Jumat, 22 Februari 2013

Polisi dan Istri Tewas Dilindas Truk


 9G20 LISA


PASURUAN– Tragis, seorang anggota polisi dan istrinya tewas dilindas truk di ruas jalur  Pantura Surabaya-Pasuruan, tepatnya di Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, kemarin.

Korban bernama Brigadir Amri Burhani,30,dan istrinya Retno Setyowati, 26, warga Kelurahan Kebonagung,Kecamatan Purworejo,Kota Pasuruan. Keduanya tewas dengan luka mengenaskan. Anggota polisi yang berdinas di Pos Lantas Gadingrejo, Polres Pasuruan Kota beserta istrinya langsung dievakuasi ke RSUD Bangil.

Kecelakaan bermula saat kedua korban mengendarai sepeda motor dengan nopol K 3115 YA dari rumah kerabatnya di Sidoarjo menuju Pasuruan. Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor korban tibatiba menabrak balok kayu di tengah jalan. Sepeda motor lalu oleng dan jatuh ke lajur kanan. Nahasnya, di saat bersamaan melintas truk bernopol B 9114 SIN yang dikemudikan Hardiono, 45,warga Kecamatan Sukodono,Sidoarjo.Brakkk, tabrakan pun tak bisa terhindar.

Pasangan suami istri ini terlindas roda truk hingga akhirnya meninggal dunia. Brigadir Amri tewas dengan luka kaki kiri patah,tangan kiri patah, mata keluar darah, pantat dan pinggulnya mengalami luka robek. Sementara, istrinya tewas dengan punggung terkelupas,kepala mengeluarkan darah dari telinga dan mulut.“Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 05.05 WIB.Kami masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP),” kata Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Tony Prasetyo.

Kematian Brigadir Amri dan istrinya menjadi pukulan berat bagi keluarga.Isak tangis tak henti-hentinya saat jenazah keduanya tiba di rumah duka. Bahkan, beberapa orang sempat pingsan saat menyaksikan langsung jenazah korban. Salah satunya ibunda Brigadir Amri, Nurhayati, hingga harus dibopong ke ruangan lain rumahnya.

Puluhan anggota Polres Pasuruan Kota tampak hadir di rumah korban. Begitu juga karangan bunga ucapan bela sungkawa yang berjejer di depan rumah. Brigadir Amri dan Retno dikenal baik di lingkungan Polres Pasuruan Kota dan keluarga Bhayangkari. Keduanya meninggalkan seorang anak balita berusia 4 tahun bernama Keisya.

Kecelakaan maut yang merenggut nyawa kedua korban terjadi saat keduanya dalam perjalanan usai menjenguk putranya yang sedang sakit, dan dirawat di rumah orang tua Retno di Sidoarjo.“Mereka pulang dari menjenguk anaknya yang sakit, dan dititipkan di kediaman orang tuanya di Sidoarjo,” ujar Kapolsek Gadingrejo Kompol Alex Situmorang.

Menurut dia, keluarga Polres Pasuruan Kota mengucapkan belasungkawa sedalamdalamnya. “Almarhum orang baik, dan anggota yang loyal. Dia memiliki dedikasi yang tinggi pada pekerjaannya,” ucapnya. Sementara itu, polisi masih terus melakukan penyelidikan kecelakaan maut tersebut. Sopir truk, Hardiono, juga masih diperiksa di Unit Laka Lantas Polres Pasuruan. arie yoenianto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar