Posted: 04/02/2013 10:31
(AFP/Germano Roratto)
Seperti dikutip laman BBC yang dilansir Senin (4/2/2013), lebih dari 4 ribu orang menghadiri acara tersebut dan berkabung di depan kelab malam 'Kiss'. Sementara Walikota Santa Maria mengatakan, ia berencana untuk mengubah bangunan 'dugem' itu menjadi sebuah tempat pemakaman.
Jumlah korban tewas dalam insiden kebakaran tersebut meningkat menjadi 237 orang, karena pada Minggu (3/2) seorang pria berusia 22 tahun meninggal karena luka bakar yang dialaminya sangat parah.
Saat ini lebih dari 100 orang masih berada di rumah sakit. Perlengkapan pengobatan untuk mereka yang terkena asap berbahaya pun diterbangkan dari AS.
Pasca-kebakaran di kelab malam 'Kiss', 2 pemilik kelab malam dan 2 anggota band rock Gurizada Fandangueira telah diamankan petugas.
Keprihatinan soal keamanan
Acara khusus untuk mengenang para korban kebakaran di kelab malam Kiss itu digelar di beberapa kota paling selatan Brasil, Rio Grande do Sul tak jauh dari Santa Maria berada. Di Santa Maria sendiri, mereka yang menghadiri acara tersebut terlihat mengenakan pakaian putih dan meletakkan rangkaian bunga serta poster-poster.
Insiden kebakaran tersebut diduga bermula saat anggota band rock Gurizada Fandangueira menyalakan kembang api di dalam tempat dugem itu. Kemudian nyala api merembet dengan cepat di atas langit-langit yang ditutupi dengan busa untuk kedap suara.
Banyaknya korban berjatuhan di kelab malam 'Kiss' diduga karena hanya memiliki 1 pintu keluar, para pengunjung yang panik pun berdesakan untuk keluar. Namun tak semuanya berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api itu. Penyidik mengatakan, banyak nyawa bisa diselamatkan jika peraturan di tempat dugem itu ditinjau kembali (tak kaku).
Guna menghindari kejadian serupa, sebuah inspeksi keselamatan untuk kelab malam, restoran dan bar di Brasil pun digalakkan. Lebih dari 150 tempat-tempat seperti itu pun ditutup untuk sementara waktu pada pekan lalu.
Selain itu, melalui kongres Brasil, juga telah dilakukan pengaturan kembali untuk merevisi undang-undang dalam upaya memperkuat peraturan keselamatan sekaligus meredakan kekhawatiran masyarakat menjelang Piala Dunia 2014 dan Olimpiade 2016. (Tnt)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJnYAHuzGhmGtn_o6RccZdImbWw-mZp_cHtWU8H8_8EmdpWZUVSq_5nXQSAHFsMYjncbVd1Miw8EEo_s0Fi1yZ7xy-0Y-fojdksoh1RhAU8Ikqi5rqfls6Uuup3zcaPvC5LyTjJy6Dv7s/s1600/kebakaran2.jpgrumah,api,orang meninggal, asap
Tidak ada komentar:
Posting Komentar