Minggu, 03 Februari 2013



9C YUYUN YUNIAH (39)


Lewat Pantun, Jokowi Berpesan supaya Anak Rajin Belajar



Lewat Pantun, Jokowi Berpesan supaya Anak Rajin Belajar




JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo punya cara unik untuk menyampaikan pesan kepada anak-anak usia sekolah. Melalui buku tulis yang dibagikan untuk anak-anak, Jokowi menyampaikan pantuan agar mereka rajin belajar.

Bantuan berupa buku tulis dan seragam sekolah itu diberikan Jokowi ketika ia meninjau kerja bakti oleh warga Lagoa, Jakarta Utara, bersama relawan dan aparat pemerintah dari instansi terkait, Minggu (3/2/2013). Kedatangan Jokowi ke lokasi tersebut mendapat sambutan dari warga yang telah menantinya sejak pagi. Anak-anak sampai orang lanjut usia pun rela berdesak-desakan untuk melihat Jokowi dari dekat dan menerima bantuan langsung dari mantan Wali Kota Surakarta itu.
"Senang banget, masing-masing dapat lima buku. Nanti bukunya buat besok sekolah," kata Doni (10), yang datang bersama teman-temannya.
Buku tulis tersebut didominasi oleh warna kuning dan biru dengan gambar anak sekolah. Di sampul depan buku tulis itu juga terdapat pantun yang mengatasnamakan Jokowi. Pembagian buku tulis tersebut menjadi salah satu strategi Jokowi dalam mengampanyekan KJP kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak sekolah.
"Beli duku sama Bang Muin. Sekolah dulu baru main. Ayo, anak-anak rajin belajar. Kan udah ada Kartu Jakarta Pintar. Jokowi, Gubernur DKI Jakarta," bunyi pantun itu.
Kartu Jakarta Pintar atau KJP merupakan salah satu program yang dijalankan Jokowi untuk membantu kegiatan belajar para siswa. Program ini diluncurkan pada Desember tahun lalu dan sementara ini masih ditujukan untuk pelajar sekolah menengah atas (SMA).
Karena belum mendapatkan KJP, Doni berharap Jokowi segera memberikan KJP untuk siswa-siswi SD sepertinya. "Ya, mau biar sekolahnya gratis, ha-ha-ha," kata Doni sambil bercanda bersama teman-temannya.
Selain memberikan bantuan buku dan seragam sekolah, Jokowi juga memberikan bantuan lima ton beras kepada warga. Bantuan itu langsung diberikan kepada warga dan tidak dititipkan kepada ketua RT atau RW setempat.



sumber:  KOMPAS.COM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar