Tampilkan postingan dengan label pembunuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pembunuhan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Februari 2013

Usai Racuni Anak, Ibu Gantung Diri






9F28 ROSIDAH B
Seorang perempuan warga Kelurahan Losari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, membunuh anak kandungnya dengan cara meminumkan obat serangga, kemudian bunuh diri dengan cara gantung diri, Selasa (26/2/2013).

Korban gantung diri Murtiningsih (40) dan anaknya, Awang (4), ditemukan tewas di ruangan Lembaga Pendidikan R Langga di Jalan Soponyono no 30.

Peristiwa yang menggemparkan warga kampung ini diketahui pukul 07.00 WIB. Lilik, tetangga korban menuturkan, suami korban, Jumali, adalah orang yang pertama mengetahui korban tewas bunuh diri.

"Suaminya itu satpam dan pagi hari pulang langsung ke R Langga karena Ibu Murtiningsih dan anaknya itu memang sehari-hari tinggal dan menjaga bimbel R Langga itu," ucap Lilik.

Ketika masuk ke ruangan itulah, Jumali menemukan istrinya sudah tergantung diri di bawah AC.

Belum diketahui pasti penyebab peristiwa ini. Petugas kepolisian dari Polsek Singosari masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi menyita alat bukti selendang yang digunakan Murtiningsih gantung diri dan botol kecil obat serangga.

Saat ini, jenazah Murtiningsih dan anaknya dibawa ke kamar jenazah Rumas Sakit Saiful Anwar Malang


SUMBER : kompas.com

Sabtu, 26 Januari 2013

PEMBUNUHAN SADIS: Polisi Langsung Amankan Pembunuh Nona (42)

9F34 TESSA


MAKASSAR–Kepolisian Sektor Panakukang akhirnya berhasil meringkus pelaku pembunuhan sadis yang terjadi di Jl Boulevard Kompleks Ruko Emerald Makassar, Selasa (8/1/2013).
Kapolsekta Panakukang Kompol Agung Kanegoro Nusantoro bersama tujuh personelnya langsung melakukan penyisiran di tempat kejadian perkara tepatnya di Toko Terminal Motor.
Personel Polsek Panakukang yang dibantu Intelkam Polrestabes Makassar itu mulai melakukan penyisiran dari lantai dasar hingga lantai tiga gedung berbentuk ruko tersebut.
Sekitar pukul 12.20 Wita pelaku yang bersembunyi di atas lantai tiga akhirnya ditemukan dan langsung diamankan aparat tanpa melakukan perlawanan.
Sekitar pukul 12.30 Wita pelaku langsung diamankan di ruang tahanan Polsekta Panakukang Makassar.
Adapun motor Mio Soul warna putih dengan pelat DD 6946 YY diamankan sebagai barang bukti bersama sebuah pisau dapur yang berlumuran darah.
Sementara korban bernama Poni alias Nona (42) yang meninggal dunia akibat digorok pelaku langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Makassar guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut kesaksian pelaku yang seorang laki-laki berumur 29 tahun berinisial “AN”, sekitar pukul 10.00 Wita pelaku masuk ke dalam kamar korban dengan alasan ingin bertemu pimpinannya.
Pelaku kemudian menemui korban dan ingin meminjam uang. Tetapi korban menjawab tidak punya uang. Kemudian pelaku mengancam korban dengan pisau dapur yang berada di atas meja.
Korban yang merupakan pimpinan pelaku, melakukan perlawanan dan berteriak minta tolong. Pelaku kemudian langsung menusuk korban pada bagian perut dan menggorok leher korban hingga hampir putus.
Setelah menggorok leher korban, pelaku lari naik ke atas lantai tiga ruko untuk bersembunyi. (K15/K46)
Popularity: 3% [?]

