ATI KUSNIATI 9H04
Petugas Polsek Cilincing tidak sengaja menemukan bahan baku berupa bubuk yang diduga bahan baku ekstasi seberat 100 kilogram saat gelar razia. Selain itu, dua unit mesin alat pencetak pil ditemukan berada tepat di pinggir jalan terusan Banjir Kanal Timur (BKT), Marunda, Jakarta Utara.
"Penemuan itu, pas kita gelar operasi cipta kondisi. Bisa saja pas kita operasi, mungkin dia takut lalu membuang bubuk dan alat cetak pil itu ke pinggir kali," kata Kapolsek Cilincing Kompol Nahrowi saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (6/2).
Bubuk yang terbungkus rapi dalam plastik ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB. Polisi menemukannya dalam kondisi tercecer dan tersimpan dalam koper besar, serta 6 karung platik serta drum plastik bermerk 'Aquaprof'.
"Kita belum bisa memastikan bahan seperti bubuk itu sebagai bahan untuk ekstasi. Tapi, kita masih mencurigai karena di lokasi juga ada 2 alat cetak pil," katanya.
Nahrowi mengungkapkan, setelah membawa bubuk itu ke kantor polsek, anggota tidak sengaja mencuci tangan di kolam ikan dekat Polsek. Namun hanya berselang beberapa menit, ikan-ikan hias dalam kolam mati.
"Kita semakin curiga karena bubuk itu beracun. Buktinya ikan yang ada di kolam pada mati," ujarnya.
Untuk memastikan bahan tersebut sebagai bahan baku ekstasi, Polsek Cilincing membawa sampel bubuk itu ke laboratorium Mabes Polri. Polisi mengaku kesulitan mengidentifikasi pemilik bahan dan alat tersebut karena lalu lintas di sekitar lokasi jarang dilalui pengguna jalan.
"Anggota sudah membawa sampel serbuknya untuk di periksa di laboratorium, mudah-mudahan hasilnya bisa cepat keluar. Kita juga masih mencari saksi-saksi yang mungkin ada melihat bahan beracun dan alat cetak pil itu saat dibuang," bebernya.
SUMBER: http://www.merdeka.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar