Kamis, 14 Februari 2013

Kuliah di Indonesia, Lalu Magang di Jerman

9E35 Warti


JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 252 mahasiswa semester VI Swiss German University (SGU) kembali diberangkatkan untuk melakukan kerja magang di Jerman. Program kerja magang ini merupakan program wajib bagi semua mahasiswa SGU dan juga dijadikan sebagai salah satu syarat kelulusan.

Rektor SGU, Martin Loeffelholz, mengatakan bahwa semua mahasiswa SGU wajib menjalani kerja magang selama setahun. Enam bulan pertama dilakukan pada semester III dan berlokasi di Indonesia. Sementara enam bulan berikutnya dilanjutkan pada semester VI dengan lokasi di Jerman.

"Dengan kerja magang ini, kami berharap lulusan SGU akan menjadi lulusan yang siap terjun ke dunia profesional," kata Martin saat membuka acara SGU Goes to Europe di Usmar Ismail Hall, Kuningan, Jakarta, Selasa (22/1/2013).

Ia mengungkapkan bahwa pendekatan pendidikan yang dilakukan oleh SGU ini bertujuan untuk semakin mempererat hubungan multilateral antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jerman dan Pemerintah Swiss. Seperti diketahui, SGU yang berdiri sejak tahun 2000 ini merupakan usaha kerja sama dari empat negara, yaitu Jerman, Swiss, Austria, dan Indonesia, di bidang pendidikan.

"Ini penting bagi perkembangan pendidikan di Indonesia juga. Pendekatan internasional yang ada ini diharap dapat ikut membantu naiknya kualitas pendidikan di Indonesia," ujar Martin.

Dalam kesempatan ini, ia juga berpesan kepada ratusan mahasiswa yang akan merampungkan program kerja magang di berbagai perusahaan besar di Jerman agar mampu menjaga prestasi yang sudah diraih serta menjaga nama baik Indonesia di mata dunia.

"Umumnya mahasiswa kami ketika di sana akan digaji oleh perusahaan dan ketika lulus langsung dipanggil kembali untuk menjadi karyawan tetap. Semoga prestasi ini terus terjaga," tandasnya.
Sumber: KOMPAS.com

0 komentar:

Posting Komentar