Tampilkan postingan dengan label membuat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label membuat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Februari 2013

Jokowi Kalkulasi Perkecil Jual Beli Nomor Pelat Ganjil-Genap

 9E31 SUPRIYATNA

Jakarta - Munculnya sejumlah pemohon pelat ganjil atau genap yang dikenakan pungutan hingga ratusan ribu rupiah membuat heran Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Sebab, kebijakan pembatasan kendaraan pribadi berdasarkan nopol belum dijalankan. Jokowi juga mencari cara agar warga tak mengakali sistem itu.

"Ganjil-genap mulai saja belum kok, kan masih proses kalkulasi," ujar pria yang akrab disapa Jokowi ini di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2013).

Menurut Jokowi, kalkulasi penerapan pembatasan kendaraan tersebut harus didiskusikan dengan Polda Metro Jaya. Hasil kalkulasi ini juga belum diterima Jokowi, sehingga ia cukup bingung dengan adanya kabar pungli permohonan plat nopol.

"Oleh sebab itu, Pemprov harus banyak bicara dan diskusi dengan Polda, sehingga bisa membuat perhitungan seperti itu. Jangan sampai kebijakan seperti itu tanpa kalkulasi. Wong kalkulasinya belum sampai ke meja saya kok. Hitung-hitungannnya harus jelas, berapa persen mengurangi kemacetan, mengurangi pengguna mobil, kemudian kemungkinan memperkecil adanya pesanan-peasanan nomor itu. Itu yang saya minta," ujar Jokowi menerangkan.

Mantan walikota Solo ini menambahkan kebijakan pembatasan plat ganjil-genap ini juga akan berlaku untuk para pejabat eselon DKI Jakarta. Tidak tanggung-tanggung, Jokowi berani menyatakan dirinya ikut aturan ini.

"Kena (eselon), Iya saya juga kena. Ya nanti kita juga naik angkutan umum, memberikan contoh," tutup Jokowi.

SUMBER;detikNews

Kamis, 07 Februari 2013

Siswa SMK Dicekoki Desain 3D dan Animasi


9E34 VEREN ADE MAUDINA





VIVAnews - Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hari ini menandatangani kerja sama dengan Autodesk, perusahaan peranti lunak pembuat desain 3D, arsitek, teknik, dan hiburan.

Buah kerja sama ini menyediakan akses lisensi gratis dan pelatihan penggunaan peranti lunak 3D buatan Autodesk di bidang animasi, teknik, arsitek bangunan, game, dan konstruksi, untuk siswa-siswi SMK di seluruh Indonesia.

Maksud pemerintah menggandeng Autodesk tidak lain adalah menciptakan peluang bagi siswa SMK agar keterampilan dan pengetahuan lebih meningkat, sehingga bisa menciptakan sumber daya yang lebih siap pakai di masa depan.

"Dengan ada pelatihan peranti lunak 3D ini, para siswa diharapkan dapat memiliki keahlian lebih untuk masa depannya," ujar Anang Tjahyono, Direktur Pembinaan SMK, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Tidak hanya akan menjadi karyawan, kami pun berharap para siswa juga berpotensi menjadi seorang pengusaha," tandasnya, saat ditemui di acara Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktorat Pembinaan SMK dan Autodesk, di Jakarta, 7 Februari 2013.

Peranti Lunak Asli Mahal

Mahalnya harga peranti lunak yang asli, diakui Anang, menjadi alasan mengapa pihaknya menunjuk Autodesk sebagai mitra. Saat ini, peranti lunak 3D Autodesk digunakan sebagai alat pada kurikulum SMK jurusan teknik bangunan, teknik arsitektur, dan teknik mesin.

Untuk itu, Direktorat Pembinaan SMK akan berupaya agar peranti lunak 3D ini bisa digunakan di seluruh SMK di Indonesia secara bertahap. 

Untuk tahap awal, Autodesk menghibahkan peranti lunaknya ke 10.000 SMK yang ada di Indonesia. "Secara total, ada 35 produk yang kami bagikan ke sekolah-sekolah menengah kejuruan," kata George Abraham, Head of Education Worldwide Emerging Markets Autodesk.

Dia mengatakan, kebutuhan akan SDM-SDM yang memiliki keahlian 3D dan animasi berkualitas terus bertambah di skala internasional.

Sebab itu, Autodesk sepakat bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mempersiapkan siswa-siswa yang menjadi calon "bintang" di masa depan.

Autodesk juga memberikan pelatihan kepada 33 guru SMK di 33 provinsi terkait penggunaan peranti lunak 3D. "Nantinya, para guru-guru tersebut yang akan mengedukasi siswa-siswa tentang bagaimana menggunakan perangkat lunak ini," jelas Abraham. (umi)