Jumat, 01 Maret 2013

Wanita Pedagang Asongan di Lampu

9B25 MUHAMMAD REYZA GHASFARY













Unik, aneh bercampur penasaran ketika pertama kali saya melihat ada wanita menjadi pedagang asongan di lampu merah Arab Saudi. Penasaran karena hukum di Arab Saudi jelas melarang wanita berjualan sebagai pedagang asongan di lampu merah. Memang sejak setahun yang lalu pemerintah Arab Saudi mulai membolehkan wanita bekerja sebagai SPG untuk pakaian dalam dan kebutuhan wanita. Tapi ijin diperbolehkannya wanita bekerja sebagai SPG masih terbatas di dalam mall bukan di jalan raya. Maka, ketika saya melihat ada wanita yang menjadi pedagang asongan di lampu merah tentu menjadi unik dan aneh.

Momen unik dan aneh tersebut pun sempat saya abadikan dalam sebuah jepretan kamera dari dalam bus yang sedang berhenti di lampu merah. Terlihat ada beberapa wanita sedang menjajakan dagangannya di lampu merah tersebut. Ada yang menjual air minum dalam kemasan, bunga segar, tas dan topi. Begitu lampu menunjukkan warna merah mereka serentak menawarkan dagangannya kepada para pengendara yang berhenti di lampu merah.

Layaknya wanita di Arab Saudi, wanita pedagang asongan tersebut pun menggunakan abaya hitam lengkap dengan cadar penutup muka dan sarung tangan hitam. Yang terlihat dari mereka hanyalah kedua matanya. Mereka dengan semangat dan tak kenal lelah berjalan menghampiri dari mobil satu ke mobil yang lain untuk menawarkan dagangannya. Ketika saya melihat wanita pedagang topi menawarkan ke pengendara mobil berwarna putih lalu ditolak, dia pun menuju mobil berikutnya. Ketika dimobil berikutnya pun ditolak lagi, maka dia tetap melangkah dengan semangat ke mobil berikutnya, hingga lampu berubah menjadi hijau.

Sejak di Indonesia, saya selalu mengagumi semangat pantang menyerah para pedagang asongan. Mereka adalah orang-orang pekerja keras yang selalu semangat untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Pun ketika saya melihat ada wanita pedagang asongan di Arab Saudi, saya selalu mengagumi semangat mereka. Meskipun sebenarnya saya merasa aneh dan penasaran.
kompasiana.com

0 komentar:

Poskan Komentar