Tampilkan postingan dengan label Martabak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Martabak. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Januari 2013

Pesta Arak-arakan di Gegesik

9C14 GHINA ATHIYAH







   Gegesik, 29 Januari 2013. Adalah puncak kemeriahan yang digelar di Gegesik. Arak-arakan pun digelar pada siang hari. pada hari itu bertepatan dengan Try Out tingkat SMP hari ke-2. Jadwal TO yang biasa dilaksanakan siang hari kini dimajukan pada pukul 10.00 WIB. Untuk wilayah Gegesik & Kaliwedi. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan dan supaya konsentrasi siswa-siswi tetap terjaga. 
       Arak-arakan dimulai setelah sholat dzuhur dilaksanakan. Warga dari luar Gegesik pun banyak yang datang ke Gegesik untuk melihat arak-arakan. Arak-arakan diikuti oleh anak-anak yang mengikuti sunatan masal, para kaum pemuda yang membuat berbagai kreasi & para warga yang berminat.
       Tak lupa , pada tiap tahun muludan juga biasanya diiringi grup marching band , kali ini perwakilan MB yang mengiring muludan MB Gema suara tendean yaitu MB dari SMP 1 Gegesik. Biasanya MB ada di barisan paling depan. setelah MB barisan selanjutnya adalah Gruda yaitu sebuah karya para tetuah Gegesik, dan sebagian orang masih mempercayai Gruda sebagai pembawa berkah. Setelah Gruda barisan selanjutnya adalah perwakilan masing-masing desa Gegesik(Panunggul, Gegesik Wetan, Gegesik Kidul, Gegesik Kulon, Gegesik Lor).
     Sebelum memulai arak-arakan para peserta arak-arakan berkumpul terlebih dahulu di alun-alun Gegesik. Para penonton penuh sesak memeadati jalan-jalan yang akan dilewati arak-arakan. Acara muludan ini begitu meriah ditambah dengan hasil-hasil karya anak-anak Gegesik yang cukup bagus.
     Hanya saja dibeberapa tempat terjadi kericuhan. Disalah satu tempat terjadi perkelahian antara orang-orang yang sedang ikut berjoged di arak-arakan. Tidak diketahui pasti penyebabnya, diduga karena salah satu pihak tidak sengaja mengenai tubuh seseorang dari kubu lainnya mereka terpancing emosinya . Banyak yang menduga, banyak sekali orang pada saat itu mabok(dalam pengaruh alkohol)
   Miris rasanya melihat para penerus bangsa yang sekarang. kita berharap semoga muludan selanjutnya bisa lebih baik & bernilai positif. Pada malam hari setelah arak-arakan diadakan pula pesta kembang api oleh wakil bupati Cirebon bapak Ason Sukasa yang berasal dari Gegesik. 

Senin, 21 Januari 2013

MULUDAN




9B15 ASEP SAEPUDIN DININGRAT MANGKUREDJO

Muludan adalah salah satu budaya tetap di Keraton Kasepuhan Cirebon untuk menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 12 Robiul Awal. Tak heran lagi jika banyak warga Cirebon yang berbondong-bondong untuk melihat acara yang diselenggarakan setiap tahun ini. Sobat Xpresi sendiri pernah nggak sih ke muludan? Kalau ke muludan biasanya ngapain dan beli apa aja? Kita lihat yuk komentar dari teman-teman kita dari MA Islamic Centre.

Komentar pertama datang dari Cahyadi. Cowok satu ini pernah ke muludan dan biasanya ia ke muludan hanya jalan-jalan.
”Pernah, biasanya kalau nggak sama keluarga, teman atau saudara. Ke sana juga cuma jalan-jalan aja,” ungkapnya.
Selain Cahyadi, ada Putri Anggraeni. Cewek yang akrab disapa Putri ini pernah ke muludan untuk membeli barang yang ia inginkan.
”Ke muludan sama kakak cewek aku. Biasanya beli barang yang aku mau. Ya kayak sendal, baju, boneka,” paparnya.

Kemudian ada Nova Nanda Windayati. Nova, biasa ia disapa, mengaku ke muludan selalu bersama teman atau keluarganya.

”Biasanya kalau ke muludan sama teman atau keluarga. Soalnya nggak asik kalau pergi sendirian kayak kambing compong. Kalau udah di muludan aku selalu waspada takut ada copet,” jelasnya.
Komentar yang terakhir datang dari Winda Serliasari. Karena rumahnya yang tak jauh dari tempat muludan, Winda tak perlu mengeluarkan ongkos jika ingin membeli makanan khas muludan.

”Rumah aku kan deket sama muludan. Kalau mau martabak, tahu petis atau ada barang yang aku suka tinggal jalan kaki aja, nggak perlu pakai ongkos. Tapi kadang suka takut kalau ke muludan, soalnya rame takut ada orang yang memanfaatkan situasi,” tutupnya. (lana)

Sumber: RADARCIREBON