Tampilkan postingan dengan label Naik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Naik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Februari 2013

Dirut Pertamina: Harga Elpiji 12 Kg Tetap Akan Naik


9I22 NURKHOLIFAH


JAKARTA, KOMPAS.com — PT Pertamina Persero tetap akan menaikkan harga elpiji 12 kilogram. Menurut rencana, kenaikan akan dilakukan pada Maret 2013 ini.

"Harga elpiji 12 kg akan naik. Ini dilakukan agar kami tidak merugi terus," kata Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan di acara Indonesia Summit Economist Conference di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (28/2/2013).

Menurut Karen, Pertamina mengaku terus mengalami kerugian dari penjualan gas 3 kg. Tahun 2013, Pertamina memprediksi mengalami kerugian Rp 5 triliun dari produksi dan penyaluran elpiji.

Seharusnya, pada pencapaian kinerja 2012 laba Pertamina bisa sebesar Rp 30 triliun. Hal tersebut juga telah menjadi target perseroan sebelumnya. Namun, karena merugi Rp 5 triliun, laba Pertamina sepanjang 2012 hanya sebesar Rp 25 triliun.

Untuk mengurangi kerugian itu, Pertamina bermaksud menaikkan harga jual elpiji 12 kilogram sebesar Rp 2.166,67 per kilogram atau Rp 25.400 per tabung di tahun 2013 sehingga harga jual elpiji 12 kilogram naik dari Rp 70.200 per tabung menjadi Rp 95.600 per tabung.

Sebelumnya, Wakil Presiden Komunikasi Korporat PT Pertamina Ali Mundakir menjelaskan, kenaikan harga elpiji nonsubsidi 12 kg itu direncanakan diberlakukan pada pertengahan Maret 2013.

Sumber: KOMPAS.COM

Sabtu, 02 Februari 2013

Kenaikan tarif listrik naikkan harga rumah



 9F 19 MELIANA IRFANI


Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan penerapan kenaikan tarif dasar listrik (TDL), mendorong peningkatan harga rumah non subsidi secara menyeluruh sebesar 10 persen.

Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Edi Ganefo mengatakan imbas dari kenaikan tarif listrik akan mulai dirasakan konsumen sektor perumahan. Akan tetapi pihaknya berharap hal tersebut tidak mengagetkan konsumen serta pihak lain.

Dia memastikan untuk harga rumah subsidi tidak akan mengalami kenaikan. "Untuk rumah subsidi tergantung pemerintah kami tidak bisa menaikkan," ungkapnya di Jakarta, akhir pekan ini.

Hari ini, PT Bank Tabungan Negara (BTN) menyelenggarakan pameran perumahan di Hall A dan B Jakarta Convention Center (JCC). Pameran akan berlangsung dari 2 Februari sampai 10 Februari 2013 mendatang. Ajang ini diharapkan memperoleh dana sebesar Rp 1 triliun dengan jumlah pengunjung sebanyak 150 ribu.


sumber : Merdeka.com