
9F22 NOORHAYATI
CIGUGUR – Sebagai bentuk kepedulian kepada dunia pendidikan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Unit Retail Risk Colection Center (RRCC) Bandung menyerahan bantuan dana kepada SMKN I Kuningan. Bantuan dana Rp75 juta ini merupakan bagian dari CSR(Coporate Social Responsibility).
Dana sebesar itu digunakan untuk perbaikan kolam ikan dengan penerapan teknologi tepat guna untuk pembudidayaan ikan nila. Untuk bimbingan teknis para siswa itu dibantu oleh Jaringan Komunitas Masyarakat Peduli Perikanan (JKMPP) Kuningan.
Manager RRCC Bandung Tonny Heru Saptono menyebutkan, program ini merupakan bagian inisiatif program bina lingkungan Bank Madiri dalam bidang edukasi dan kewirausahaan yang dirancangan untuk membantu kegiatan belajar siswa. Dengan menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan peningkatan perekonomian di bidang pembudidayaan ikan bagi masyarakat Kuningan.
“Program CSR ini lebih menitikberatkan pada pembenahan infarstruktur berupa pembuatan cekdam (penampung air dari sumber air), perbaikan kolam serta sistem pengairan untuk kelangsungan ketersediaan air,” ujarnya di sela-sela serah terima bantuan, kemarin (14/2) di Gedung Aula SMKN I Kuningan.
Selain itu, bantuan juga diberikan untuk bibit dan pakan ikan. Dengan adanya perbaikan kolam diharapkan bisa berfungsi optimal bagi pembelajaran siswa maupun masyarakat. Tempat ini merupakan tempat aplikasi ilmu di bidang perikanan dan peningkatan perikanan perekonomian yang pada akhirnya dapat menciptakan jiwa kewirausahaan.
“Kolam ini sangat urgen bagi siswa maupun masyrakat sekitar unutuk pengembangan ilmu perikanan dan pertembuhan ekonomi,” tambahnya lagi.
Melalui program ini ke depan SMKN I Kuningan Jurusan Perikanan dengan bantuan teknis JKMPP sangat berpotensi untuk menjadi pusat pengembangan ilmu dan kegiatan perikanan tingkat provinsi bahkan nasional. Hal ini karena melihat infrastruktur yang telah tersedia dengan baik. Dan ditunjang dengan kebutuhan pasar nila yang sangat besar, sementara pasokan dari petani masih kurang.
VIC President PT Bank Mandiri menambahkan, bantuan ini diharapkan siswa lebih maju lagi dan bisa hidup mandiri. Dengan modal ilmu selama sekolah, ketika mereka keluar tidak akan sulit mencari kerja.
Kepala SMKN I Drs H Tarmudi MPd mengaku, bantuan ini sangat penting untuk menunjang proses pembelajaran siswa. Dengan adanya revitalisasi kolam, membuat siswa akan lebih bersemangat dan hasilnya pun dijamin akan meningkat.
“Kami memiliki kolam total 18, dengan adanya cekdam baru kesulitan air selama kemarau bisa teratasi. Sebab, air merupakan hal utama untuk menunjang perikanan,” tandasnya.
Ketua JKMMP Sumadi yang juga guru di SMKN I Kuningan menyebutkan, dengan adanya bantuan ini, perikanan di Kuningan akan lebih maju. Karena siswa akan lebih mudah dalam belajar mengembangkan perikanan.
Selain acara serah terima bantuan rombongan dari Bank Mandiri langsung meninjau kolam, bahkan penaburan benih ikan. Selain pihak SMK juga tampak Kadisdipora Kuningan Drs H Maman Suparman MM, Kepala BPPT Kuningan Ir Jajat Sudrajat, Ketua HKTI Kuningan Ir H Imam Sungkawa.
“Saya selaku kadisdikpora merasa terbantu dengan adanya bantuan ini. Sebab, bantuan untuk pendidikan tidak selalu harus dari pemerintah. Mudah-mudahan siswa menjadi lebih termotivasi,” tandas Maman. (mus)
sumber:www.radarcirebon.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar