Selasa, 26 Februari 2013

MENJADI SUKARELAWAN TURUNKAN RESIKO PENYAKIT JANTUNG

9B34 SITI MAESAROH

Menjadi sukarelawan dalam kegiatan-kegiatan sosial ternyata tidak hanya baik bagi jiwa, tetapi juga raga. Penelitian menunjukkan bahwa bahkan pada usia muda, orang yang sering ikut serta dalam kegiatan sosial sebagai sukarelawan memiliki sistem kardiovaskular yang lebih sehat.
Penelitian ini bahkan menemukan peningkatan kesehatan jantung pada sukarelawan dalam waktu hanya 10 minggu setelah mereka ikut dalam program sosial.

Para ahli menjelaskan bahwa penelitian ini memberikan bukti bahwa memberikan energi dan waktu untuk membantu orang lain tidak hanya membuat seseorang merasa lebih baik, tetapi juga memiliki efek positif pada kesehatan mereka.
"Sukarelawan yang mengaku mendapatkan peningkatan dalam hal empati, perilaku, dan kesehatan mental juga diketahui memiliki peningkatan pada kesehatan jantung mereka." ungkap peneliti Hannah Schreier, dari Icahn School of Medicine di Mount Sinai, New York, seperti dilansir oleh Daily Mail (25/02).
Penelitian ini mengamati 106 remaja di Vancouver. Mereka dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok remaja yang melakukan kegiatan sosial setiap 10 minggu dan kelompok remaja yang tidak melakukan kegiatan sosial.
Peneliti kemudian menghitung BMI, tingkat peradangan untuk melihat kesehatan jantung, dan kolesterol para partisipan sebelum dan sesudah penelitian. Mereka juga memperhatikan tingkat percaya diri, kesehatan mental, mood, dan empati yang dirasakan oleh partisipan.
Berdasarkan keterangan Dr Schreier, tanda penyakit jantung bisa dilihat sejak orang memasuki masa remaja dan beranjak dewasa. Dalam penelitian ini mereka melihat bahwa setelah mengikuti program sosial, remaja menunjukkan tingkat kesehatan jantung yang lebih baik.
Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh WRVS, sebuah badan amal di Inggris menemukan bahwa menjadi sukarelawan di usia tua juga baik untuk kesehatan. Orang yang menjadi sukarelawan diketahui tidak mudah merasa depresi, memiliki kehidupan yang lebih berkualitas, dan merasa lebih bahagia dengan kehidupan mereka.

Sumber : www.merdeka.com

0 komentar:

Posting Komentar