
9F22 NOORHAYATI
BANDUNG – Pasangan calon GUbernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki memasang target pemerintah yang bersih jika memang Pemilukada nanti. Karena selama ini anggaran untuk pembangunan dinilai tidak pernah sampai ke masyarakat.
“Pemerintahan yang bersih menjadi target utama. Karena selama ini anggaran Jabar termasuk potensi ekonominya tidak bisa diterima dan sampai kepada masyarakat,” kata Teten kepada wartawan saat ditemui di Stasiun Bandung, Sabtu (16/2/2013).
Menurutnya, saat ini penggunaan anggaran tidak efisien termasuk dalam cara pengelolaan dan pengalokasiannya. Alhasil, kata Teten, anggaran tersebut tidak bisa dinikmati langsung oleh masyarakat Jawa Barat.
“Kita akan menawarkan pemerintahan yang bersih dan efisien. Salah satunya, pembangunan ekonomi yang kerakyatan. Karean sebagian besar masyarakat Jabar berpendidikan rendah,” terangnya.
Selain itu, dengan ekonomi kerakyatan dia menilai akan mengurangi angka pengangguran yang cukup tinggi di Jawa Barat. “Dengan demikian penyerapan tenaga kerja bisa lebih besar dibanding dengan industri,” katanya.
Disinggung mengenai bantuan sosial (bansos), pria yang sebelumnya aktif sebagai aktifis antikorupsi ini berjanji akan meninjau kembali hal tersebut.
“Bansos akan kita tinjau. Karena itu sekarang ini lebih banyak bagi-bagi uang, sehingga tidak tepat sasaran untuk memnyelesaikan permasalahn Jawa Barat dalam hal pendidikan dan kesehatan yang paling rendah di provinsi lain di Pulau Jawa,” pungkasnya.
sumber:www.okezone.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar