Tampilkan postingan dengan label korban jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label korban jiwa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Maret 2013

Hujan lebat disertai angin kencang

9D31 SITI NURBAITILLAH

GEGESIK WETAN-terjadi peristiwa yang di akibatkan oleh hujan yang cukup lebat serta disertai angin yang cukup kencang.pada peristiwa tersebur dampak yang paling parah terjadi kerusakan adalah daerah jagapura.
banyak kerusakan yang terjadi di desa tersebut,peristiwa tersebut membuat jembatan yang menjadi akses satu-satunya yang ada di desa tersebut.jembatan tersebut menghubungkan antar desa.dan menjadi askes ekonomi yang mempengaruhi penghasilan yang di dapati oleh warga desa jagapura.
oleh karena itu dengan rusaknya jembatan tersebut membuat para warga desa jagapura mengalami kesulitan dalam hal akses jalan maupun dalam hal penghasilan.para pemerintah terdekat belum mengambil tidakan padahal jembatan tersebut sangat penting bagi warga jagapura.
dalam peristiwa itu juga menyebabkan kerusakan bangunan,banyak pepohonan yang tumbang karena angin yang kencang.tetapi tidak ada korban jiwa yang diperkirakan.namun kerugian ditaksir mencapai 200 juta.
warga yang ada di jagapura merasakan kepedihan yang cukup mendalam,banyak pihak yang membantu para warga desa.warga tersebut diungsikan oleh pemerintah setempat karena rumah yang mereka tempati telah mengalami kerusakan yang cukup parah.
warga yang mengalami kerusakan yang parah karena rumahnya roboh akibat peristiwa itu mereka berharap adanya bantuan yang diberikan untuk meringan para warga baik dalam hal makanan,pakaian, maupun obat-obatan

Jumat, 01 Februari 2013

Kebakaran Terjadi Lagi di Jakarta Utara



TASRIFA 9C 34
JAKARTA -- Kebakaran kembali terjadi di Jakarta Utara. Kali ini, jago merah membakar dua rumah berlantai tiga dan dua di RT 17/13, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Kebakaran ini terjadi di rumah warga bernama Nurlela dan Kokom.

Disinyalir, peristiwa kebakaran ini diakibatkan oleh hubungan arus pendek di rumah Nurlela. Si jago merah mulai terlihat menjilat rumah warga pukul 09.30 WIB dan dapat dipadamkan oleh warga setempat pada 10.00 WIB.

Sementara itu, menurut keterangan salah seorang warga, Naman (22 tahun) mengatakan dua mobil pemadam kebakaran yang datang pukul 10.30 WIB terlambat datang. Mobil pemadam kebakaran tersebut tiba di lokasi setelah api dipadamkan oleh warga.

Sampai berita diturunkan, belum dilaporkan adanya korban jiwa akibat kebakaran ini. Namun, Syamsul, salah seorang warga yang membantu memadamkan api terluka di tangan.

Dari pantuan di lokasi, kebakaran ini terjadi di kawasan padat penduduk. Rumah-rumah terlihat berdiri berdempetan, sehingga api cepat menyambar tempat tinggal warga lainnya. Menurut pengakuan Nurlela, api mulai terlihat di lantai dua rumahnya. Saat itu ia dan ketiga anaknya sedang berada di lantai satu.

"Tiba-tiba ada api di lantai dua. Udah besar, saya enggak bisa padamin. Tidak ada barang yang sempat diselamatkan juga," ujarnya. Sementara itu, kerugian yang diderita belum dapat ditaksir.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID