Tampilkan postingan dengan label makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makanan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Maret 2013

Hujan lebat disertai angin kencang

9D31 SITI NURBAITILLAH

GEGESIK WETAN-terjadi peristiwa yang di akibatkan oleh hujan yang cukup lebat serta disertai angin yang cukup kencang.pada peristiwa tersebur dampak yang paling parah terjadi kerusakan adalah daerah jagapura.
banyak kerusakan yang terjadi di desa tersebut,peristiwa tersebut membuat jembatan yang menjadi akses satu-satunya yang ada di desa tersebut.jembatan tersebut menghubungkan antar desa.dan menjadi askes ekonomi yang mempengaruhi penghasilan yang di dapati oleh warga desa jagapura.
oleh karena itu dengan rusaknya jembatan tersebut membuat para warga desa jagapura mengalami kesulitan dalam hal akses jalan maupun dalam hal penghasilan.para pemerintah terdekat belum mengambil tidakan padahal jembatan tersebut sangat penting bagi warga jagapura.
dalam peristiwa itu juga menyebabkan kerusakan bangunan,banyak pepohonan yang tumbang karena angin yang kencang.tetapi tidak ada korban jiwa yang diperkirakan.namun kerugian ditaksir mencapai 200 juta.
warga yang ada di jagapura merasakan kepedihan yang cukup mendalam,banyak pihak yang membantu para warga desa.warga tersebut diungsikan oleh pemerintah setempat karena rumah yang mereka tempati telah mengalami kerusakan yang cukup parah.
warga yang mengalami kerusakan yang parah karena rumahnya roboh akibat peristiwa itu mereka berharap adanya bantuan yang diberikan untuk meringan para warga baik dalam hal makanan,pakaian, maupun obat-obatan

Kamis, 28 Februari 2013

LATIHAN DANCE DI RUMAH AYU

9B13 IIS TRISNAWATI 



Pada hari selasa, tanggal 26 Februari 2012 kelompok 2 mengadakan latihan dance di rumah Ayu untuk hari Rabu karena kata Ibu Hana hari Rabu tampil lagi untuk pemantapan di hari ujian praktek, sebekum latihan di mulai ada beberapa anak yang membeli makanan untuk makan siang. setelah itu kami memulai  latihan, ditengah-tengah latihan ada beberapa anak yang belum bisa gerakannya sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk menyamakan beberapa gerakan, akhirnya semua anak bisa mekakukan gerakannya dan setelah itu semuanya pulang.

Kamis, 07 Februari 2013

Masyarakat AS Mengenal Indonesia Lewat Kuliner

9I22 NURKHOLIFAH


DENPASAR, Masyarakat Amerika Serikat mengenali sejumlah obyek wisata di Indonesia, khususnya Bali melalui sajian kuliner yang disiarkan sejumlah stasiun televisi di negeri itu. "Ada banyak stasiun televisi di AS yang menyiarkan kuliner Indonesia. Melalui siaran itu, orang AS makin banyak yang tahu tentang Indonesia, khususnya Bali dan Yogyakarta," kata Kepala Humas Konsulat Jenderal AS di Surabaya, Andrew Veveiros, di Denpasar, Kamis (7/2/2013).

Andrew mengemukakan bahwa setelah mengetahui sajian kuliner, mereka kemudian mengembangkan minatnya mengunjungi sejumlah obyek wisata. "Mereka yang berkunjung ke Indonesia itu rata-rata dari kelas ekonomi menengah ke atas," kata Andrew yang baru enam bulan bertugas di Surabaya.

Wisatawan AS paling gemar wisata menyelam. Di Bali ada banyak tempat wisata minat khusus, seperti perairan di sekitar Pulau Menjangan (Kabupaten Buleleng), Tulamben (Kabupaten Karangasem), Nusa Lembongan (Kabupaten Klungkung), dan Pulau Serangan (Kota Denpasar).

Terumbu karang sekitar perairan Pulau Menjangan yang masuk wilayah Taman Nasional Bali Barat (TNBB) misalnya hingga kini kondisinya masih tetap lestari, sekaligus tempat habitat berkembangbiak sekitar 135 jenis ikan hias.

Terumbu karang yang lestari dengan ratusan jenis ikan hias itulah salah satu di antara banyak obyek wisata yang disenangi wisatawan mancanegara dalam menikmati liburan di Pulau Dewata, terutama pelancong dari AS.

Andrew mengakui bahwa Bali lebih dikenal oleh masyarakat AS daripada Indonesia. "Indonesia itu sangat misterius bagi orang awam di sana karena kondisi geografisnya. Apalagi tidak ada penerbangan langsung dari sana ke Indonesia," katanya.

Untuk menuju Indonesia, wisatawan AS harus melalui Singapura, Korea Selatan, Taiwan, atau Hongkong. "Meskipun demikian, tingkat kunjungan wisata masyarakat AS ke Indonesia terus menunjukkan peningkatan," katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat kunjungan wisatawan asal AS ke Bali selama tahun 2012 sebanyak 94.893 orang, meningkat 5,94 persen dibanding tahun sbelumnya yang hanya 89.573 orang.

Meskipun menunjukkan adanya peningkatan, namun AS menempati posisi terakhir dari sepuluh negara terbanyak memasok turis ke Pulau Dewata. Kesepuluh negara itu adalah Australia, China, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Singapura, Inggris, Prancis, Taiwan dan AS. Amerika hanya memberikan andil 3,22 persen dari total wisman ke Bali sebanyak 2,94 juta orang.

Sumber:KOMPAS