MAKASSAR–Kepolisian Sektor Panakukang akhirnya berhasil meringkus pelaku pembunuhan sadis yang terjadi di Jl Boulevard Kompleks Ruko Emerald Makassar, Selasa (8/1/2013).
Kapolsekta Panakukang Kompol Agung Kanegoro Nusantoro bersama tujuh personelnya langsung melakukan penyisiran di tempat kejadian perkara tepatnya di Toko Terminal Motor.
Personel Polsek Panakukang yang dibantu Intelkam Polrestabes Makassar itu mulai melakukan penyisiran dari lantai dasar hingga lantai tiga gedung berbentuk ruko tersebut.
Sekitar pukul 12.20 Wita pelaku yang bersembunyi di atas lantai tiga akhirnya ditemukan dan langsung diamankan aparat tanpa melakukan perlawanan.
Sekitar pukul 12.30 Wita pelaku langsung diamankan di ruang tahanan Polsekta Panakukang Makassar.
Adapun motor Mio Soul warna putih dengan pelat DD 6946 YY diamankan sebagai barang bukti bersama sebuah pisau dapur yang berlumuran darah.
Sementara korban bernama Poni alias Nona (42) yang meninggal dunia akibat digorok pelaku langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Makassar guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut kesaksian pelaku yang seorang laki-laki berumur 29 tahun berinisial “AN”, sekitar pukul 10.00 Wita pelaku masuk ke dalam kamar korban dengan alasan ingin bertemu pimpinannya.
Pelaku kemudian menemui korban dan ingin meminjam uang. Tetapi korban menjawab tidak punya uang. Kemudian pelaku mengancam korban dengan pisau dapur yang berada di atas meja.
Korban yang merupakan pimpinan pelaku, melakukan perlawanan dan berteriak minta tolong. Pelaku kemudian langsung menusuk korban pada bagian perut dan menggorok leher korban hingga hampir putus.
Setelah menggorok leher korban, pelaku lari naik ke atas lantai tiga ruko untuk bersembunyi. (K15/K46)
Popularity: 3% [?]

MAKASSAR–Kepolisian Sektor Panakukang akhirnya berhasil meringkus pelaku pembunuhan sadis yang terjadi di Jl Boulevard Kompleks Ruko Emerald Makassar, Selasa (8/1/2013).
Kapolsekta Panakukang Kompol Agung Kanegoro Nusantoro bersama tujuh personelnya langsung melakukan penyisiran di tempat kejadian perkara tepatnya di Toko Terminal Motor.
Personel Polsek Panakukang yang dibantu Intelkam Polrestabes Makassar itu mulai melakukan penyisiran dari lantai dasar hingga lantai tiga gedung berbentuk ruko tersebut.
Sekitar pukul 12.20 Wita pelaku yang bersembunyi di atas lantai tiga akhirnya ditemukan dan langsung diamankan aparat tanpa melakukan perlawanan.
Sekitar pukul 12.30 Wita pelaku langsung diamankan di ruang tahanan Polsekta Panakukang Makassar.
Adapun motor Mio Soul warna putih dengan pelat DD 6946 YY diamankan sebagai barang bukti bersama sebuah pisau dapur yang berlumuran darah.
Sementara korban bernama Poni alias Nona (42) yang meninggal dunia akibat digorok pelaku langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Makassar guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut kesaksian pelaku yang seorang laki-laki berumur 29 tahun berinisial “AN”, sekitar pukul 10.00 Wita pelaku masuk ke dalam kamar korban dengan alasan ingin bertemu pimpinannya.
Pelaku kemudian menemui korban dan ingin meminjam uang. Tetapi korban menjawab tidak punya uang. Kemudian pelaku mengancam korban dengan pisau dapur yang berada di atas meja.
Korban yang merupakan pimpinan pelaku, melakukan perlawanan dan berteriak minta tolong. Pelaku kemudian langsung menusuk korban pada bagian perut dan menggorok leher korban hingga hampir putus.
Setelah menggorok leher korban, pelaku lari naik ke atas lantai tiga ruko untuk bersembunyi. (K15/K46)
Popularity: 3%

sumber:bisnis.com