9D03 Anwar Ibrahim
Kendaraan Sekolah Sangat susah
Pada saat
Try Out ke-2 dilaksanakan pada tanggal 18 – 21 Februari 2013 siswa yang
rumahnya jauh termasuk desa Ujung Semi, Wargabinangun, Guwa Kidul, Guwa Lor,
pada saat Try Out ke-2 sangat susah cari mobilnya dikarenakan terlalu sore
pulang Try Outnya. Sehingga banya siswa yang pulang ke rumahnya pakai angkutan
umum jurusan Guwa sangat lama nungguin mobilnya karena mobil Guwa batasnya
sampai jam 4 dan mobi Guwa sedikit sehingga lama. Kalau tidak ada siswa yang
rumahya jauh biasanya dijemput, bawa motor sendiri.
Semua siswa
yang rumahnya jauh juga banyak yang bawa Handphone karena kalau pulang tidak
ada mobil tinggal di SMS/Telfon orang tuanya atau saudara. Handphone itu
biasanya dititipkan di Rumah temanya yang rumahnya deket. Kalau tidak bawa
Handphone pasti pulangnya sore karena belum dikasih tahu orang tuanya bahwa
tidak ada mobil, biasanya juga kalau tidak ada mobil pas ada hari-hari berikut
: Pertama, Orang naik Haji biasanya pada minjem mobil angkutan umum sehingga
banyak siswa yang terlantar, kedua, Muludan diGegesik biasanya tidak ada mobil
yang lewat karena jalan dari jembatan Kiwerga ditutup dan juga biasanya juga
macet, ketiga, ada orang yang kawi biasanya juga minjem angkutan umum apalagi
kalau keluarganya banyak pasti siswa SMP Negeri 1 Gegesik nungguinya lama.
Itu kendala
siswa-siswi SMP Negeri 1 Gegesik yang rumahnya jauh. Dan sebaiknya sih SMP
Negeri 1 Gegesik bekerja sama dengan angkutan umum biar siswa-siswanya tidak
terlantar Cuma gara-gara angkutan umum ( Cuma untuk yang rumahnya jauh yaitu :
Guwa, Slendra, Bundel ). Itu sebaiknya yang dilakukan Sekolah SMP Negeri 1
Gegesik. Bekeja sama dengan angkuan umum Guwa, Jagapura, ELP untuk ke Bayalangu
dan ke arah panunggul. Itu saran kami sebagai siswa yang rumahnya jauh dari
sekolah kami yaitu SMP Negeri 1 Gegesik.
Sumber : Anwar Ibrahim
Tidak ada komentar:
Posting Komentar