Tampilkan postingan dengan label tas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tas. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2013

Tas Pintar Untuk Sekolah


 9F15 INDAH ENRIANI WULANSARI

Sepintas, tas ini seperti tas ransel biasa. Beratnya sekitar 1,5 kilogram. Di dalamnya terdapat komputer tablet. Namun, kalau dibongkar lebih rinci, tas ini jauh lebih pintar daripada penampilannya!

Smart Bag atau Tas Pintar berisi program pendidikan yang menghubungkan murid yang memilikinya dengan murid lain, guru, orang tua, dan administrator jaringan. Di rumah pun, murid bisa tetap berdiskusi dengan gurunya. Kalau ada tanya-jawab, murid lain bisa ikut membaca isinya.

Kalau ada murid yang sering membolos, wah, orang tua bisa tahu, lo! Di sekolah akan dipasang gerbang elektronik. Begitu Tas Pintar melewatinya, sebuah pesan akan dikirim kepada orang tua, sehingga mereka tahu bahwa anaknya sudah tiba di sekolah. Waktu kedatangan dan kepulangan anak pun akan tercatat.

Tas Pintar juga akan memonitor perkembangan akademis dan perilaku anak selama di sekolah. Hmm, kalau nakal di sekolah, pasti ketahuan, deh!

Tas ini juga dilengkapi dengan tombol darurat. Dalam situasi yang membahayakan, tinggal tekan tombol ini, maka akan terkirim tanda bahaya kepada orang tua dan guru.

Tas Pintar memang dirancang untuk memudahkan siswa, guru, maupun orang tua dalam dunia pendidikan. Yang jelas, Tas Pintar akan menghemat banyak tenaga untuk membawanya. Murid tidak perlu membawa banyak buku ke sekolah, cukup menggendong Tas Pintar.

Sepertinya, tas ini benar-benar pintar, ya! Lalu, siapakah penemunya? Dia adalah Khalid al Jabal , seorang pria asal Arab Saudi. Kira-kira, Tas Pintar akan sampai ke Indonesia enggak, ya?

Sumber : Kidnesia.com

Kamis, 21 Februari 2013

Pasar Tumpah di Riyadh

NOVIA SARI 2813615172531107162696

Pusat perdagangan khusus barang-barang bekas di Riyadh,Saudi Arabia,terletak di eksit 21 dan 22 jalan lingkar Selatan.Tepatnya di permulaan jalan Al Batha sebelah selatan kota Riyadh.Populer dengan nama Pasar Kharaj.

Di sini sengaja oleh pemerintahan daerah kota Riyadh,dijadikan sentra penjualan barang-barang bekas memakai lahan tidak kurang dari 6 blok pertokoan kira-kira seluas 3 ha.Model Pasar Induk dengan bentuk kios lapak biasa atau berbentuk ruko yang khusus hanya untuk usaha jual beli barang bekas.

Berbagai macam barang diperjualbelikan para pedagan di sini,mulai dari pakaian bekas,sepatu,aksesoris,berbagai macam tas,selimut,koper,jaket,barang elektronik,komputer,barang unik dan antik,meja dan kursi,lemari berbagai macam model,dan barang keperluan sehari-hari lainnya.

Konsumen terbanyak adalah para kaum pendatang dan pekerja migran atau warga pendatang dari Suriah,Yaman,Sudan,Afrika Selatan,India,Pakistan,Bangladesh,Kenya,Somalia,Filipina,Indonesia,Malaysia dan lain-lain,atau ditambah oleh Warga Saudi kalangan menengah bawah.

Pengunjung paling ramai dan padat datang pada hari libur akhir pekan,yaitu hari Kamis dan Jumat pagi.Para pedagang mengampar dagangannya sampai ke badan jalan raya,selain membuka kiosnya juga di dalam Pasar,sehingga barang dagangan seperti tumpah ruah ke jalan raya,laykanya pasar tumpah di tanah air.Para pendatang tiba sejak sholat subuh usai dan semakin siang semakin ramai.

Selain untuk berbelanja banya warga Saudi dijadikan pasar ini sebagai tempat untuk jalan-jalan saja sambil melirik atau mengintip siap tahu ada barang antik.
SUMBER : Aang Suherman-Riyadh.KSA