solusi agar kasus serupa tidak kembali terjadi. Apa yang menjadi kelemahan harus bisa segera diperbaiki, terutama perbaikan jalan di jalur Gekbrong maupun Ciloto," tandasnya.

Rombongan anggota dewan tersebut didampingi jajaran Polres Cianjur, kali pertama memeriksa ruas Jalan Gekbrong dan Jalan Ciloto, sekaligus mengumpulkan data dan keterangan terkait kecelakaan.

sumber : compas.com

Rabu, 27 Februari 2013

Korban tewas di Ciloto jadi 16 orang, 51 luka-luka


9F02 ACEP AFANDI


Bus pariwisata Mustika Mega Utama yang menabrak tebing di Kampung Pengkolan, Ciloto, Cianjur, Jawa Barat hingga saat ini merenggut 16 nyawa. Sementara puluhan lainnya luka ringan dan luka berat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul menuturkan seluruh korban saat ini berada di Rumah Sakit Cimacan.

"Korban meninggal dunia ada 16 orang, luka ringan 23 orang, luka berat 28 orang, semua di larikan ke RS Cimacan," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul dalam pesan singkat yang diterima wartawan, Rabu (27/2).

Bus syarat muatan itu sendiri berasal dari Kampung Cikembang, Sukajaya, Kabupaten Bogor. Mereka awalnya akan berziarah ke makam Cikundul, Cikalong, Cianjur, Jawa Barat.

"Baru sampai Ciloto, kurang lebih masuk wilayah Cianjur 5 KM dari perbatasan Puncak, Kabupaten Bogor bus menabrak tebing," jelasnya.

Sumber: merdeka.com

Bus Pariwisata Tabrak Tebing di Ciloto, 5 Orang Tewas


9C17 INNA FARHANIYAH 


Jakarta - Bus pariwisata Mustika Mega Utama menabrak tebing di kawasan Ciloto, Cianjur, Jawa Barat. Kecelakaan tunggal ini mengakibatkan sejumlah penumpang meninggal dunia.

"Telah terjadi kecelakaan tunggal Bus Pariwisata Mustika Mega Utama, meninggal sekitar 5 orang lebih," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul saat dikonfirmasi, Rabu (27/2/2013).

Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Belum diketahui penyebab kecelakaan. Petugas masih berupaya melakukan penanganan melakukan evakuasi.

"Bus menabrak dinding tembok dari arah Bogor ke Cianjur," jelas Martinus.

sumber : detikNews