Tampilkan postingan dengan label depok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label depok. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Februari 2013

Pilgub Jabar Sebelum Nyoblos, Rieke Sungkem Nenek

9D19 LILIS 



Depok - Calon Gubernur Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka hari ini akan menggunakan hak pilihnya. Sebelum nyoblos Rieke menyempatkan diri sungkeman dengan sang Nenek untuk memohon Restu.

"Mau sungkeman dulu sama Nenek, minta didoain," kata Rieke kepada wartawan di rumahnya, Jalan KH Ahmad Dahlan V, Kukusan, Depok, Minggu (24/2/2013).

Rieke berjalan kaki menuju rumah sang nenek yang hanya berjarak 10 meter dari rumahnya. Saat memasuki rumah, terlihat nenek Rieke yang bernama Ratu Dewi Katini sudah siap memberikan restu.

Rieka yang mengenakan baju hitam langsung menghampiri dan bersujud seraya berbisik kepada Nenek.

Setelah Rieke, sang suami Donni Gahral juga turut sungkem. Tidak lupa Rieke dan keluarga berdoa bersama sebelum berangkat ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) No 20.

Sepanjang jalan menuju TPS, Rieke menyalami warga, mulai dari tukang roti bakar, ibu-ibu yang sedang belanja di warung, sampai bapak yang sedang mencuci motor.

"Doain ya Pak, biar menang," ujar Rieke.

Sesampainya di TPS pukul 08.20 WIB, Rieke langsung mengantri dan bersalaman dengan warga. 5 menit menunggu Rieke mendapat giliran memberikan suaranya. Dan blos, kertas suara calon nomer 5 bergambar dirinya dan Teten sudah dicoblos Rieke dengan diiringi senyuman.

"Alhamdulillah sudah menunaikan tugas konstitusi. Mudah-mudahan yang memiliki keyakinan bersama kami makin mantab, yang belum jadi yakin. Dijaga Formulir C1," ucap Rieke usai nyoblos.


Sumber: detikNews

Jumat, 08 Februari 2013

Wanita di Depok Jual Bayi Kembar Rp 40 Juta


INNA FARHANIYAH 9C 17



Depok - Kepolisian Sektor Limo, Depok, Jawa Barat, berhasil mengungkap transaksi penjualan bayi kembar di Depok pada Jumat, 17 Februari 2012. Polisi menetapkan seorang tersangka dalam kasus tersebut, Merry Susilawati, 49 tahun, dan mengamankan dua bayi kembar sebagai barang bukti. “Ditangkap saat transaksi dengan anggota saya,” kata Kepala Polsek Limo Komisaris Sukardi di Polresta Depok, Selasa, 21 Februari 2012.

Menurut Sukardi, tersangka dihubungi oleh anggota Polsek Limo yang mengaku sebagai pembeli bayi. Mereka pun minta melakukan transaksi di ITC Depok, Jalan Margonda Raya, pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, kata Sukardi, petugas telah menyelidiki gerak-gerik tersangka. “Akhirnya benar dia membawa dua bayi kembar itu dan langsung ditangkap,” katanya.

Kepala Polresta Depok, Komisaris Besar Mulyadi Kaharni, mengatakan antara tersangka dan petugas yang menyamar telah menyepakati satu bayi seharga Rp 20 juta. Pada saat membawa bayi, tersangka meminta tolong kepada Edah Jubaedah, 52 tahun, tetangga ibu bayi. “Jadi dua bayi itu seharga Rp 40 juta,” katanya.

Menurut Mulyadi, bayi kembar itu adalah anak dari Anah, 29 tahun, warga Parung, Bogor, yang baru dilahirkannya 12 hari yang lalu. Anah tidak bisa menanggung biaya perawatan bayi kembarnya karena telah ditinggalkan oleh suaminya sejak hamil. “Suaminya meninggalkannya karena tidak punya pekerjaan. Menanggung mereka berdua pun tidak mampu,” katanya.

Anah yang terpuruk akhirnya meminta Edah untuk mencarikan orang yang mau mengadopsi bayinya. Edah pun bertemu dengan tersangka. Saat tersangka mengambil bayi dari ibunya, tersangka berjanji akan mencarikan orang yang tepat untuk mengadopsi. “Jadi mereka tidak tahu kalau bayinya akan dijual,” katanya.

Tersangka pun memberi uang kepada Anah seharga Rp 1.850.000. Uang itu sebagai biaya persalinannya di puskesmas. “Uang itu bukan sebagai harga bayi, tapi untuk biaya saja,” kata Mulyadi.

Menurut Mulyadi, tersangka akan dijerat dengan Pasal 83 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Tersangka juga akan dikenakan Pasal 2 Ayat 1 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Anak. ”Ancamannya 15 tahun penjara,” katanya.

Minggu, 03 Februari 2013

Minggu Pagi, Jakarta Diwarnai Kecelakaan Lalu-Lintas


9B27 NITA ANITA
Jakarta - Kecelakaan lalu-lintas mewarnai wilayah Jakarta dan sekitarnya. TMC Polda Metro Jaya mencatat terjadi lima kecelakaan yang melibatkan motor dan mobil. Empat kecelakaan di Jakarta dan satu kecelakaan terjadi di Jl Margonda Raya, Depok.

Sekitar pukul 01.45 WIB, kecelakaan menimpa Honda Freed bernopol B 1006 di wilayah Pal Merah, Jakarta Barat. Kendaraan putih tersebut menabrak pohon dan mengakibatkan bagian kiri depan ringsek.

Kecelakaan yang melibatkan Honda Jazz nopol B 8779 Il dan Yamaha Jupiter nopol B 6071 UPP, terjadi di pertigaan Jl Bangka 8, Jakarta Selatan, sekitar pukul 03.05 WIB.

"Tadi sudah ditanganin patko dan unit laka lantas, sementara kronologis kejadian belum ada informasi," ujar petugas Polsek Mampang Prapatan Brigadir Giyanto, saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (20/1/2013).

Akibat kecelakaan itu, pengendara motor mengalami luka ringan. "Korban telah dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati," katanya.

Kecelakaan di Jl Margonda Raya, Depok, Minggu dini hari ini melibatkan sepeda motor nopol B 3534 BIV dan taksi di B 1533 UV, sekitar pukul 03.05 WIB

"Sudah dilaporkan ke Polsek Beji sekarang sudah dalam penanganan petugas, sampai saat ini masih belum ada informasi lebih lanjut dari petugas dilapangan," ujar petugas piket TMC Polda, Aiptu Dedi.

Pada pukul 03.19 WIB, kecelakaan tunggal menimpa Honda Jazz bernopol B 83 DAH. Kendaraan tersebut menabrak pembatas jalan yang berada tidak jauh dari Mal Pejaten Villaage.

Kecelakaan serupa juga terjadi di Jl Barito, Jakarta Selatan. Sebuah Toyota Avanza menabrak pembatas jalan di dekat traffic light di sekitar lokasi kejadian.