Jumat, 22 Februari 2013

Manusia Silver


9F15 INDAH ENRIANI WULANSARI

Sabtu, 29 Desember 2012, ketika saya akan menuju Buah Batu dari arah Margahayu Bandung, ditengah perjalanan terjadi kemacetan karena hitungan lampu merah yang terus berjalan, baru saja mobil berjalan beberapa menit, lampu merah sudah terpampang lagi.

 Setelah menunggu berjam-jam lampu merah berhenti, akhirnya mobil bisa berjalan dengan normal lagi, tepat di Jalan Peta menuju arah Buah Batu, saya terkejut melihat "MANUSIA SILVER"   Manusia yang berwarna silver dengan polesan cat yang tidak permanen.

Mereka (manusia silver) itu tidak sendiri, tapi ada kawanan lainnya yang ikut dipoles dengan cat silver, sambil membawa kotak terbuat dari kardus bekas mereka mendekati para pengendara mobil yang sedang berjalan santai (bisa dikatakan dalam kemacetan, tapi tidak separah seperti macet sebelumnya). Manusia Silver itu terus membawa kotak kardusnya agar bisa mendapatkan hasil berupa uang, baik dalam sehelai uang kertas atau beberapa keping logam, sebenarnya, mereka ingin berusaha lebih baik lagi , tetapi apa yang dipikirkan mereka untuk melakukan itu semua, sampai mereka rela mengecat tubuhnya dengan sebuah cat yang umumnya itu sangat berbahaya bagi kulit.
  Menurut saya, yang saya tahu bahwa cat itu akan terasa gatal jika dioles ke kulit, tidak hanya itu cat juga bisa membuat kulit kita panas karena cat mengandung beberapa zat kimia, karena ketika saya melihat tingkah mereka dijalanan, mereka terus menggarukan badannya tepat dimana cat itu dioleskan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar