Rabu, 27 Februari 2013

Kekerasan Pada Anak di Kebumen Meningkat Dua Kali Lipat

9D28 RUKHANIAH ZEN
KEBUMEN, KOMPAS.com - Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah dari tahun ke tahun terus meningkat. Kebijakan pemerintah terkait perlindungan anak masih terfokus pada penanganan kasus dan rehabilitasi korban semata.
Manajer Plan Indonesia Program Unit Kebumen, Amiruddin Pari, Kamis (28/2/2013) mengatakan, pada 2011 tercatat 40 kasus, sedangkan pada 2012 melonjak menjadi 88 kasus kekerasan. Di Kebumen, beberapa kasus pelanggaran terhadap hak anak yang masih terjadi di antaranya bulliying, pelecehan seksual, anak putus sekolah, dan pernikahan dini.
Plan merupakan organisasi internasional yang konsisten dalam perlindungan hak anak. Mereka mulai mengembangkan konsep perlindungan anak berbasis masyarakat di Kebumen sejak 2009.
Mengacu data Komisi Nasional Perlindungan Anak, jumlah kekerasan pada anak di 2009 sebanyak 1.552 kasus, sedangkan tahun 2010 jumlahnya 2.335 kasus, dan tahun 2011 sebanyak 2.508 kasus. Sedangkan pada 2012, angkanya meningkat lagi mencapai 2.637 kasus.
"Kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa RI, anak perempuan 11 tahun di Jakarta Timur yang akhirnya meninggal dunia, menunjukkan lemahnya peran keluarga, masyarakat, maupun pemerintah dalam deteksi dini kasus kekerasan terhadap anak," ujar Amiruddin.
Sekretaris Komisi B DPRD Kebumen, Aksin menyebutkan, saat ini rancangan peraturan daerah perlindungan anak sudah masuk tahap final. Ditargetkan Maret mendatang, perda tersebut sudah disahkan.
 

0 komentar:

Posting Komentar