Jumat, 01 Maret 2013

kecelakaan diciloto akibat rem blong


                                             

                                                                         unipa
                                                                           9c
                                                                           35

 metrotvnews.com, Bogor: Kecelakaan tunggal Bus Mustika Mega Utama di jalur Cianjur-Bogor, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu silam, akibat rem bus blong. Kecelakaan itu menewaskan 17 orang.

Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Imam Pramukarno di Bogor, Kamis (28/2), mengatakan, selain rem blong, kecelakaan maut diduga juga disebabkan oleh kondisi jalan yang berlubang. Jalanan berlubang tanpa rambu lalu lintas menyulitkan pengemudi mengendalikan kendaraan.

Imam menjelaskan, indikasi rem blong didapatkan dari keterangan sejumlah saksi mata. Menurut mereka, satu kilo sebelum lokasi kecelakaan, bus yang mengangkut rombongan peziarah tersebut, sempat berhenti. Saat itu kondektur bus menambahkan minyak rem.

Polisi kini masih mengembangkan penyelidikan. Menurut Imam, sopir bus segera ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini sopir bus, Pandi, masih terbaring di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Cianjur. Pandi belum sadarkan diri. Ia menderita luka berat pada bagian kepala dan tangan akibat benturan keras saat kejadian.

Imam mengatakan sopir bus bisa dijerat pasal 210 Undang-Undang Lalu Lintas. Jika terbukti sengaja atas kesalahan pengemudi, maka yang bersangkutan akan dikenai pasal 211 UU nomor 2 tahun 2009 dengan ancaman pidana lima tahun penjara.(Dsy)     
www.metrotv.comsupir bus , polda jabar, bus

0 komentar:

Poskan Komentar