Selasa, 12 Februari 2013

Hujan deras timbulkan genangan, sungai aman

Hujan Deras Timbulkan Genangan, Sungai Aman


Hujan Deras Timbulkan Genangan, Sungai Aman KOMPAS.com/Robertus Belarminus Akibat hujan deras pada Rabu (6/2/2013) sore, Jalan Jenderal Sudirman terendam banjir hingga 50 Cm. Pengendara pun terpaksa masuk ke jalur cepat yang tak terendam air.
JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan deras pada Rabu (6/2/2013) sore tadi telah menyebabkan genangan di beberapa tempat, seperti di Pluit, Sarinah, Jalan Sabang, depan HI-Mandarin Hotel, Grogol, Taman Sari. Meski begitu, kondisi sungai di Jakarta masih terbilang aman.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho, dengan kondisi permukaan tanah yang ada saat ini di kawasan terbangun di Jakarta, maka sekitar 90 persen air hujan langsung menjadi limpasan permukaan.

"Semua limpasan ini tidak langsung masuk ke saluran drainase karena terbatas kapasitasnya drainase perkotaan dan mengakibatkan timbul genangan," jelasnya dalam rilis yang diterima Kompas.com.

Adapun kondisi sungai-sungai utama di Jakarta masih aman atau Siaga IV. Tinggi Muka Air sungai pada 16.00 WIB adalah sebagai berikut:
Katulampa: 40 cm (Siaga IV)
Pesanggrahan: 125 cm (Siaga III)
Angke Hulu: 120 cm (Siaga IV)
Cipinang Hulu: 90 cm (Siaga IV)
Sunter Hulu: 50 cm (Siaga IV)
Depok: 130 cm (Siaga IV)
Manggarai: 700 cm (Siaga IV)
Karet: 420 cm (Siaga IV)
Waduk Pluit: -120 cm (Siaga IV)
Pasar Ikan: 130 cm (Siaga IV)
Pulogadung: 360 cm (Siaga IV)
Sunter Selatan: 195 cm (Siaga IV)
Krukut Hulu: 120 cm (Siaga IV)

Berdasarkan analisis cuaca antara 5-7 Februari 2013 dari BMKG, dilaporkan adanya tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah barat Sumbar yang menyebabkan peningkatan aktivitas awan-awan hujan di Sumatera bagian Barat, Jawa bagian Barat, Kalimantan bagian Utara, Sulawesi bagian Tengah, Maluku dan Papua. Adanya pusaran massa udara akibat adanya tekanan rendah (Eddy) di utara Jakarta mengakibatkan terbentuknya konvergensi di wilayah tersebut.

Massa udara dari timur Jakarta bergerak menuju Jakarta dan berbelok ke utara mengakibatkan terbentuknya cluster awan di Jakarta dan sekitarnya.

"Diprediksi hujan akan berpeluang terjadi hingga pagi hari dengan intensitas ringan hingga sedang," ujar Sutopo.

Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada karena kondisi dinamika atmosfer dengan variabilitasnya berpotensi menimbulkan hujan lebat dapat terjadi.
sumber:kompas.com

0 komentar:

Posting Komentar